Sukses

Lifestyle

Tips Mudah Atasi Brain Fog agar Kerja Lebih Lancar

Fimela.com, Jakarta Pernah merasa otak seperti berkabut, sulit fokus, dan semua terasa lambat? Kondisi ini sering disebut brain fog. Meski bukan penyakit serius, brain fog bisa mengganggu produktivitas dan membuat aktivitas sehari-hari terasa berat. Penyebabnya beragam, mulai dari kurang tidur, pola makan yang tidak seimbang, stres, hingga terlalu lama menatap layar gadget. Kabar baiknya, ada berbagai cara sederhana yang bisa membantu mengusir rasa berkabut di kepala dan mengembalikan kejernihan pikiran.

1. Istirahat yang cukup

Bersumber dari laman bbc.com tidur adalah waktu pemulihan alami bagi tubuh dan otak. Saat kurang tidur, konsentrasi akan menurun, daya ingat melemah, dan sulit berpikir jernih. Karena itu, usahakan tidur 7–8 jam per malam agar tubuh benar-benar pulih. Cobalah buat rutinitas tidur yang konsisten, misalnya tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari. Hindari juga penggunaan gadget sebelum tidur karena cahaya biru bisa mengganggu kualitas tidur.

2. Perhatikan asupan makanan

Apa yang kamu makan sangat berpengaruh pada kondisi otak. Makanan kaya protein, serat, dan vitamin B dapat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari. Sebaliknya, konsumsi makanan tinggi gula hanya memberi energi sesaat lalu membuat tubuh cepat lelah. Pilihlah menu sehat seperti sayuran, buah, biji-bijian, dan sumber protein nabati atau hewani berkualitas. Dengan pola makan yang lebih seimbang, otak akan mendapat “bahan bakar” yang tepat untuk bekerja optimal.

3. Cukupi kebutuhan hidrasi tubuh

Banyak orang tidak menyadari bahwa dehidrasi ringan saja sudah cukup membuat otak terasa lemah. Jika kamu merasa pusing, sulit fokus, atau cepat lelah, bisa jadi tubuh kekurangan cairan. Biasakan minum air putih secara rutin, bahkan sebelum haus. Kamu juga bisa menambahkan buah-buahan segar ke dalam air agar lebih menyegarkan. Dengan tubuh yang terhidrasi baik, aliran oksigen ke otak lebih lancar sehingga konsentrasi pun meningkat.

4. Bergerak aktif

Olahraga tidak selalu harus berat di gym. Aktivitas ringan seperti jalan kaki 15 menit, stretching di sela pekerjaan, atau yoga sederhana sudah bisa membantu melancarkan peredaran darah. Saat tubuh bergerak, hormon endorfin dilepaskan sehingga suasana hati lebih baik. Selain itu, otak juga mendapat suplai oksigen lebih banyak yang membuatnya terasa segar. Jadi, sisihkan waktu untuk bergerak agar pikiran tidak mudah tumpul.

5. Atur Beban Kerja

Menumpuk banyak pekerjaan sekaligus bisa membuat otak kewalahan dan akhirnya memicu brain fog. Solusinya adalah dengan mengatur prioritas. Buat daftar tugas harian dan urutkan dari yang paling penting. Kerjakan satu per satu agar fokusmu tidak terpecah. Jangan lupa juga untuk memberi jeda istirahat singkat setiap beberapa jam. Dengan cara ini, otak tetap segar dan mampu bekerja lebih efisien.

6. Kurangi distraksi digital

Ponsel yang terus berbunyi dan notifikasi media sosial bisa dengan mudah memecah konsentrasi. Tanpa disadari, waktu produktifmu terbuang hanya untuk mengecek hal-hal kecil. Cobalah aktifkan mode “do not disturb” saat sedang fokus bekerja. Atur waktu khusus untuk mengecek pesan dan media sosial. Lingkungan kerja yang minim distraksi akan membantu otak lebih fokus dan mengurangi rasa berkabut.

7. Luangkan waktu untuk relaksasi

Stres adalah salah satu pemicu terbesar brain fog. Jika pikiran terlalu penuh, otak jadi sulit fokus dan cepat lelah. Luangkan waktu sejenak untuk beristirahat dengan cara yang kamu suka, entah itu meditasi, membaca buku, atau mendengarkan musik tenang. Melakukan aktivitas yang membuat rileks dapat menurunkan kadar stres dan memberi kesempatan otak untuk “bernapas”. Semakin rileks pikiran, semakin mudah pula otak kembali jernih.

Brain fog memang bisa terasa mengganggu, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan tidur cukup, pola makan sehat, cukup minum air, olahraga rutin, serta pengelolaan stres yang baik, kejernihan pikiran bisa kembali. Kuncinya adalah konsistensi dalam menjalankan kebiasaan sehat setiap hari. Semakin disiplin kamu menjaga pola hidup, semakin kecil kemungkinan otak terasa berkabut. Hasilnya, kerja lebih lancar, fokus meningkat, dan energi pun tetap stabil sepanjang hari.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading