Sukses

Lifestyle

Mengenal 3 Bagian Burung Puyuh yang Dibuang (I)

Menyiapkan burung puyuh sebelum proses pengolahan merupakan langkah yang sangat penting dan harus Ladies perhatikan. Ketika menyiapakan daging burung puyuh sebelum diolah, salah satu langkah yang tentunya Ladies lakukan adalah proses pemotongan. Pada proses pemotongan ini tentunya ada bagian-bagian yang harus dibuang dan tidak ikut dimasak.

Bagian-bagian dari daging burung puyuh yang dibuang tersebut biasanya merupakan bagian yang memang tidak diperlukan untuk dimasak. Atau biasanya dikarenakan sedikitnya kandungan daging pada bagian tersebut.

Bagian pertama yang biasanya dibuang dan tidak diikutsertakan dalam proses memasak adalah bagian jerohan atau isi perut. Bagian ini terletak pada bagian perut. Jerohan biasanya terdiri dari jantung, usus, hati, dan lain sebagainya.

Untuk mengambil jerohan burung puyuh, Ladies hanya perlu membelah bagian perut hingga dadanya. Setelah bagian perut terbuka, ambil isinya yang berupa jerohan tersebut dengan menggunakan tangan. Kemudian, buang jerohan tersebut pada tempat sampah.

Namun, menurut informasi dalam laman hubpages.com, bagian hati burung puyuh tidak dibuang. Malah biasanya oleh sebagian orang diolah menjadi masakan yang lezat. Misalnya seperti tumisan, sup, atau dijadikan sebagai tambahan dalam menggoreng nasi.

Masih ada lagi bagian burung puyuh lainnya yang juda harus dibuang Ladies. Namun, akan diulas pada artikel selanjutnya. Jangan sampai ketinggalan ya Ladies.


Oleh: Zee zee

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading