Sukses

Lifestyle

Inilah Perbedaan Vegan dan Vegetarian yang Perlu Kamu Ketahui

Fimela.com, Jakarta Pasti kamu pernah mendengar istilah vegan dan vegetarian, lalu menganggapnya sebagai dua hal yang sama, yakni sama-sama menghindari makanan seperti daging dan protein hewani lainnya. Padahal vegan dan vegetarian adalah dua istilah yang berbeda.

Baik vegan maupun vegetarian memiliki polanya masing-masing meskipun keduanya memiliki kesamaan, yakni mengutamakan konsumsi nabati. Pengelompokan cara makan ini juga memiliki alasan tertentu, salah satunya adalah alasan kesehatan. Maka dari itu, kamu pasti pernah bertemu dengan orang vegan maupun vegetarian.

Para vegan dan vegetarian memiliki banyak alasan mengapa mereka beralih ke pola makan nabati. Makanan murni, diet nabati dikaitkan dengan berat badan yang lebih rendah dan penurunan risiko beberapa kondisi kronis, termasuk penyakit jantung, pembunuh utama pria dan wanita, serta kanker, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penurunan kognitif.

Dua versi spesifik dari pola makan nabati yang paling populer adalah vegetarianisme dan veganisme. Makanan vegetarian dilaporkan telah ada sejak 700 SM. Sampai saat ini para vegan dan vegetarian tetap eksis. Hal ini disebabkan karena mereka peduli terhadap kesehatan, etika, lingkungan, dan agama.

Buat kamu yang ingin tahu lebih banyak mengenai vegan dan vegetarian, simak artikel berikut. Fimela.com akan membagikan informasi perbedaan vegan dan vegetarian yang perlu kamu ketahui agar kamu bisa membedakannya.

Vegetarian

Vegetarian adalah gaya hidup yang dijalani oleh seseorang dengan menu makanan biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, jamur, dan beberapa makanan non-hewani lainnya seperti garam dengan atau tanpa produk susu, madu dan/atau telur.

Seorang vegetarian tidak mengonsumsi makanan yang berasal atau dibuat dengan bantuan produk yang terbuat dari tubuh hewan hidup atau mati seperti daging, unggas, ikan atau produk sampingan dari pembantaian hewan.

Adapun jenis-jenis maupun tngkatan dalam vegetarian yang paling umum yakni, sebagai berikut:  

Vegetarian Lacto-ovo

Vegetarian Lacto-ovo adalah vegetarian yang menghindari semua daging hewan, tetapi mengonsumsi produk susu dan telur.

Vegetarian Lacto

Vegetarian Lacto ialah vegetarian yang menghindari daging dan telur hewani, tetapi mengonsumsi produk susu.

Ovo vegetarian

Ovo Vegetarian adalah vegetarian yang menghindari semua produk hewani kecuali telur.

Vegan

Vegan adalah gaya hidup yang berusaha untuk menghindari semua bentuk eksploitasi dan kekejaman hewan sebanyak mungkin. Oleh karena itu, pola makan vegan tidak hanya menjauhi daging hewan, tetapi juga susu, telur, dan bahan-bahan yang berasal dari hewan. Termasuk gelatin, madu, pepsin, lak, albumin, kasein, dan beberapa bentuk vitamin D3.

Baik vegan maupun vegetarian sangat menghindari asupan produk hewani karena alasan yang sama. Perbedaan terbesar terletak pada sejauh mana produk hewani itu diterima.

Vegetarian dan vegan sama-sama menghindari daging dalam menu makanan mereka karena alasan lingkungan. Vegetarian mungkin masih mentoleransi beberapa produk yang dihasilkan oleh hewan seperti susu dan madu, tapi vegan memilih untuk benar-benar menghindari produk-produk tersebut.

Perbedaan Vegan dan Vegetarian

Letak perbedaan antara vegan dan vegetarian adalah bahwa vegan tidak makan produk hewani sama sekali, sementara vegetarian tidak mengkonsumsi hewan, tetapi tetap mengonsumsi produk yang berasal dari hewan seperti susu dan telur. Orang-orang biasanya memilih pola makan ini karena masalah kesehatan, pembatasan agama atau masalah moral tentang melukai hewan.

Faktanya, sebagian besar vegan berasal dari vegetarian yang meminimalkan konsumsi produk hewani sampai mereka mencapai tingkat vegan. Veganisme sepenuhnya meminimalkan eksploitasi hewan, sementara vegetarianisme hanya meminimalkan penyembelihan langsung.

Para vegetarian menentang pembunuhan hewan untuk makanan, tetapi menganggapnya layak untuk mengkonsumsi produk sampingan hewan seperti susu dan telur, selama hewan-hewan itu disimpan dalam kondisi yang memadai.

Di sisi lain, vegan percaya bahwa hewan memiliki hak untuk bebas dari eksploitasi manusia, baik itu untuk makanan, pakaian, ilmu pengetahuan atau hiburan. Dengan demikian, mereka berusaha untuk mengecualikan semua produk sampingan hewan, terlepas dari kondisi di mana hewan dibesarkan atau ditempatkan. Keinginan untuk menghindari segala bentuk eksploitasi hewan adalah mengapa vegan memilih untuk tidak lagi mengonsumsi susu dan telur.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading