Sukses

Lifestyle

Keindahan, Cinta dan Ranjang Masyarakat Yunani Kuno

Yunani kuno hingga detik ini dikenal sebagai rumah dari pengetahuan, seni dan filosofi modern. Belum lagi mitos dan cerita Yunani kuno yang sangat terkenal hingga kini masih sering dipelajari di berbagai universitas hampir di seluruh belahan dunia.

Ladies tahu nggak kalau masyarakat Yunani kuno sangat menyukai, dan beberapa dari mereka bahkan terobsesi dengan yang namanya keindahan. Aspek birahi dan hubungan badan juga tidak bisa dilepaskan dari nilai keindahan yang mereka anut Ladies. Lekuk tubuh yang merangsang napsu dianggap sebagai bentuk keindahan dan hubungan badan sebagai ekspresi cinta lho.

Ladies juga pasti pernah melihat karya seni dari jaman Yunani kuno seperti patung-patung eros, dewa cinta dan kesuburan dalam mitologi Yunani kuno, buatan Pratixeles yang dipahat dengan kondisi telanjang. Sudut pandang terhadap estetika yang unik membuat kehidupan sosial masyarakat Yunani ikut terpengaruh oleh seni dan juga cerita-cerita yang mereka miliki.

Sistem sosial masyarakat Yunani yang amat terbuka, mirip dengan masyarakat Mesir kuno, memperbolehkan mereka untuk bereksplorasi dengan kenikmatan jasmani yang bisa mereka peroleh dari siapapun yang mereka inginkan. Dalam independent.co.uk, disebutkan bahwa pada awal abad ke 4 masehi, para pria dewasa akan mengambil atau membeli pemuda yang akan dijadikan kekasih dan budak. Sebaliknya, para wanita di jaman Yunani kuno jarang ada yang melakukan persetubuhan dengan sesama jenis.

Nah, ilmu pengetahuan, seni, bahkan hingga perilaku seksual masyarakat Yunani Kuno tersebut tidak lepas dari pengaruh mitologi yang mereka anut dan percayai tuh Ladies. Mulai dari incest, hubungan badan sesama jenis, perselingkuhan, hingga beastality ada dan terekam dalam cerita yang mereka percaya.

Oleh: Sony Anshar

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading