Sukses

Lifestyle

Penyakit Seksual Menular I: Sifilis

Ladies, belakangan ini banyak sekali peningkatan jumlah pasien penyakit seks. Salah satunya ialah penyakit sifilis. Sifilis adalah penyakit menular seksual yang sangat berbahaya, karena mengganggu otak dan fungsi organ lainnya, disebabkan oleh virus Treponema pallidum, penularannya terjadi lewat hubungan seksual yang tidak sehat.

Penyakit ini dapat membuat orang sangat menderita, karena dapat mengundang penyakit jantung, kerusakan otak, dan kebutaan. Apabila tidak diobati, penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian.

Seperti yang dijelaskan pada situs cdc.gov, gejala-gejala umum yang timbul diantaranya:
- Muncul benjolan di sekitar kelamin
- Terkadang disertai pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati.
- Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah berhubungan seksual.
- Selama 2 tahun pertama, penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun. Namun setelah 5 tahun panyakit ini menyerang susunan saraf otak, pembuluh darah, dan jantung.
- Pada perempuan penyakit ini dapat menular pada bayi yang dikandung.

Penyakit sifilis sering dimulai dengan lecet yang tidak terasa sakit pada penis atau bagian kemaluan lain dan berkembang dalam tiga tahap yang dapat berlangsung lebih dari 30 tahun. Perpindahan bakteri penyebab sifilis terjadi ketika hubungan seks vagina, anal, dan oral. Luka terjadi terutama pada kelamin bagian luar, vagina, anus, atau didalam dubur.

Luka dapat juga muncul di bibir dan mulut. Ibu hamil yang menderita sifilis dapat menularkan penyakitnya pada bayi yang dikandungnya. Sifilis tidak dapat menular melalui kontak dengan dudukan toilet, pegangan pintu, kolam renang, bak mandi, baju dan peralatan makan yang dipakai bersama.

Oleh: Ismaya Indri Astuti

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading