Sukses

Lifestyle

Larangan Gay dan Lesbi Dalam Islam

Islam melarang praktik homoseksual, tentunya larangan ini sudah jamak diketahui. Tapi apa sih sebenarnya alasan dibalik larangan tersebut?

Larangan terhadap gay dan lesbi ini muncul berdasarkan kisah masa kenabian Luth a.s. Di zaman Nabi ini, masyarakatnya mempraktikkan tindak homoseksual sehingga mendapat laknat dari Allah swt. Laman 27victory.wordpress.com melansir ayat-ayat AL-Qur'an dan dalil-dalil dari sunnah mengenai diharamkannya homoseksual.

1. “Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampaui batas” [Al-A'raf : 81]. Artinya, mereka melampaui batasan-batasan yang telah ditetapkan oleh Allah.

2. ”Luth berdo’a. ‘Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu’. Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan, ‘Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk (Sodom) ini. Sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zhalim” [Al-Ankabut : 30-31]

3. Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, dia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda yang kira-kira bisa berarti Sesungguhnya Allah SWT melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, dan beliau mengulangi ucapan tersebut sebanyak tiga kali. [HR Nasa’i dalam As-Sunan Al-Kubra IV/322 No. 7337]

4. Juga dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, beliau berkata bahwa Rasulullah bersabda bahwa Allah tidak mau melihat kepada laki-laki yang menyetubuhi laki-laki atau menyetubuhi wanita pada duburnya. [HR Tirmidzi : 1166, Nasa’i : 1456 dan Ibnu Hibban : 1456 dalam Shahihnya. Keterangan : hadits ini mencakup pula wanita kepada wanita].

Dalil di atas juga didukung realita medis, Ladies. Ilmu kesehatan modern mengungkapkan bahwa tidak hanya fisik, tapi emosi, mental dan pikiran pelaku homoseksual juga akan terkena imbasmya. Selain bisa menderita penyakit seksual menular, keadaan syarafnya pun bisa terganggu.

Laman pustakaimamsyafii.com menguatkan bahwa pelaku homoseksual bisa merasa dirinya menyalahi kodrat jender ketika dilahirkan. Pada akhirnya, perasaan itu membawa kepada penyelewengan, ketidakpuasan seksual yang berkepanjangan, pemurung dan terkucilkan dari lingkungan bahkan dari dirinya sendiri.

Oleh: Hening

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading