Sukses

Lifestyle

Biaya 'Selangit', Gadis di Negara Ini Jual Tubuh demi Sekolah

Fimela.com, Jakarta Dalam sebuah wawancara mendalam dengan Daily Mail, seorang gadis asal Sierra Leone, Afrika, menceritakan tentang ia yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) sejak berusia 15 tahun. Bukan tanpa alasan, sebagaimana dimuat Daily Mail, dengan suara hampir berbisik ia mengatakan ingin tetap bersekolah.

Sierra Leone, salah satu negara paling miskin di dunia ini mematok biaya £40 (sekitar Rp 750.000) per tahun. Bagi sebagian orang, nominal itu mungkin mudah dipenuhi, namun tidak untuk keluarga gadis malang tersebut. Kepada Daily Mail ia mengatakan, £9 (kurang lebih 169.000) bisa jadi penghasilan semalam kalau siap 'melayani' 3 konsumen.

Ilustrasi gadis Sierra Leone yang jual tubuh demi sekolah. (Olivia Aeland Street Child)

"Aku merasa tak baik untuk itu, tapi aku tak punya pilihan. Tak ada orang yang lain yang sanggup membiayaiku," tuturnya kepada Daily Mail. Tak sendiri, ia mengaku kalau beberapa PSK juga bernasib serupa dengan dirinya. "Demi membeli seragam, buku, dan biaya pokok," sambungnya.

Bak disambar petir, gadis yang nasibnya sudah sarat akan nelangsa itu malah hamil. Sekolah tinggal angan lalu, ia sekarang punya tanggung jawab yang lebih besar. Berdasarkan data UNODC yang dimuat Daily Mail, hanya sekitar 9,5% perempuan di Sierra Leone yang lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hanya 9,5% perempuan Sierra Leone yang lulus Sekolah Menengah Pertama. (endtheneglect.org)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading