Sukses

Lifestyle

Sexual Sadism? Aduh!

Sesuai dengan namanya, sexual sadism adalah kelainan seksual di mana penderitanya terangsang secara seksual dan mendapat kepuasan dari fantasi atau bertindak menyakiti orang lain. Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, sexual sadism tidak hanya termasuk dalam jenis kelainan seksual, tetapi juga mental disorder.

Seperti dikutip dari laman www.allaboutcounseling.com, istilah sexual sadism pertama diperkenalkan dalam sebuah novel yang ditulis oleh Marquis Donatien de Sade.

Gejala-gejala yang menunjukkan bahwa seseorang menderita kelainan seksual sadism adalah sebagai berikut:
1. Berfantasi seksual tentang menyakiti orang dewasa, anak-anak, maupun hewan. Fantasi ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 6 bulan.
2. Dalam fantasi seksualnya, penderita bertindak sebagai dominan yang melakukan aksi menyakiti pasangan seksnya
3. Pada fase yang lebih lanjut, penderita akan berusaha melakukan tindakan menyakiti tersebut secara nyata—bukan lagi fantasi dalam pikirannya
4. Menyakiti secara seksual untuk mendapat kepuasan dilakukan dengan memukul, memotong, membakar, menggigit, dan mencambuk.
5. Dari waktu ke waktu, level menyakiti pasangan seksnya akan semakin meningkat untuk mendapatkan kepuasan seksual secara lebih

Kebanyakan, pelaku sexual sadism adalah pria. Dan mereka cenderung tidak mau mencari cara untuk menyembuhkan kelainannya karena rasa malu dan takut untuk dilaporkan pada pihak yang berwajib.

Oleh: Pravianti Ayu Mirantiraras

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading