Sukses

Lifestyle

Mengenal 5 Tanda Kamu Sudah Masuk ke dalam Hubungan Situationship

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela pernah mendengar istilah situationship? Sepertinya istilah ini masih terdengar belum familiar bagi segenap orang. Pada kenyataannya, sudah banyak orang yang menjalani hubungan seperti ini. Jika kamu pernah mendengar sebutan hubungan tanpa status HTS), situationship sama dengan kondisi tersebut.

Ditinjau dari situs Cleveland Clinic, situationship adalah hubungan yang terjadi tanpa ada status resmi. Hubungan ini akan terasa seperti pertemanan yang mengarah pada hubungan asmara, tetapi tidak bisa didefinisikan dan tidak memiliki batasan yang jelas. Pada dasarnya, hubungan ini terjadi tanpa adanya komitmen dan aturan. Meskipun tanpa adanya kejelasan dan kepastian, banyak orang masih mempertahankannya karena beberapa alasan. 

Salah satu alasannya yaitu seseorang bisa mendapatkan perhatian dan saling mendukung dengan orang lain, tanpa harus terpaut pada tekanan untuk memutuskan sesuatu. Akan tetapi, tidak adanya kejelasan dalam hubungan tersebut juga bisa membuat salah satu pihak berekspektasi dan berharap lebih pada hubungan tanpa status ini. 

Melansir dari laman choosing therapy dan Cleveland Clinic, terdapat tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kamu berada pada situationship

Tidak Memberikan Label pada Hubungan Tersebut

Sesuai dengan yang disebutkan sebelumnya, seseorang yang tengah berada pada situationship tidak akan memberikan label atau status mengenai hubungan mereka. Jika seseorang merasa terbebani dan memiliki masalah dengan komitmen, maka mereka akan menjalani hubungan tersebut dengan santai dan leluasa, tanpa harus memperhatikan status. Mendefinisikan hubungan bisa mengubah apa yang dimiliki oleh mereka berdua. Hal tersebut justru dapat mengarah pada rasa takut dan cemas bahwa hubungan akan berubah menjadi berlebihan. 

2. Tidak Adanya Perencanaan Jangka Panjang

Merencanakan sesuatu dalam rentang waktu yang panjang di masa depan bisa membuat hubungan tersebut dianggap sebagai hubungan yang lebih dari sekadar hubungan biasa. Kenyataannya, situationship dilakukan secara mengalir tanpa adanya rencana yang jelas. Pertemuan terkadang bukan dijadikan sebagai prioritas utama. Hubungan tersebut pun seakan-akan tidak bertumbuh dan tidak berakhir. 

3. Tidak Adanya Konsistensi

Pada suatu hubungan, komunikasi dan saling berkabar akan dilakukan secara konsisten. Berbeda dengan situationship, komunikasi terkadang terjalin tanpa adanya konsistensi. Sering kali, perasaan pun berjalan secara tidak konsisten. Bisa saja salah satu pihak sengaja untuk menanggapi secara lambat atau menghindari percakapan serius mengenai hubungan. Pada dasarnya, konsistensi menjadi tanda dari sebuah komitmen untuk hubungan yang lebih serius karena bisa membawa pada kepercayaan. 

4. Emosi yang tidak jelas

Salah satu pihak atau keduanya masih merasakan emosi dan perasaan yang tidak jelas dan tidak yakin mengenai satu sama lain. Di antara keduanya bahkan tidak mengungkapkan arti diri masing-masing. Bisa saja salah satu pihak tidak menginginkan hubungan yang mengarah pada hubungan yang serius. Melalui tindakan dan ucapan, hal tersebut bisa saja ditunjukkan. 

5. Tidak Diperkenalkan pada Teman atau Keluarga

Hubungan yang berjalan dengan santai dan leluasa membuat salah satu dari mereka atau bahkan keduanya terkadang merasa untuk tidak perlu membawa orang lain ke dalam kehidupan pribadi mereka. Biasanya, perkenalan pada orang tua dan teman bukanlah sesuatu yang wajib. Salah satu pihak mungkin ingin menjaga privasi dan kehidupan sosial. Hanya ada kesempatan untuk orang yang terpilih untuk di terima ke dalam lingkungan sosial dan telah mengarah pada hubungan yang lebih mendalam. 

Demikian, tanda-tanda yang bisa mengarah pada situationship. Apabila kamu sudah merasakannya, maka pilihan itu akan ada di tanganmu untuk tetap bertahan atau keluar dari situasi tersebut. 

 

Penulis : Syifa Azzahra

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading