Sukses

Lifestyle

Pria Baik Hati ini Menyulap Gelandangan Jadi Selebriti (2)

Fimela.com, Jakarta Setelah berkenalan dengan Nasir Sobhani, sebaiknya kamu intip perubahan penampilan para gelandangan yang telah di make over oleh pria bertato ini. Ya, banyak tunawisma yang telah diubah penampilannya oleh Nasir, rambut mereka tidak lagi acak-acakan, mereka terlihat tampil lebih rapih.

Mark, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Mark (28 tahun). Sudah hampir 10 tahun lebih ia tidak pernah melihat orangtuanya. “Mark sangat membutuhkan seseorang untuk bicara, bahkan walau hanya untuk sebentar. Ia tidak pernah menggunting rambut selama 8-9 bulan,” jelas Nasir. Mark sudah tinggal dijalanan selama tiga tahun. Ia tidak punya keluarga atau teman-teman yang bisa membantunya meninggalkan jalanan. Ia hanya ingin dimengerti, diterima dan dicintai. Dan kini Nasir adalah teman terbaiknya.

Rachel, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Ini adalah Rachel (28 tahun), ia punya satu orang anak laki-laki. “Aku sedang berjalan di pinggir jalan dengan peralatan gunting rambut dan dia menghampiriku. Dia tahu bahwa aku adalah pria yang memberikan jasa pemotongan rambut secara gratis. Dan dia memintaku untuk menggunting rambutnya juga,” cerita Nasir. Rachel sudah tinggal dijalanan sejak usianya masih 13 tahun.

Marcel, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Ini adalah Marcel (30 tahun). Ia memiliki empat orang anak, namun sayang mantan istrinya tidak mengijinkan Marcel bertemu anak-anak mereka. “Aku telah bertemu banyak orang dijalanan, mereka semua orang-orang yang baik. Tapi, salah satu orang yang sangat baik yang pernah aku temui adalah Marcel,” ungkap Nasir.

Graham, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Ini adalah Graham (33 tahun). Ia menderita cerebral palsy dan epilepsi. Ia memutuskan untuk tinggal dijalanan karena ia tidak punya keluarga. “Ketika saya bertanya padanya tentang tempat penampungan tunawisma, dia mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak bisa mengakomodasi dia karena fakta bahwa pemerintah membutuhkan staf terlatih yang mampu membantu orang-orang cacat-seperti Graham," jelas Nasir.

"Namun untuk itu biaya yang dikeluarkan memang terlalu tinggi dan tempat penampungan tidak memiliki cukup dana untuk staf tersebut, yang berarti Graham sering tidak memiliki tempat tinggal," tambahnya.

Jen, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Jen (50 tahun), ia punya empat anak dan tiga orang cucu. Namun sayang, mereka semua memutuskan komunikasinya dengan Jen lantaran Jen diketahui sebagai pecandu heroin. “Ia memohon kepadaku untuk menggunting rambutnya.” Ujar Nasir. “Ia sudah tidak menggunting rambutnya selama lima tahun, dan setelah menggunting rambut ia sangat berterima kasih kepadaku dan berkata bahwa ia tidak pernah terlihat sebaik ini.”

Janko, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Ini adalah Janko. Ia tidak punya istri atau anak. “Ketika ia memintaku untuk menggunting rambutnya kebetulan aku sedang menggunting rambut orang lain. Dan saat itu ia juga terlihat sangat mabuk. Tapi, dia tetap bersabar menunggu giliran.”

Philip, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Philip (48 tahun), ia tinggal dijalanan sembari menjual majalah The Big Issue, yang memang sengaja dibuat untuk membantu para tunawisma. “Aku bertemu Phil di toko untuk para tunawisma, dan ketika itu aku langsung memutuskan ingin menggunting rambutnya,” jelas Nasir.

Frank, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Frank (41 tahun) adalah seorang ayah dari dua orang anak. Ia telah berhasil menyembuhkan diri dari kecanduan heroin. Ia bercerita kepada Nasir bahwa ia tidak punya uang untuk menggunting rambut. Frank terlihat sangat depresi, ia sudah tidak peduli dengan penampilannya sendiri.

Richie, gelandangan yang telah diubah oleh Nasir Sobhani | via; Brightsideme.com

Richie (46 tahun). Ia punya tiga orang anak. Ia tidak pernah bertemu dengan anak perempuannya sejak 12 tahun lalu, tapi hampir setiap minggu ia selalu berusaha untuk bertemu dengan anak laki-lakinya. “Aku selalu berjalan di depannya, dan dia selalu memandangiku dengan penuh curiga ketika aku menawarkan diri untuk menggunting rambutnya. Dia punya selera humor yang baik, selalu membuatku tertawa,” cerita Nasir.

Apa yang dilakukan Nasir memang terlihat sangat begitu hebat, tapi walaupun begitu Nasir berpendapat bahwa yang ia lakukan hanya untuk memberikan kepercayaan pada dirinya sendiri bahwa ia tak lagi sendirian. Yup, menyulap gelandangan menjadi selebriti adalah hobi yang tidak pernah ingin ditinggalkan oleh Nasir sampai kapanpun juga. 

Baca juga : Kisah Nyata, Pasangan Ini Batal Cerai karena Kata-kata ‘Magic’

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading