Sukses

Info

12 Benda yang Tanpa Sadar Membuat Dapur Terlihat Berantakan, Singkirkan Sekarang

Fimela.com, Jakarta - Pernahkah Anda merasa sudah membersihkan dapur seharian, menyapu, mengepel, mengelap meja, tetapi entah kenapa tetap ada yang mengganjal dan membuat dapur terlihat berantakan? Fenomena ini banyak dibahas dalam berbagai artikel desain interior.

Kekacauan visual sering kali bukan berasal dari kotoran, melainkan dari penumpukan barang-barang yang kita anggap sepele, namun justru menjadi polusi mata bagi penghuni rumah.  Oleh karena itu, artikel ini akan membahas benda yang tanpa sadar membuat dapur terlihat berantakan.

Mulai dari barang yang terlihat sepele, berikut daftar benda yang sebaiknya disingkirkan, sebagaimana telah Fimela.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (3/8/2026).

1. Botol Sabun Cuci Piring Bawaan Pabrik

Botol sabun cuci piring dengan label yang sudah sobek atau luntur sering diletakkan di atas wastafel. Keberadaannya di area terbuka membuat tampilan dapur terasa murahan dan kurang estetik.

Pindahkan sabun cuci piring ke dalam dispenser kaca atau keramik yang estetik. Tampilan area wastafel akan langsung berubah drastis menjadi lebih elegan.

2. Spons Cuci Piring yang Sudah Pudar dan Rusak

Spons cuci piring yang warnanya sudah pudar, teksturnya hancur, dan kondisinya kumuh adalah musuh utama kebersihan visual dapur. Spons termasuk salah satu benda paling kotor di dapur jika digunakan berulang kali tanpa diganti.

Ganti spons secara berkala dan simpan di tempat yang tidak terlihat langsung dari ruang tamu atau area utama dapur.

3. Serbet atau Kain Lap yang Digantung Sembarangan

Serbet atau kain lap yang digantung di gagang pintu oven, kulkas, atau lemari dapur memang terlihat praktis. Namun tanpa disadari, ini adalah salah satu hal kecil yang membuat dapur terlihat berantakan, apalagi jika serbet sudah kusut, lembab, atau memiliki noda bekas memasak. Kain lap yang disimpan sembarangan juga bisa membuat rumah terlihat kotor dan jorok.

Simpan serbet di gantungan khusus di bagian dalam pintu kabinet atau di samping wastafel yang tidak langsung terlihat. Jika harus digantung di area terbuka, pilih warna-warna netral seperti putih, krem, atau abu-abu agar menyatu dengan desain dapur.

4. Kemasan Bumbu Dapur yang Tidak Seragam

Botol bekas saus, kemasan bumbu instan, dan sachet yang dijejerkan secara acak menciptakan gangguan visual yang luar biasa di meja dapur. Bumbu sachet yang menumpuk, berdebu, dan tidak pernah digunakan juga menjadi sumber kekacauan.

Pindahkan bumbu ke wadah yang seragam (toples kaca atau plastik bening) dan simpan di rak tertutup atau laci tarik. Beri label nama dan tanggal kedaluwarsa di setiap wadah.

5. Tumpukan Plastik Belanjaan

Plastik bekas belanja yang terselip di sela-sela kabinet bawah selalu menjadi sumber kekacauan utama yang membuat dapur terkesan kumuh.

Gunakan organiser plastik khusus atau lipat plastik dengan teknik segitiga kecil agar tidak meluber ke mana-mana.

6. Peralatan Masak yang Sudah Rusak atau Terkelupas

Panci atau wajan yang sudah terkelupas lapisan anti lengketnya tidak hanya tidak sehat untuk keluarga, tetapi juga merusak estetika dapur. Peralatan yang rusak, retak, atau bahkan tidak lagi berfungsi seharusnya tidak boleh dipertahankan.

Segera ganti atau singkirkan peralatan yang sudah tidak layak pakai. Jangan biarkan dapur berubah menjadi gudang penyimpanan barang usang.

7. Kulkas yang Dijadikan Papan Buletin

Tempelan magnet, foto, undangan, kalender, dan nota belanja yang tidak teratur di pintu kulkas membuat kulkas tampak penuh sesak dan berantakan. Meskipun galeri seni sederhana di pintu kulkas bisa terlihat indah jika rapi, tumpukan kertas yang berlebihan justru membuat dapur terlihat kotor.

Bersihkan permukaan pintu kulkas secara rutin. Simpan foto dan karya seni di scrapbook atau bingkai yang digantung di dinding.

8. Peralatan Makan Plastik Berwarna-warni yang Tidak Lengkap

Piring atau gelas plastik dengan warna mencolok dan tidak senada akan membuat rak piring terlihat sangat "berisik" dan tidak tertata.

Simpan peralatan makan dengan palet warna netral atau seragam. Saat ditata di rak, dapur akan terlihat tertata profesional ala kafe kekinian.

9. Kardus Kemasan Makanan di Atas Lemari Dapur

Kardus-kardus bekas yang masih disimpan di atas lemari dapur sebenarnya adalah sarang debu dan membuat dapur terkesan sangat penuh serta sempit.

Buang kardus atau pindahkan isinya ke wadah kedap udara yang rapat agar dapur terlihat lebih lapang dan bebas debu membandel.

10. Talenan Kayu yang Sudah Menghitam

Talenan kayu yang sudah menghitam karena jamur atau bekas potongan yang dalam membuat dapur terlihat tidak terawat dan tidak higienis.

Ganti dengan talenan kayu baru yang lebih bersih atau gunakan talenan berbahan silikon yang mudah dibersihkan. Talenan juga sebaiknya tidak disimpan begitu saja di atas meja dapur karena cairan dan remah makanan bisa terjebak di bawahnya.

11. Sikat Pembersih dengan Bulu yang Sudah Mekar

Sikat pembersih yang digantung di dekat wastafel dengan kondisi bulu sikat yang sudah mekar dan kotor sering kali terabaikan, padahal sangat merusak pandangan.

Simpan alat pembersih di bawah wastafel di dalam wadah khusus agar tidak menjadi pusat perhatian yang membuat rumah terlihat kotor.

12. Peralatan Elektronik Kecil yang Selalu Terpajang

Blender, pemanggang roti, pembuat kopi, dan berbagai peralatan kecil yang selalu terpajang di meja dapur membuat area memasak terlihat penuh dan berantakan. Jika tidak digunakan setiap hari, lebih baik disimpan.

Simpan peralatan yang jarang digunakan di lemari atau pantry. Hanya pertahankan peralatan yang benar-benar dipakai setiap hari di atas meja.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Benda yang Tanpa Sadar Membuat Dapur Terlihat Berantakan

Q: Mengapa dapur saya sudah dibersihkan tetapi masih terlihat berantakan?

A: Kekacauan visual sering kali bukan berasal dari kotoran nyata, melainkan dari penumpukan barang-barang kecil yang kita anggap sepele namun menciptakan polusi mata. Periksa kembali daftar di atas, bisa jadi salah satunya adalah penyebabnya.

Q: Apa yang dimaksud dengan "polusi visual" di dapur?

A: Polusi visual adalah kondisi di mana terlalu banyak benda yang terlihat secara kasat mata sehingga menciptakan kesan berantakan meskipun sebenarnya sudah bersih. Rak terbuka yang terlalu penuh, warna-warna yang tidak seragam, dan barang-barang yang tidak pada tempatnya adalah contoh polusi visual.

Q: Bagaimana cara memulai decluttering dapur?

A: Mulailah dengan mengosongkan semua area (meja, wastafel, rak terbuka), kemudian kelompokkan barang berdasarkan fungsi, dan hanya simpan kembali barang yang benar-benar digunakan secara rutin.

Q: Apakah rak terbuka membuat dapur terlihat berantakan?

A: Rak terbuka memang bisa membuat dapur terlihat berantakan jika tidak diatur dengan rapi. Atur barang-barang sejenis dan hanya tampilkan item yang digunakan secara teratur.

Q: Berapa sering saya harus mengecek dan membereskan barang-barang di dapur?

A: Organisator profesional menyarankan untuk memiliki jadwal perawatan rutin, tugas harian seperti mengelap permukaan dan tugas mingguan seperti membersihkan kulkas serta memeriksa barang yang tidak terpakai.

Q: Apa saja barang yang sebaiknya tidak disimpan di meja dapur?

A: Peralatan masak yang jarang digunakan, bahan makanan yang mudah basi, talenan, minyak goreng, barang dekoratif berlebihan, serta dokumen dan surat-surat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading