Sukses

Lifestyle

Mau Diet yang Tak Bikin Sengsara? Ikuti 5 Tips Mudah Ini

Fimela.com, Jakarta Saat membicarakan tentang diet, banyak orang seringkali membayangkan rasa lapar yang menghantui. Apakah diet harus selalu identik dengan perasaan lapar dan pengorbanan? Jawabannya tidak. Pada dasarnya, diet yang aman dan sehat tidak akan membuat kamu sengsara. 

Tapi, tahukah kamu kunci utama dalam menjalankan diet yang sehat dan aman? Meskipun terdengar klise, namun menjaga pola makan yang seimbang justru dapat membantu menjaga kesehatan dan memperlancar proses diet yang dilakukan. Di samping itu, diet yang nyaman pastinya membuatmu lebih menikmati perjalanan menuju gaya hidup yang lebih baik. 

Yuk, ikuti 5 tips ini yang membantu menjaga perasaan kenyang selama menjalani diet!

1. Mengenali Rasa Lapar yang Sehat

Pada dasarnya rasa lapar dibagi menjadi dua, yaitu lapar fisik dan lapar emosional. Lapar fisik merupakan lapar yang betul-betul dibutuhkan oleh tubuh. Sedangkan lapar emosional atau biasa disebut false hunger, biasanya muncul karena membayangkan makanan yang disukai dan diinginkan.  

Bagaimana cara mengetahui tanda-tandanya? Disebut fisik jika seseorang cenderung makan segala sesuatu yang membuatnya merasa puas tanpa pilih-pilih makanan. Berbeda dengan lapar fisik, lapar emosi biasanya mengarah pada keinginan untuk mengonsumsi makanan tertentu. 

Dari penjelasan tersebut, sudah jelas bahwa lapar fisik lebih sehat dibanding lapar emosional. Jika sedang menjalankan diet, pastikan kamu makan di waktu lapar fisik, ya. 

2. Pilihan Makanan yang Mengenyangkan

Makanan yang mengenyangkan akan membuat frekuensi lapar menjadi berkurang. Rasa lapar yang jarang akan berkontribusi pada keberhasilan diet yang kamu jalani. Dilansir dari Healthline, terdapat jenis makanan yang dapat kamu konsumsi untuk rasa kenyang yang lebih lama. Kamu dapat mencoba kentang rebus sebagai karbohidrat, telur rebus dan kacang-kacangan sebagai protein, sayuran dan buah-buahan sebagai sumber serat. 

3. Porsi Makan yang Tepat

Pilihan makanan-makanan sehat akan terasa percuma jika tidak disesuaikan dengan porsi yang tepat. Selain untuk menurunkan berat badan, mengatur porsi makan optimal bisa memperlancar pencernaan dan mengontrol gula darah.  Lantas, adakah aturan pembagian porsi ideal pada makanan? Tentu ada. Pembagian porsi ideal menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia adalah 25% karbohidrat, 25% lauk pauk, serta 50% sayuran dan buah. 

4. Frekuensi Makan yang Teratur

Kamu mungkin bertanya-tanya, berapa kali idealnya makan dalam sehari? Umumnya, makan dalam satu hari dapat dibagi menjadi tiga kali, mulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam. 

Namun pada kenyataannya, tidak sedikit orang yang melewatkan sarapan karena alasan diet. Padahal, makan pagi dengan menu dan waktu yang tepat justru dapat membantu keberhasilan dietmu. Sebab ketika sudah mengisi tenaga di pagi hari, kamu tidak memerlukan porsi yang berlebihan saat makan siang. Maka dari itu, waktu yang disarankan untuk sarapan setidaknya 1-2 jam sebelum beraktivitas. 

Selanjutnya, luangkan waktu di siang hari untuk menyantap makanan. Pilih waktu yang tepat, seperti pukul 12.00 - 13.00 siang untuk melakukannya. Selain itu, pastikan juga untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, namun dengan porsi yang tidak berlebihan.

Sementara itu, makan malam sebaiknya dilakukan 2-3 jam sebelum tidur. Ini karena, waktu makan yang terlalu dekat dengan jam tidur akan membuat proses pencernaan menjadi tidak maksimal. Di samping itu, banyak juga orang yang percaya bahwa makan di atas jam 7 malam dapat membuat berat badan lebih mudah naik. 

5. Menjaga Hidrasi yang Cukup

Minum cukup air memiliki peran penting dalam mengatur rasa lapar. Umumnya, setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi minimal 8 gelas air dalam sehari, begitupun dengan kamu yang menjalankan diet. Dengan melakukan hal ini, kamu juga dapat terhindar dari sinyal lapar emosi.

Menerapkan beberapa tips di atas setidaknya dapat membantu kamu memulai pola diet sehat. Penting untuk diingat, jangan pernah kamu diet sampai mengorbankan kesehatan ya. Memang hasilnya tidak instan, tapi kuncinya adalah sabar dan konsisten untuk mencapai berat badan ideal. Jadi gimana? Sudah siap untuk melakukan diet tanpa sengsara?

 

Penulis: Nihel Rashiqa Rinaldo

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading