Sukses

Lifestyle

Sebelum Memutuskan Menikah, Pastikan Sudah Dapat Restu Ibu

Fimela.com, Jakarta Selalu ada cerita di balik setiap senyuman, terutama senyuman seorang ibu. Dalam hidup, kita pasti punya cerita yang berkesan tentang ibu kita tercinta. Bagi yang saat ini sudah menjadi ibu, kita pun punya pengalaman tersendiri terkait senyuman yang kita berikan untuk orang-orang tersayang kita. Menceritakan sosok ibu selalu menghadirkan sesuatu yang istimewa di hati kita bersama. Seperti tulisan yang dikirimkan Sahabat Fimela dalam Lomba Cerita Senyum Ibu berikut ini.

***

Oleh: Nuny Septiyani

Halo Fimela, 

Aku mau sedikit cerita, mungkin ceritaku banyak dirasakan oleh sebagian orang juga. Aku mau bercerita tentang pernikahan. 

Dulu aku sempat berpacaran dengan seorang pria hampir lebih dari 5 tahun. Tapi, hubungan kami tidak direstui oleh ibu dan ayahku, alasan mereka pun simpel yaitu karena kami beda suku. Ya, menurutku saat itu kenapa kolot sekali masih memikirkan suku di zaman yang sudah maju ini. 

Tapi aku tetap bersikeras untuk tetap menjalin hubungan dengan dirinya. Hubungan kami pun tidak mudah, selama lebih dari 5 tahun kami selalu putus nyambung, hingga karierku berantakan. 

Sampai suatu ketika aku berkenalan dengan seorang pria dan mengantarkanku pulang ke rumah. Saat pertama kali datang ke rumah, beda sekali rasanya kedua orang tuaku, terutama ibuku sangat ramah. Singkat cerita ibuku bilang kalau ia sangat setuju dengan pria yang malam itu aku bawa ke rumah. Aku pikir bercanda sekali karena aku bahkan tidak banyak cerita dan hanya satu kali pertemuan dirinya ke keluargaku. 

Setelah berjalan kurang dari satu tahun, dia kemudian ingin datang ke rumahku lagi, dengan maksud ingin meminangku, jujur saat itu aku kaget, karena sebelumnya kami jarang bertemu karena dia di luar kota dan saat itu saya masih berpacaran dengan pria yang tidak direstui itu, dan lebih terkejut lagi kedua orang tuaku mereka menyetujui. 

Restu Ibu Memudahkan Jalanku

Kebetulan aku anak yang selalu percaya bahwa kebahagiaan orang tua kita terutama ibu adalah hal yang utama. Jadi saat itu aku menuruti saja dan memutuskan hubungan dengan pacarku yang sudah lebih dari 5 tahun berpacaran dengan diriku. 

Setelah menikah, saya baru tau kalau omongan seorang ibu itu benar, mungkin unsur SARA hanya sebatas alasan saja, karena saya baru mengetahui bahwa mantan pacar saya sudah memiliki tunangan dan tidak berniat untuk menikahi saya. Saya benar-benar syukur karena menuruti perintah ibuku, karena saat ini saya bahagia dengan suami saya dan kami kini memiliki 2 orang putri. 

Mungkin, ini pelajaran bagi kalian yang memiliki cerita yang sama dengan diriku, sebaiknya ikuti saja omongan ibumu, karena ibumu pasti tahu yang terbaik. 

#ChangeMaker

What's On Fimela
Loading