Sukses

Lifestyle

Bagaimana Mengembalikan Hubungan Yang Dingin Menjadi Hangat Kembali? #TanyaSETIPE

Saya sedang dekat dengan seorang pria, dia begitu baik tetapi saya tidak ingin menjadi pacarnya. Seiring waktu dia berubah, saya harus bagaimana?

-oOo-

Dear Vemale

Hi, saya W. Saya dan pria ini belum pacaran tapi sudah mirip dengan pasangan lainnya (kami belum memiliki status pacaran). Saya sudah mengenalnya selama 2 tahun, awalnya seperti biasa berteman dan ternyata dia menyukai saya. Dia juga sudah 4 kali menyatakan perasaannya ke saya selama 2 tahun ini, tapi belum saya terima. Alasan belum bisa menerimanya sudah saya utarakan semua dan dia bisa menerima dan selalu setia menunggu saya sampai siap. Alasan saya adalah masih trauma menjalanin hubungan baru karena hubungan sebelumnya menyisakan trauma mendalam.

Seperti biasa biar pun kami belum pacaran, dia tidak pernah menyerah untuk mendapatkan saya. Dia selalu berusaha sehingga semakin hari kami semakin dekat dan saya pun punya perasaan yang sama dengannya. Saya sudah jatuh cinta kepadanya setelah kami dekat 1 tahun. Tapi karena dia akan pindah kerja keluar kota lain, saya memutuskan tidak menerima dia menjadi pacar karena saya tidak ingin LDR. Kami masih selalu contact setiap hari biarpun sudah jarak jauh, karena dia begitu menyayangi saya, perhatian, dia pria yang amat baik.

Tapi akhir-akhir ini kita sering selisih paham, dia berbeda dengan yang dulu. Sekarang dia begitu egois, dulunya dia tidak pernah tidak memberi kabar pada saya 1 hari pun, sekarang dia bisa beberapa hari tidak memberi kabar kepada saya. Sebelumnya kami berselisih paham karena dia mengaambil cuti untuk berlibur bersama temannya tapi bukan untuk bersama saya. Saya kesal sekali dan akhirnya memberi tahu semua perasaan kesal itu kepadanya. Dia mencoba menghubungi saya untuk menjelaskan berkali-kali tapi saya tidak mau mendengarlam karena pada saat itu sangat emosi. Sekarang dia sedang berlibur tapi tidak memberi kabar ke saya sama sekali.

Saya harus bagaimana?

Saya tidak mau hubungan kami berakhir begitu saja dia sangat baik :(

(vem/setipe/apl)

Analisa Tim Setipe

Hai, W! Apa kabar? Senang ya kalau punya orang yang selalu memperjuangkan kita. Saking senangnya, kadang bikin kita lari tambah cepat supaya terus dikejar. Sayangnya, berjuang tidak semudah itu dan semua orang punya batasan masing-masing, W. Untuk mengatasi masalah itu mungkin Anda dapat mencoba untuk lebih mengenali batasan-batasan Anda dan dia. Sebenarnya LDR bukan masalah utamanya, karena dia masih terus berusaha dan menjaga kontak dengan Anda. Tapi dia berenti setelah Anda tidak pernah mau mendengar penjelasannya. Nah, di situ mungkin Anda masih ingin berlari dan ingin dikejar, tapi ternyata dia sudah sampai pada batasnya. Hal tersebut tidak mencerminkan hubungan yang sehat, bukan?

Solusi Tim Setipe

Berkaca pada diri sendiri

Ketika emosi mengalahkan logika, sudah tau kan jadinya seperti apa? Nasi sudah jadi bubur, penyesalan memang datangnya di akhir. Untuk meredam emosi negatif yang ada, mungkin ada baiknya kalau Anda merenung memikirkan kenapa hal-hal ini bisa terjadi dan berusaha memperbaiki diri agar hal yang sama tidak terulang lagi.

Hargai perjuangan orang lain

Kalau punya orang yang selalu memperjuangkan kita, rasanya memang seperti di atas angin. Asyik sekali. Bisa-bisa ketagihan ingin selalu “dikejar”. Sampai-sampai kadang kita lupa kalau berjuang itu tidak mudah. Supaya tidak terkesan egois, jangan pernah lupa untuk menghargai orang lain, itulah kunci hubungan yang berhasil.

Jangan gengsi untuk minta maaf

Semua orang pasti pernah membuat kesalahan. Sayangnya tidak semua orang berani untuk minta maaf. Bisa jadi gengsi, padahal awalnya dari emosi sendiri. Kalau sudah begitu ujung-ujungnya hanya menyesal saja tanpa memperbaiki apa yang bisa diperbaiki. Selama masih ingin berusaha untuk memperbaiki, jawabannya mungkin dengan minta maaf.

Yap! Semoga Anda sekarang tau apa yang harus dilakukan. Kalau Anda terus sengaja berlari, bukan sepenuhnya salah dia kalau tiba-tiba berhenti. Mungkin dengan begini Anda juga jadi tau sulitnya berjuang mengejar orang lain. Ya, cinta memang butuh usaha kan.

-oOo-

Buat Anda yang ingin curhat tentang cinta, tim psikolog dari Setipe.com siap membantu. Boleh banget kirim curhatan Anda ke redaksivemale@kapanlagi.net dengan subjek email CURHAT VEMALE. Sertakan nama, usia dan kota tempat tinggal. Yuk curhat.. gratis dong..

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading