Sukses

Lifestyle

Risiko Kerusakan Otak Akibat Gemar Tonton Video Porno

Jika Ladies mengetahui seseorang yang hobi nonton video porno, sebaiknya Ladies mengingatkan mereka tentang risiko kelainan seksual yang akan dibahas pada artikel ini.

Menonton video porno bagi sebagian orang dianggap menjadi hobi atau sekedar untuk mengisi waktu luang. Mungkin bagi mereka menyaksikan film seperti ini jauh lebih mengasyikkan daripada melakukan hal-hal lain seperti yang dilakukan orang lainnya. Meskipun terlihat tidak menimbulkan bahaya dan bisa dibilang tidak menimbulkan risiko apa-apa, ternyata kebiasaan menonton video porno dapat menyebabkan kelainan seksual loh.

Sebuah penelitian yang dikutip oleh livescience.com menyebutkan bahwa kebiasaan menonton video porno dapat berakibat pada matinya fungsi bagian otak. Hasil dari penelitian tersebut didasarkan dari hasil scan otak para koresponden yang menunjukkan ketika terjadi peningkatan hasrat seksual yang dipicu video porno, maka aliran darah pada bagian otak tertentu menurun.

Seorang peneliti yang ikut dalam penelitian tersebut menjelaskan bahwa kebiasaan menonton video porno akan mengurangi asupan darah untuk otak karena darah akan mengalir pada bagian yang lebih terangsang ketika menonton video porno. Jika terjadi secara berkelanjutan, dapat dipastikan bahwa bagian otak yang dinamakan area Broadmann akan berhenti bekerja.

Sekedar berbagi info ya Ladies, area Broadmann adalah bagian otak manusia yang berperan penting memproses setiap image visual yang disalurkan oleh mata. Oleh karena itu, semakin sedikit darah yang mengalir ke bagian Broadmann akan berakibat kepada semakin menurunnya hasrat seksual seseorang yang seringkali awalnya dipicu oleh sensor penglihatan.

Psssssttt, Ladies...sudah saatnya gerilya untuk mengecek berapa koleksi video atau majalah porno suami!

Oleh: Marintan Widi Lestari

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading