Sukses

Lifestyle

Perubahan Sikap Pria Setelah Menikah Berdasarkan Golongan Darahnya

Fimela.com, Jakarta Pernikahan bisa mengubah sikap dan perilaku seseorang. Mengingat pernikahan membuka fase baru dalam kehidupan, biasanya akan ada perubahan yang terjadi atau dialam seseorang. Tapi tahukah kalau kita bisa mencari tahu perubahan apa yang sekiranya terjadi pada sikap seorang pria setelah menikah?

Toshikata Nomi & Alexander Besher dalam You are Your Blood Type menyebutkan bahwa sifat-sifat golongan darah sebagai suami dan istri bisa dipakai sebagai petunjuk yang bisa membantu baik kepada para lajang yang ingin mengetahui apa yang akan mereka hadapi nanti, maupun kepada para suami dan istri agar bisa lebih memahami pasangan mereka. Kali ini kita akan cari tahu dan mengungkap lebih jauh soal perubahan yang sekiranya terjadi pada seorang pria setelah menikah berdasarkan golongan darahnya. Yuk, langsung simak di sini.

1. Suami Tipe O

Setelah menikah, suami O suka menciptakan kesan bahwa dialah bos di rumah. Dia akan menunjukkan dirinya sebagai orang yang paling bertanggung jawab dan punya kuasa tinggi di dalam rumah tangga. Meski bisa berubah jadi otoriter, pria O bisa menjadi kepala keluarga dan ayah yang baik dengan mengusahakan segala sesuatu yang terbaik untuk keluarganya. Dia bisa sangat peduli dalam memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

2. Suami Tipe A

Ada dua jenis suami tipe A. Pertama, tipe pekerja yang dinamis di luar tapi saat di rumah bisa seperti seorang pemalas. Kedua, tipe pekerja yang lamban dan tertutup di luar tapi saat di rumah bisa berubah jadi egosentris serta banyak menuntut. Terlepas dari pembagian tipe itu, suami tipe A bisa sangat diandalkan karena sikap konsistensinya yang tinggi serta menjunjung tinggi aturan sosial dan moralitas. Oh iya, menghadapi suami A juga harus sabar karena kecenderungannya yang rewel dan suka mendesak untuk hal-hal sepele.

3. Suami Tipe B

Suami B bisa jadi tipe orang yang santai dan tak banyak menuntut. Demi menciptakan rumah yang nyaman dan damai, dia rela melakukan apapun. Hanya saja kalau sikap santainya kebablasan, dia jadi kurang sigap saat diberi tanggung jawab. Tidak suka dibatasi atau dipaksa tapi bisa sangat pengertian. Saat menjadi ayah, seorang pria B bisa sangat diandalkan untuk jadi teman bermain anak-anaknya yang menyenangkan. Cuma kalau sedang sedih, seorang suami B bisa menjadi segumpang karung tak berguna yang menyusahkan bayak orang.

4. Suami Tipe AB

Begitu menikah, seorang pria AB bisa menjadi suami yang baik dan kepala keluarga yang bertanggung jawab. Sikapnya kadang terlalu keras tapi hal itu jarang terjadi. Sisi otoriter dalam kepribadian seorang pria AB hanya muncul dalam urusan membesarkan anak-anak dan dalam hubungannya dengan istri. Seorang suami AB cenderung melibatkan istrinya sebagai bagian dari pengorbanannya sendiri untuk orang-orang yang sama sekali asing, hal ini dikarenakan seorang pria AB punya kecenderungan yang kompleks sebagai juru penyelamat. Jadi kalau punya suami AB, harus siap mental bila dilibatkan dalam hal-hal sosial dan kemanusiaan.

Info ini bisa kita jadikan salah satu referensi untuk mengenal pasangan atau pria yang kita nikahi. Pastinya perubahan setiap pria bisa berbeda satu sama lain karena berbagai faktor lainnya. Yang penting komunikasi harus tetap dijaga dengan baik untuk membangun pernikan dan rumah tangga yang harmonis, ya.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
6 Tanda Dia adalah Pria Egois yang Hanya Peduli Dirinya sendiri
Artikel Selanjutnya
7 Hal Unik yang Ternyata Membuat Pria Jatuh Cinta Padamu