Sukses

Lifestyle

Selalu Kompak, Intip 6 Gaya Parenting ala Kimbab Family yang Bisa Jadi Inspirasi

Fimela.com, Jakarta Kehidupan keluarga multikultural memang menarik untuk diikuti kisahnya, termasuk kehidupan keluarga Youtuber pasangan Indonesia-Korea, Gina dan Jay. Pasangan yang menetap di Korea ini dikenal dengan channel YouTube bertajuk Kimbab Family.

Bersama ketiga anaknya, Suji, Yunji dan Jio, mereka kerap membagikan vlog dan konten-konten informatif mengenai kehidupan di Korea. Meski mereka keluarga multikultural, perbedaan budaya tak menghalangi kekompakan mereka.

Kimbab Family selalu terlihat kompak, hangat dan harmonis. Tak heran, jika gaya parenting mereka sering membuat banyak orang penasaran. Dalam acara Meet & Greet Kimbab Family di Gandaria City Mall, Jakarta, pada (21/1), Kimbab Family berbagi rahasia seputar gaya parenting mereka. Penasaran? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

1. Berpelukan Ketika Bertengkar

Kekompakan itu juga terlihat pada anak-anak Gina dan Jay, mereka selalu terlihat akur dan saling menjaga satu sama lain. Gina mengungkapkan, bahwa dirinya selalu memberikan nasehat pada anak-anaknya untuk tidak berselisih paham.

“Saya selalu bilang ke Neng Suji, Yunji, Jio, mereka saudara kandung, penting untuk akur. Beruntung punya saudara tidak seperti appa-nya,” ujar Gina kepada Fimela.

Ketika buah hatinya bertengkar, Gina dan Jay membiasakan anaknya untuk berpelukan dan cium kasih sayang.

2. Saling Toleransi dan menghargai

Menjalani kehidupan dengan pasangan berbeda negara dan budaya tentu bukanlah hal yang mudah bagi Gina dan Jay. diakui mereka, kesulitan itu muncul di awal-awal pernikahan.

Menurut Gina, harus ada yang mengalah ketika dihadapi sebuah pilihan. Termasuk urusan tinggal di Indonesia atau Korea. Karena mempertimbangkan kondisi mertuanya, Gina pun mengalah ikut Jay tinggal di Korea. Terlebih Jay merupakan anak tunggal yang tentu berkewajiban menjaga orangtuanya.

Begitu pula dengan bahasa sehari-hari. Gina dan Jay selalu menerapkan bahasa Indonesia dan Korea di rumahnya. Kebiasaan inilah yang membuat Suji, Yunji dan Jio memahami dua bahasa sekaligus.

“Meskipun mereka memiliki gen Korea dan tinggal di sana, saya ingin anak-anak tetap mengenal bahasa dan budaya Indonesia,” kata Gina.

3. Menyelesaikan Masalah dengan Kepala Dingin

Perdebatan yang berujung salah paham dan pertengkaran tentu selalu ada dalam setiap hubungan suami istri. Gina mengakui hal tersebut sering terjadi di awal-awal pernikahan.

Ketika dihadapi masalah, Gina dan Jay memakai memilih cara untuk meredam emosi terlebih dahulu dengan memisahkan diri satu sama lain. Ketika emosi sudah mereda, keduanya membicarakan masalah dengan kepala dingin. 

“Kami selalu berpikir komunikasi penting untuk menjaga tetap harmonis,” kata Gina.

4. Mendukung Minat dan Bakat Anak

Soal minat, Gina dan Jay selalu menyerahkan sepenuhnya kepada anak. Keduanya justru mendukung apapun cita-cita yang diinginkan anak. Seperti ekstrakurikuler di sekolah, Suji, Yunji dan Jio memilih sendiri kegiatan yang diminati.

“Kita suruh coba dulu, kita kasih lihat maunya apa. Ada evaluasi juga ke guru, kita kasih mereka coba semuanya,” tuturnya.

5. Deep Talk

Melakukan deep talk pada anak merupakan hal yang penting bagi Gina. hal ini agar anak terbiasa terbuka kepada orangtua. 

Gina pun selalu menerapkan sesi deep talk setiap saat, baik kalau makan maupun sebelum tidur.

“Ngomongnya (deep talk) selalu barengan, karena enggak pernah mau kalau satu-satu, mereka suka jealous,” ungkap Gina.

6. Mengatur Pemakaian Gadget

Pemakaian gadget pada anak memang tak dapat dihindari di era digital saat ini. Gina dan Jay pun menyadari hal itu. Meski begitu, keduanya selalu memiliki aturan tersendiri ketika anaknya menggunakan gadget.

“Suji pun baru kami kasih akses telepon saja, ketika pulang sekolah di simpan oleh kami. Jadi kami belum kasih akses sosial media, masih takut,” ungkap Gina.

Namun, perlahan-lahan Gina dan Jay tentu memberi tahu anak agar siap menghadapi terpaan sosial media. “Kami lagi mempersiapkan,” tandasnya.

What's On Fimela
Loading