Sukses

Health

Kenali 6 Bahaya ISK yang Mengancam Nyawa Jika Diabaikan

ringkasan

  • Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan ginjal permanen dan sepsis yang mengancam jiwa.
  • ISK memiliki risiko khusus yang berbahaya pada kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan pria, termasuk kelahiran prematur dan penyebaran infeksi ke organ vital.
  • Mengenali gejala ISK yang parah dan menerapkan langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan serta hidrasi yang cukup sangat penting untuk menghindari komplikasi serius.

Fimela.com, Jakarta - Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi umum yang terjadi ketika bakteri menginfeksi bagian dari sistem kemih. Kondisi ini meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Meskipun sering dianggap sebagai gangguan ringan, ISK yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius. Komplikasi ini membahayakan kesehatan, bahkan mengancam jiwa.

Penting bagi Sahabat Fimela untuk tidak menyepelekan gejala ISK. Mengenali tanda-tanda awal dan segera mencari penanganan medis adalah kunci untuk mencegah bahaya ISK yang lebih fatal.

Kerusakan Ginjal dan Sepsis: Komplikasi Fatal ISK

Salah satu bahaya ISK paling serius yang tidak diobati adalah penyebaran infeksi ke ginjal, yang dikenal sebagai pielonefritis. Saat bakteri ISK naik ke ginjal, seseorang rentan mengalami infeksi ginjal yang ditandai nyeri punggung, mual, demam, hingga menggigil.

Jika pielonefritis tidak segera diobati, kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada ginjal. Kerusakan ini bisa berujung pada gagal ginjal atau pembengkakan ginjal yang serius.

Komplikasi lain yang mengancam jiwa adalah sepsis, atau urosepsis, di mana infeksi bakteri dari saluran kemih menyebar ke aliran darah. Bakteri penyebab ISK bisa menginfeksi organ-organ lain dalam tubuh.

Pada kasus yang parah, sepsis dapat menyebabkan sesak napas, pusing, tubuh lemas, bahkan pingsan. Kondisi ini berpotensi fatal karena dapat memicu keracunan darah dan kegagalan organ.

ISK Berulang dan Risiko Khusus pada Ibu Hamil

Bahaya ISK yang tidak diobati tuntas atau tidak ditangani dengan benar seringkali menyebabkan infeksi kambuh kembali. Komplikasi yang paling umum dirasakan oleh pasien ISK adalah terulangnya penyakit ini di kemudian hari.

ISK rekuren didefinisikan sebagai infeksi saluran kemih yang terjadi dua kali atau lebih dalam enam bulan, atau tiga kali atau lebih dalam setahun. Kondisi ini memerlukan perhatian medis berkelanjutan.

Infeksi Saluran Kemih pada ibu hamil juga dapat menimbulkan risiko serius bagi ibu dan janin. Salah satu bahaya ISK pada ibu hamil adalah meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Komplikasi lain yang mungkin terjadi meliputi berat bayi lahir rendah (BBLR) dan hipertensi (tekanan darah tinggi) pada kehamilan. Kondisi ini dapat membahayakan kesehatan ibu dan perkembangan janin.

Bahaya ISK pada Anak dan Pria: Waspada Komplikasi Serius

ISK pada anak-anak merupakan kondisi serius yang memerlukan penanganan segera. Jika tidak ditangani dengan tepat, ISK dapat memicu timbulnya penyakit serius, termasuk kerusakan pada ginjal anak.

Komplikasi serius pada anak dapat berupa abses ginjal, gagal ginjal, pembengkakan ginjal, hingga sepsis. Dalam kasus yang sangat parah dan tidak tertangani, ISK pada anak bahkan dapat menyebabkan kematian.

Meskipun wanita lebih rentan, pria juga dapat mengalami ISK, dan ketika terjadi, kondisi ini seringkali dianggap lebih rumit. Infeksi kemih pada pria memiliki potensi lebih tinggi untuk menyebar ke organ seperti ginjal dan saluran kemih bagian atas.

Komplikasi spesifik pada pria dapat meliputi penyempitan uretra dan peradangan prostat (prostatitis). Infeksi dapat menyebar ke kelenjar prostat, menyebabkan rasa sakit dan masalah buang air kecil.

Gejala ISK Parah dan Langkah Pencegahan Efektif

Penting untuk mengenali tanda-tanda ISK yang sudah parah, karena ini menunjukkan infeksi mungkin telah menyebar atau memburuk. Gejala tersebut antara lain kencing berdarah (hematuria), urine keruh atau berbau busuk, serta demam tinggi dan menggigil yang seringkali menjadi tanda infeksi telah mencapai ginjal atau organ lain.

Selain itu, mual dan muntah dapat menyebabkan dehidrasi dan kelemahan. Nyeri parah di panggul, perut, punggung, atau pinggang yang bisa menjalar hingga ke sekitar anus, serta nyeri ketuk di punggung atau pinggang, menunjukkan peradangan parah pada ginjal. Dalam kasus sepsis yang parah, pasien bahkan bisa pingsan.

Untuk mencegah bahaya ISK dan komplikasi seriusnya, Sahabat Fimela dapat melakukan beberapa langkah. Menjaga kebersihan area intim dengan benar, yaitu membersihkan dari depan ke belakang, sangat penting.

Minum cukup air putih untuk melancarkan produksi urine dan membuang bakteri, tidak menahan buang air kecil, serta buang air kecil setelah berhubungan seksual juga merupakan langkah pencegahan efektif. Hindari penggunaan produk kimia yang dapat merusak keseimbangan pH di area intim. Jika mengalami gejala ISK, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat guna mencegah komplikasi berbahaya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading