Sukses

Lifestyle

Pertengkaran dengan Pasangan Bisa Memperkuat Hubungan, Benarkah?

Fimela.com, Jakarta Bertengkar dan berbeda pendapat dengan pasangan adalah suatu hal yang wajar. Para ahli bahkan percaya jika adanya pertengkaran dalam hubungan merupakan cara untuk menguatkan hubungan yang ada.

Ketika pasangan saling bertengkar, saling berdebat hingga akhirnya menemukan solusi bersama untuk pertengkaran yang dilakukan, keduanya akan bisa saling memahami dan mengerti lebih dalam lagi. Melansir dari laman yourtango.com, adanya pertengkaran dan perdebatan menunjukkan bahwa komunikasi dalam hubungan berjalan dengan baik dan lancar.

Pertengkaran dan Perdebatan Menunjukkan Komunikasi yang Baik dalam Hubungan

Banyak yang tidak sadar bahwa ketika ia berdebat dengan pasangan, itu menunjukkan jika ia dan pasangan memiliki komunikasi yang baik. Perdebatan atau pertengkaran menunjukkan adanya sikap saling memiliki dan mengenal secara lebih dalam.

Ketika pasangan tidak pernah bertengkar atau berdebat ketika ada masalah yang melanda hubungan mereka, secara tidak langsung ini akan meningkatkan risiko depresi dan perasaan tertekan. Saling memilih diam ketika ada masalah justru akan membuat perasaan semakin sakit. Bukan tidak mungkin ini meningkatkan risiko putus karena menganggap hubungan yang dijalani sama sekali tidak membuat nyaman.

Para ahli menemukan jika ketika seseorang tidak mau lagi berdebat lagi dengan pasangannya, ada dua kemungkinan yang terjadi. Kemungkinan pertama adalah ia tidak ada perasaan lagi ke pasangan karena sikap pasangan yang dianggap membuatnya tidak nyaman. Kemungkinan kedua adalah ia menyadari bahwa ia sudah tidak peduli lagi dengan pasangannya, tidak mau tahu dan tidak berharap yang terbaik untuk kelanjutan hubungan keduanya.

Pasangan yang masih mau berdebat atau bertengkar menandakan jika keduanya masih memiliki rasa kepedulian untuk satu sama lain. Keduanya juga masih memiliki jalinan komunikasi yang baik.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Sering Bertengkar Bisa Meningkatkan Risiko Berakhirnya Hubungan