Fimela.com, Jakarta Generasi Z yang lahir pada pertengahan 1990-an hingga 2010-an, lahir dan tumbuh di era perkembangan teknologi yang sangat pesat. Akses informasi yang luas akan segala aspek kehidupan membuat generasi Z memiliki tingkat kecerdasan dan kreativitas yang tinggi. Namun, di balik kelebihan ini, generasi Z mengalami tantangan dan tekanan yang besar, khususnya terhadap masa depan.
Paparan informasi yang luas dan tanpa henti membuat generasi Z juga dapat mengakses hal-hal yang membuat mereka cemas. Apalagi, media sosial menimbulkan banyak tuntutan dalam hidup, seperti persaingan kerja, standar kesuksesan, kondisi ekonomi, dan masih banyak lagi. Hal-hal itulah yang membuat banyak dari mereka mempertanyakan, apakah mereka siap untuk menghadapi kehidupan dewasa di masa depan?
Lantas, apa sebenarnya alasan generasi Z mudah khawatir akan masa depan? Berikut ini FIMELA merangkum beberapa alasannya.
Advertisement
Advertisement
Tekanan Sosial dari Media Sosial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5336834/original/012882200_1756880892-pexels-kampus-7414089.jpg)
Generasi Z adalah pengguna aktif media sosial. Rasanya kurang jika suatu pencapaian atau keberhasilan tidak dibanggakan di media sosial. Jika gen-Z tidak mengelolanya dengan bijak, media sosial ini dapat menjadi boomerang tersendiri. Secara langsung maupun tidak langsung, media sosial akan membuat individu terus menerus membandingkan diri dengan orang lain dan tidak pernah merasa puas. Hal-hal yang terlihat dari media sosial, kemudian diadopsi oleh individu sebagai standar kesuksesan tertentu. “Kok bisa ya orang lain di umur semuda ini sudah menghasilkan uang sebanyak itu?” “Pengen sesukses dia deh saat nanti dewasa”. Pemikiran-pemikiran ini mendoktrin otak individu bahwa jika tidak berhasil mencapai apa yang orang lain capai, artinya individu gagal atau tidak cukup baik.
Tekanan dari Keluarga dan Orang Terdekat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5336837/original/011652400_1756880930-pexels-helenalopes-697244.jpg)
Tidak hanya tekanan dari apa yang dilihat di media sosial, tekanan dari orang-orang terdekat juga berperan besar dalam membentuk kecemasan gen-Z. Terkadang bentuk tekanan ini tidak secara langsung disampaikan, hanya melalui perkataan tersirat, namun ternyata hal ini juga menimbulkan kecemasan tersendiri, seperti “belajar yang pintar supaya sukses” atau “anak teman mama sudah punya usaha sendiri lho”. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut karena niatnya yang baik, sehingga generasi muda perlu mencernanya dengan bijak, agar tidak menjadi alasan untuk takut akan masa depan.
Advertisement
Ketidakpastian Kondisi & Ekonomi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5336850/original/072385600_1756880976-pexels-hillaryfox-1595385.jpg)
Semakin dewasa, generasi Z disadarkan dengan biaya hidup yang semakin tinggi. Belum lagi persaingan yang ketat dalam mencari pekerjaan, padahal lapangan pekerjaannya sendiri sudah sangat kecil. Tidak berhenti hanya pada persaingan antar orang, persaingan dengan teknologi pun ada. AI yang semakin canggih mulai menggantikan tenaga kerja dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini mengakibatkan gen-Z mudah “overthinking”, apakah bisa menanggung biaya hidup sendiri nantinya? Atau apakah pekerjaan yang nanti dilakukan bisa sesuai dengan minat? Ketidakpastian dari lingkungan eksternal inilah yang juga berperan dalam ketakutan gen-Z.
Rasa takut adalah hal yang wajar, tapi perlu diingat bahwa hidup adalah perjalanan panjang untuk mencari tahu dan belajar. Gen-Z memiliki banyak potensi dengan kecerdasan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang mereka miliki, bisa untuk menghadapi tantangan masa depan dengan cara mereka sendiri. Jadi, tidak ada lagi yang perlu ditakutkan ya!

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5336826/original/080267700_1756880835-pexels-moose-photos-170195-1036620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2915562/original/041506200_1568864146-merakist-CNbRsQj8mHQ-unsplash.jpg)
![Sahabat Fimela, foto keluarga yang terlihat spontan justru sering terasa lebih natural dan penuh cerita dibanding pose yang terlalu formal. f[Dok/freepik.com/pchvector]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/dvcaFlLD52L-XiJszSMZSwrQzQY=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5631062/original/040957100_1778229336-12873.jpg)
![Perjalanan panjang di dalam mobil juga kerap membuat anak cepat merasa bosan atau suasana menjadi terlalu sunyi. Karena itu, memilih permainan yang tepat bisa menjadi kunci agar road trip tetap seru dan menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/I06S8psEhvKoujosPxpjt2fx_2Q=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672603/original/047792900_1778485957-2151030899.jpg)
![Aktivitas seni mengasah kreativitas anak Anda. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sYRo04pdq3jyVEYK1TRLHwhCotw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211232/original/000151300_1779089269-pexels-rdne-7605918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7755730/original/072986100_1780564550-pexels-kampus-7669218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546748/original/085344500_1775364892-happy-mother-with-kid-nature.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5577315/original/015170800_1778050348-jcomp_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497029/original/010044200_1770614000-girl-drawing-hearts-paper.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440208/original/015712600_1765425683-IMG-20251211-WA0006.jpg)
![Slow parenting adalah cara mengasuh anak dengan lebih sadar, tidak terburu-buru, dan tidak terobsesi pada pencapaian atau kesempurnaan. [Dok/freepik.com/tirachardz]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/wkg4QJD6r_Y8ORUak3tmjKCWapM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537552/original/023367100_1774426600-2827.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5358209/original/051376200_1758601058-jcomp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257909/original/055847500_1781261860-maha5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326412/original/029959800_1787022291-IMG_20260818_093554_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326914/original/071150600_1787041097-WhatsApp_Image_2026-08-18_at_15.11.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306886/original/019547400_1784913814-jam6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326690/original/059733100_1787033356-1b2d1435-cd30-4b6a-9443-7279422d6abc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326790/original/041897500_1787036607-WhatsApp_Image_2026-08-18_at_13.41.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327049/original/078694600_1787049100-pexels-silverkblack-36697515.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385091/original/067376900_1760872133-hailey-reed-2sgWX9pd8sI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326196/original/056410800_1786964588-Screenshot_2026-08-17_172631.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440208/original/015712600_1765425683-IMG-20251211-WA0006.jpg)