Sukses

Lifestyle

Bacaan Doa Niat Puasa dan Berbuka saat Ramadan serta Keutamaannya

Membaca doa niat puasa ramadan adalah langkah awal kita setiap hari saat ingin berpuasa pada keesokan harinya. Doa niat puasa ramadan sangat penting untuk dilakukan karena merupakan bagian dari rukun puasa yang pertama. Apapun ibadahnya pasti harus diniatkan terlebih dahulu.

Selain niat puasa ramadan, hal yang tidak kalah penting juga membaca doa saat akan berbuka puasa. Biasanya karena terlalu bersemangat, orang-orang sering lupa membaca doa berbuka puasa dan lebih sering hanya mengucapkan basmallah saja.

Padahal, membaca doa saat berbuka puasa itu merupakan ungkapan rasa syukur kita terhadap rezeki makanan dan minuman yang kita konsumsi pada saat berbuka. Selain itu juga merupakan doa agar apa yang kita konsumsi senantiasa bermanfaat dan membawa keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa.

Maka dari itu, kesimpulannya membaca doa niat puasa ramadan serta membaca doa berbuka puasa sangat mempengaruhi kualitas ibadah kita dan tidak boleh diabaikan keduanya. Supaya kamu tidak lupa dan abai, berikut Fimela.com akan membagikan informasi bacaan doa niat puasa dan berbuka saat ramadan serta keutamannya.

Bacaan Doa Niat Puasa Ramadan

Meluruskan niat berpuasa memang harus didasari dan dimulai dari hati, karena amal perbuatan tidak akan sia-sia jika sudah diawali dengan niat yang baik. Niat puasa sendiri bisa dilakukan dan dikuatkan di dalam hati, namun juga bisa dilafazkan secara lisan.

Seperti yang disebutkan di dalam Al Qur'an (surah Al-Baqarah ayat 183): Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa”

Terkait bacaan doa niat puasa Ramadan, melansir laman nu.or.id, rupanya ada beragam bacaan niat puasa. Jika kebanyakan dari kita membaca niat puasa dengan membaca kata رمضان sebagai ramadlana, rupanya itu adalah sebuah kekeliruan menurut kaidah ilmu nahwu.

Sehingga bacaan yang tepat dan sempurna adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala".

Meski begitu, kekeliruan dalam melafalkan niat rupanya tak berpengaruh pada keabsahan puasa, selama kita benar-benar berniat untuk menjalankan ibadah puasa.

Selain diniatkan dalam hati, niat puasa Ramadan pun perlu dilafalkan, dengan tujuan utnuk membantu seseorang menegaskan niat dalam hatinya untuk menjalani puasa.

Bacaan Doa Berbuka Puasa

Selain doa niat puasa ramadan, doa berbuka puasa juga harus selalu kamu ingat dan ucapkan sebelum berbuka. Membaca doa ini sebelum berbuka puasa akan membuatmu mendapatkan pahala yang berlipat-lipat ganda.

Membaca doa berbuka puasa juga akan membuat kita merasa sangat bersyukur karena masih bisa berbuka dan menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan yang penuh berkah. Berikut ini adalah doa berbuka puasa.

"Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin"

Artinya: "Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."

Keutamaan Bulan Ramadan

Bulan ramadan selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim karena pada bulan ini terdapat banyak keistimewaan dan juga memiliki keutamaan sebagai suatu ibadah wajib yang memberikan keberkahan. Makna ini sesuai dengan hadis berikut.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ.

Artinya: "Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Ketika ramadan datang maka dibukalah pintu-pintu surga, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dirantailah setan-setan". (Hadits Riwayat Al-Bukhari & Muslim).

Mengutip laman muslim.or.id, dari hadis di atas ada tiga keutamaan bulan ramadan. Pertama, di bulan ramadan pintu-pintu surga dibuka, karena amalan shalih yang dianjurkan di bulan tersebut dapat membawa seseorang masuk surga. Barang siapa mengerjakan amalan di bulan ramadan pahalanya akan dikalikan berlipat ganda.

Kedua, saat bulan ramadan pintu-pintu neraka ditutup karena sedikitnya maksiat yang dapat memasukkan manusia ke dalam neraka. Maka dari itu, hendaknya setiap umat muslim bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih serius dan juga ikhlas.

Ketiga, di bulan ramadan setan-setan dibelenggu. Selama ramadan, setan-setan dibelenggu, di mana mereka tak bisa menggoda dan menjerumuskan manusia untuk melakukan maksiat dan meninggalkan kewajibannya untuk menjalankan ibadah.

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Faktor Pendorong Perdagangan Internasional, Ketahui Jenis dan Manfaatnya
Artikel Selanjutnya
Ambigu adalah Ketaksaan dalam Kata dengan Beragam Makna, Kenali Jenis-Jenisnya