Sukses

Lifestyle

7 Langkah Mudah Bikin Kartu Ucapan Lebaran Sendiri di Rumah

Fimela.com, Jakarta Menjelang lebaran, biasanya toko buku atau toko pernak pernik mulai ramai menjual kartu ucapan atau aksesori berbau hari raya Idul Fitri untuk diberikan ke sanak saudara atau sahabat. Mulai lebaran tahun ini, kamu nggak perlu beli kartu ucapan lagi nih. Kamu bisa lho membuatnya sendiri di rumah. Gampang banget! Bintang.com akan memberikan tutorial bikin kartu ucapan berbentuk kemeja.

Pertama, kamu harus mempersiapkan beberapa bahan yang diperlukan.

Bahan-bahan:

- Kertas karton dua warna (kalau bisa yang senada)

- Gunting

- Kancing bekas

- Hiasan kupu-kupu. Kamu bisa menggambarnya di kertas HVS lalu digunting atau menggunting dari kertas kado yang memiliki motif kupu-kupu.

- Lem

Langkah-langkah:

Kemeja

Langkah #1 siapkan kertas persegi panjang, lipat bagi dua dengan ukuran disesuaikan. Gunting sisi kanan dan kiri seperti di gambar. Lipat.

 Langkah #1 (Via: pinterest.com)

Langkah #2 lipat sisi satunya lagi hingga menyerupai kerah kemeja.

Langkah #2 (Via: pinterest.com)

Dasi

Langkah #1 untuk bikin dasi, siapkan kertas karton berbentuk persegi. Lipat seperti di gambar.

Langkah #1 (Via: pinterest.com)

Langkah #2 balik karton, lipat ujung karton ke bagian luar.

Langkah #2 (Via: pinterest.com)

Langkah #3 lipat lagi ujung karton yang telah dilipat ke atas.

Langkah #3 (Via: pinterest.com)

Langkah #4 buka lipatan, lipat seperti di gambar.

Langkah #4 (Via: pinterest.com)

Langkah #5 lipat sisi kanan dan kiri seperti di bawah.

Langkah #5 (Via: pinterest.com)

JADI DEEEH!

Tempel kancing dan hiasan kupu-kupu.

VOILAAAAAAAA~

Mudah, kan untuk bikin kartu ucapan? Kamu bisa menyesuaikan ukuran kertas karton sesuai dengan berapa banyak kartu yang ingin kamu buat. Selain menghemat biaya, kartu ucapan yang dibuat dengan tangan sendiri bisa jadi lebih berkesan untuk diberikan. :D

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Pemprov DKI Pasang Tugu Sepatu untuk Mempercantik Jakarta
Artikel Selanjutnya
Jakarta Menduduki Peringkat 9 di Dunia Terkait Polusi Udara, Data Menunjukan PSBB dan PPKM Tidak Berpengaruh