Sukses

Lifestyle

WITT Usung Hidup Sehat Bebas Tembakau

Vemale.com - WITT (Wanita Indonesia Tanpa Tembakau) minggu pagi kemarin turut serta merayakan hari Tanpa Tembakau (HTTS) sedunia, dengan melakukan dua aktifitas kepedulian yaitu Fun bike bertema 'Ayo Gowes biar sehat' serta terapi 'Stop Smooking'. Acara yang berlangsung sehari sebelum perayaan HHHS sedunia tanggal 31 Mei ini diramaikan oleh Funbike yang diikuti 1000 orang peserta dari berbagai gender serta usia, perayaan juga semakin meriah dengan berbagai atraksi hiburan yang menghidupkan suasana minggu pagi itu. Sementara wujud nyata kepedulian akan makin meningkatnya perokok dibuktikan dengan melakukan pelayanan terapi bagi 100 pendaftar pertama, metode SEFT (Spiritual Emotional Freedoom Technique), para pecandu rokok dapat mempelajari penyembuhan yang bisa mereka lakukan sendiri di rumah dengan teknik tanpa obat dan suntikan.
"Melalui event ini kami mengajak orang untuk hidup sehat serta memberhentikan Orang untuk merokok," Jelas Ketua Umum WITT Pusat, Ir.Nita Yudi, MBA. Beliau menyambut baik perkembangan larangan merokok di DKI Jakarta dengan keluarnya Pergup 88 tahun 2010 yang melarang merokok di dalam gedung, hal ini memperpendek dan mempersingkat para perokok melakukan kegiatannya. Beliau menambahkan harus ada undang–undang yang mengatur secara khusus, sementara yang kita miliki hanya undang-undang kesehatan, itupun ayat–ayat tembakau sempat hilang meski akhirnya muncul lagi.
"Perlu diketahui Perusahaan rokok bukan satu–satunya penyumbang devisa dan juga bukan yang pertama, mereka bahkan di urutan di atas 15an untuk devisa negara, dan WITT mendesak Pemerintah mengesahkan peraturan tentang tembakau untuk melarang penjualan rokok di bawah 18 tahun, penjualan rokok eceran, melarang merk rokok menjadi Sponsor/ iklan dan harus ada gambar korban akibat rokok dalam kemasan," jelas Ibu Nita. Ia turut prihatin akan meningkatnya jumlah perokok wanita yang kini mencapai hampir 5% dari jumlah 60 – 70 juta perokok di indonesia, menurut beliau para produsen rokok memanfaatkan sisi sensitif wanita dengan stress tinggi, dengan membuat rokok lebih slim dan dengan kemasan stylish, merokok dianggap dapat mengubah bentuk tubuh jadi lebih kurus, oleh sebab itu target WITT memang lebih berfokus pada wanita dan anak–anak. "4000 bahan kimia berbahaya bereaksi begitu asap rokok mengepul, si perokok hanya 75% menghisap racun karena ada filter di rokoknya, sementara si perokok pasif hampir 100% menghisap racun yang dia sendiri terpaksa untuk menghisap asap tersebut," kata Ibu Nita, oleh sebab itu beliau mengajak para anggota WITT yang telah berjumlah 300 orang ini untuk bisa melindungi masyarakat dari bahaya merokok. HIdup Masyarakat Bebas Rokok! (vem/ana/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    Loading