Sukses

Health

6 Tanda Sakit Jantung Ini Sering Diabaikan Wanita, Jangan Sampai Terlambat

ringkasan

  • Nyeri dada yang terasa seperti tekanan atau remasan, dan menjalar ke area tubuh lain seperti lengan, punggung, atau rahang, adalah tanda sakit jantung yang paling umum dan harus segera diwaspadai.
  • Selain nyeri dada, gejala lain seperti sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, dan kelelahan tidak biasa, terutama pada wanita, juga merupakan indikasi penting dari serangan jantung.
  • Serangan jantung "senyap" yang minim gejala tetap menyebabkan kerusakan jantung dan memerlukan kesadaran tinggi, terutama pada kelompok berisiko seperti penderita diabetes dan wanita, untuk segera mencari bantuan medis.

Fimela.com, Jakarta - Serangan jantung merupakan kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat parah atau terblokir sepenuhnya. Penyumbatan ini umumnya disebabkan oleh penumpukan plak di arteri koroner jantung. Jika plak tersebut pecah, dapat terbentuk bekuan darah yang menghalangi aliran darah, menyebabkan kerusakan atau kematian sebagian otot jantung.

Mengenali tanda-tanda serangan jantung sangat penting karena tindakan cepat dapat menyelamatkan nyawa seseorang. Gejala serangan jantung bisa sangat bervariasi pada setiap individu, bahkan ada pula yang mengalami serangan jantung "senyap" tanpa gejala yang jelas. Oleh karena itu, kesadaran akan gejala ini menjadi kunci utama.

Sahabat Fimela, jangan abaikan sinyal tubuh Anda. Memahami berbagai indikasi serangan jantung akan membantu Anda dan orang-orang terdekat untuk mencari pertolongan medis sesegera mungkin. Mari kita selami lebih dalam mengenai apa saja tanda sakit jantung yang patut diwaspadai agar kita bisa menjaga kesehatan jantung dengan lebih baik.

Nyeri Dada, Alarm Utama Tubuh Anda

Nyeri dada seringkali menjadi gejala paling umum dan mendesak dari serangan jantung. Ketidaknyamanan ini biasanya terasa di bagian tengah atau sisi kiri dada. Rasanya bisa berupa tekanan, remasan, rasa penuh, atau nyeri yang tidak nyaman dan berlangsung lebih dari beberapa menit, atau bahkan hilang dan muncul kembali.

Penting untuk tidak mengabaikan jenis nyeri ini, terutama jika disertai sensasi sesak atau rasa sakit yang intens. Nyeri dada akibat serangan jantung sering digambarkan seperti tertimpa benda berat atau dicubit. Ini adalah sinyal darurat yang membutuhkan perhatian medis segera.

Meskipun nyeri dada adalah indikator kuat, perlu diingat bahwa tidak semua nyeri dada berarti serangan jantung. Namun, jika Anda merasakan nyeri dada yang mencurigakan dan berlangsung lama, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.

Rasa Sakit Menjalar ke Area Tubuh Lainnya, Waspada!

Selain nyeri dada, tanda sakit jantung juga dapat bermanifestasi sebagai rasa sakit atau ketidaknyamanan yang menyebar ke area tubuh bagian atas lainnya. Gejala ini bisa meliputi nyeri di salah satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau bahkan perut bagian atas.

Penyebaran rasa sakit ini terjadi karena saraf dari jantung berbagi jalur dengan saraf dari bagian tubuh lain. Oleh karena itu, otak mungkin salah menafsirkan sumber rasa sakit tersebut. Jangan anggap remeh jika nyeri dada Anda menjalar ke area-area tersebut.

Misalnya, nyeri pada rahang atau gigi yang tidak disebabkan masalah gigi bisa menjadi indikasi serius. Demikian pula, nyeri punggung yang tidak biasa atau nyeri di bahu dan lengan harus diwaspadai sebagai potensi tanda sakit jantung.

Sesak Napas dan Gejala Lain yang Sering Terabaikan

Sesak napas adalah tanda sakit jantung lain yang harus diwaspadai, dan ini bisa terjadi bersamaan dengan ketidaknyamanan dada atau bahkan muncul lebih dulu. Anda mungkin merasa terengah-engah atau kesulitan menarik napas dalam-dalam, seolah-olah paru-paru tidak mendapatkan cukup udara.

Selain sesak napas, ada beberapa gejala lain yang mungkin menyertai serangan jantung dan seringkali terabaikan. Ini termasuk keringat dingin yang tiba-tiba, mual atau muntah, serta pusing atau sakit kepala ringan yang membuat Anda merasa seperti akan pingsan.

Kelelahan yang tidak biasa dan kelemahan juga bisa menjadi tanda sakit jantung, terutama pada wanita. Gangguan pencernaan atau nyeri ulu hati yang mirip mulas, detak jantung cepat atau tidak teratur, dan rasa cemas yang intens juga patut diperhatikan sebagai sinyal darurat dari tubuh Anda.

Perbedaan Gejala pada Wanita dan Serangan Jantung "Senyap"

Sahabat Fimela, penting untuk diketahui bahwa gejala serangan jantung dapat bervariasi antara pria dan wanita. Meskipun nyeri dada adalah gejala umum bagi keduanya, wanita seringkali mengalami gejala lain yang mungkin kurang khas dan sering disalahartikan. Gejala ini bisa berupa kecemasan, sesak napas, mual, muntah, sakit perut, nyeri di bahu, punggung, atau lengan, serta kelelahan dan kelemahan yang tidak biasa.

Wanita juga cenderung menunda mencari pertolongan medis karena gejala yang kurang spesifik ini, yang dapat berakibat fatal. Selain itu, ada fenomena "serangan jantung senyap" yang terjadi pada sekitar satu dari lima kasus, di mana gejala yang muncul sangat minim atau tidak jelas sama sekali.

Meskipun tidak ada gejala yang mencolok, serangan jantung senyap tetap menyebabkan kerusakan signifikan pada otot jantung dan meningkatkan risiko masalah jantung di masa depan. Gejala serangan jantung senyap bisa menyerupai flu, nyeri otot, kelelahan ekstrem, atau gangguan pencernaan. Kondisi ini lebih sering terjadi pada penderita diabetes, wanita, dan lansia, sehingga kesadaran akan potensi ini sangatlah krusial.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading