Sukses

Lifestyle

4 Strategi Mengelola THR agar Tidak Boncos Saat Tengah Bulan

Fimela.com, Jakarta Mengatur keuangan dengan pintar tentu menjadi hal yang menantang bagi setiap orang. Adanya keinginan membeli sesuatu di luar kebutuhan menjadi godaan tertentu, sehingga penting mengelola keuangan dengan baik. Terlebih di bulan Ramadan ini, Tunjangan Hari Raya (THR) hingga bonus menjadi pemasukan yang ditunggu-tunggu.

Namun, Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto mengungkapkan pendapatan ekstra seperti THR dapat habis begitu saja apabila tidak ada kontrol dari pribadi masing-masing. Ditambah melonjaknya harga-harga barang saat bulan Ramadan membuat pengeluaran pun ikut lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya. Alih-alih berhemat, banyak orang malah menjadi lebih boros.

“Kan suka ada tuh pengeluaran-pengeluaran tak terduga seperti acara buka puasa bersama di kafe atau restoran yang cukup mahal, kirim parsel ke teman atau kolega, beli baju baru untuk dipakai saat lebaran hingga memberi THR kepada saudara-saudara yang sudah menjadi tradisi,” bebernya dalam keterangan tertulis.

Sehingga, Eko menambahkan apabila seseorang tidak pintar mengelola keuangan tentu hal ini akan menyebabkan permasalahan terhadap kondisi keuangannya. Perlu strategi-strategi khusus agar pengeluaran tetap terkontrol. Menurutnya, berikut tips belanja cerdas saat Ramadan dan bijak menggunakan THR agar tetap cuan.

1. Buat Daftar Prioritas

Menurut Eko, setiap pengeluaran harus memiliki skala prioritasnya masing-masing. Hal ini sangat penting agar alokasi dana tidak digunakan untuk sesuatu yang bukan porsinya. 

“Dengan membuat daftar prioritas kebutuhan belanja, kita akan lebih terkontrol dan tidak mudah tergiur barang lain yang bukan menjadi prioritas. Ini juga akan membantu kita menyesuaikan dengan kondisi keuangan kita,” tambahnya. Catat apa saja dana yang akan dikeluarkan misal, hampers, THR untuk keluarga, kue, dan pakaian.

2. Manfaatkan Voucer Diskon

Ramadan menjadi salah satu momen dimana banyak diskon yang diberikan oleh store. Menurut Eko, kita bisa memanfaatkan promo dan diskon tersebut untuk belanja kebutuhan.  

“Apalagi diskon saat ini sudah semakin banyak dan mudah diakses, hanya lewat internet atau aplikasi kita bisa mendapatkan diskon. Ini bisa dimanfaatkan untuk belanja kebutuhan yang banyak namun pengeluaran tetap terkontrol,” jelas Eko. 

Diskon ini bisa menjadi solusi berbelanja di tengah kebutuhan yang semakin banyak namun harga juga melonjak. Namun Eko juga mengingatkan bahwa keberadaan diskon ini bukan memancing kita belanja, akan tetapi menjadi solusi ketika harus berbelanja kebutuhan. “Kita harus tetap ingat belanja dengan cari diskon bukan diskon membuat kita belanja,” tambahnya.

Salah satu penyedia voucer diskon yang dapat dimanfaatkan yaitu Ultra Voucher. Sebagai perusahaan pelopor dan agregator voucher diskon digital terbesar di Indonesia, Ultra Voucher juga menghadirkan berbagai diskon di bulan Ramadan yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna. Ultra Voucher menyediakan promo THR atau Terhemat Hari Raya dengan diskon up to 40 persen di berbagai merchant.

“Kami sadar bahwa kebutuhan masyarakat meningkat di bulan Ramadan sedangkan harga pokok juga melonjak. Untuk itu, kami menyediakan diskon spesial bulan Ramadan agar masyarakat dapat berbelanja kebutuhan namun tetap cuan,” ujar Chief Operating Officer & Co-Founder Ultra Voucher, Riky Boy Permata.

Promo THR Ultra Voucher juga cukup mudah diakses, hanya melalui aplikasi Ultra Voucher pengguna dapat membeli voucher diskon up to 40% yang dapat dimanfaatkan di berbagai merchant pilihan. Saat ini Ultra Voucher telah bermitra dengan lebih dari 300 brand ternama dan lebih dari 40.000 outlet di seluruh Indonesia, di antaranya Carrefour, Indomaret, Alfamart, Sayurbox, dan masih banyak lagi. Promo THR Ultra Voucher dapat dimanfaatkan pengguna pada 26 April 2021 hingga 9 Mei 2021 melalui aplikasi Ultra Voucher.

3. Sesuaikan dengan Kemampuan

Agar tetap cuan saat belanja di bulan Ramadan, menurut Eko yaitu sesuaikan dengan kemampuan keuangan. Walaupun kebutuhan banyak, namun tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita. Maka dari itu, kita harus disiplin dengan daftar prioritas kebutuhan kemudian disesuaikan dengan kondisi keuangan.

“Walaupun bulan Ramadan bertebaran promo dan diskon, kita juga tetap harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Jangan sampai kalap saat melihat diskon yang menggiurkan serta tetap berpegang teguh dengan daftar prioritas kebutuhan,” tutup Eko.

4. Dahulukan kewajiban dan bayar zakat 

Saat menerima THR adalah mengalokasikannya ke prioritas-prioritas utama agar terpenuhi. Seperti membayar zakat fitrah, membayar cicilan, menyisihkan anggaran belanja kebutuhan Ramadan, sisihkan untuk menambung atau investasi jangka panjang,

 

#elevate women

What's On Fimela
Loading