Sukses

Lifestyle

7 Cara Membersihkan Teflon Berkerak Tanpa Merusak Lapisan Anti Lengket Asli, Efektif Ditiru

Fimela.com, Jakarta - Seiring waktu, penggunaan teflon untuk memasak dapat menyebabkan terjadinya penumpukan kerak, terutama pada bagian bawah dan sisi wajan. Kerak yang menempel ini tidak hanya dapat merusak penampilan, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas masakan jika dibiarkan terlalu lama. Sayangnya, banyak orang melakukan kesalahan saat membersihkan teflon, seperti menggosoknya dengan keras atau menggunakan bahan abrasif, yang dapat berisiko merusak lapisan anti lengket yang ada.

Namun, sebenarnya ada cara aman dan efektif untuk membersihkan teflon yang berkerak tanpa merusak lapisan anti lengketnya. Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana dan teknik yang tepat, teflon dapat kembali bersih dan lebih tahan lama untuk digunakan. Artikel ini akan menjelaskan metode untuk membersihkan teflon berkerak dengan cara yang aman, sehingga aktivitas memasak tetap menyenangkan dan peralatan dapur Anda dapat bertahan lebih lama.

1. Rendam dengan Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

Untuk membersihkan teflon yang berkerak dengan aman, langkah yang paling efektif adalah merendamnya dalam air hangat yang dicampur dengan sabun cuci piring cair. Air hangat bekerja untuk melunakkan kerak yang terdiri dari sisa minyak dan makanan, sedangkan sabun berfungsi untuk mengangkat lemak tanpa merusak lapisan anti lengket. Pastikan untuk merendam teflon selama 15 hingga 30 menit agar kotoran dapat terlepas dengan lebih mudah.

Setelah proses perendaman, gunakan spons lembut dan bersihkan teflon dengan gerakan memutar yang lembut. Penting untuk tidak menggosok terlalu keras, terutama pada bagian dalam wajan, untuk menghindari kerusakan. Metode ini sangat cocok untuk mengatasi kerak ringan hingga sedang dan dapat dilakukan secara rutin agar teflon tetap bersih dan awet.

2. Gunakan Baking Soda dan Air

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan baking soda yang terkenal efektif dalam mengangkat noda membandel tanpa sifat abrasif yang berbahaya. Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga menjadi pasta kental, kemudian oleskan pada bagian teflon yang berkerak, terutama pada bagian luar dan dasar wajan yang sering mengalami penghitaman.

Diamkan pasta baking soda tersebut selama 20 hingga 30 menit agar kerak dapat melunak. Setelah waktu tersebut, bersihkan dengan lembut menggunakan spons atau kain microfiber. Pastikan untuk membilas hingga bersih dan keringkan dengan baik. Metode ini aman untuk digunakan secara berkala dan tidak akan merusak lapisan anti lengket yang ada pada teflon.

3. Rebus Air dan Cuka di Dalam Teflon

Metode yang dapat digunakan untuk mengatasi kerak yang menempel di dalam teflon adalah dengan merebus air dan cuka. Caranya, isi teflon dengan air secukupnya, lalu tambahkan beberapa sendok makan cuka. Setelah itu, panaskan campuran tersebut hingga mendidih selama beberapa menit. Proses ini bertujuan agar kerak dan sisa minyak dapat terangkat dari permukaan teflon.

Setelah air mulai agak dingin, buang cairan tersebut dan bersihkan teflon menggunakan spons lembut. Cuka berfungsi untuk melarutkan lemak dan kerak tanpa merusak lapisan anti lengket teflon. Pastikan untuk membilas teflon hingga bersih agar tidak ada aroma asam yang tersisa.

4. Manfaatkan Garam Halus untuk Kerak Ringan

Selain itu, garam halus juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kerak ringan yang baru saja terbentuk. Taburkan garam secukupnya pada permukaan teflon yang masih sedikit hangat, kemudian gosok perlahan menggunakan kain lembut atau tisu dapur. Garam memiliki kemampuan untuk menyerap minyak dan melonggarkan kotoran yang menempel.

Namun, teknik ini sebaiknya dilakukan tanpa memberikan tekanan berlebihan. Gunakan metode ini hanya untuk kerak yang tipis dan lakukan secara berkala agar lapisan anti lengket tetap terjaga dengan baik. Setelah proses pembersihan selesai, pastikan untuk membilas teflon dengan air bersih dan keringkan dengan baik.

5. Gunakan Air Lemon atau Jeruk Nipis

Jeruk nipis atau air lemon mengandung asam alami yang sangat efektif dalam menghilangkan noda lemak dan kerak. Untuk menggunakan bahan ini, peras jeruk nipis atau lemon, kemudian campurkan dengan air hangat. Larutan yang dihasilkan dapat digunakan untuk merendam atau mengelap permukaan teflon yang berkerak.

Selain fungsi pembersihan, lemon juga berperan dalam menghilangkan bau tidak sedap yang mungkin menempel pada teflon. Setelah proses penggosokan dengan spons lembut, pastikan untuk membilasnya hingga bersih. Metode ini tidak hanya aman, tetapi juga ramah lingkungan, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin menghindari penggunaan bahan kimia yang keras.

6. Bersihkan Saat Teflon Sudah Dingin

Selanjutnya, penting untuk diperhatikan bahwa membersihkan teflon saat masih panas dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan anti lengketnya. Oleh karena itu, sebaiknya tunggu hingga teflon benar-benar dingin sebelum melakukan pencucian. Perbedaan suhu yang ekstrem antara teflon yang panas dan air dingin dapat mempercepat kerusakan pada lapisan tersebut.

Dengan membersihkan teflon setelah dingin, kerak yang menempel akan lebih stabil dan lebih mudah diangkat dengan cara yang aman. Kebiasaan ini sangat sederhana, namun dapat membantu menjaga kualitas teflon agar tetap licin dan awet dalam jangka waktu yang lama.

7. Gunakan Spons Khusus Anti Lengket

Pemilihan alat pembersih memiliki dampak yang signifikan terhadap daya tahan teflon. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan spons khusus yang dirancang untuk peralatan anti lengket dan memiliki tekstur yang lembut. Hindari penggunaan alat seperti kawat besi, sikat kasar, atau sabut logam, karena dapat menggores permukaan teflon.

Dengan menggunakan spons yang sesuai dan menerapkan teknik pembersihan yang lembut, kerak yang menempel dapat dihilangkan tanpa merusak lapisan anti lengket yang asli. Melakukan perawatan rutin seperti ini akan memastikan teflon tetap bersih, aman untuk digunakan, dan lebih awet meskipun digunakan setiap hari.

Perawatan Tambahan

Selalu bilas teflon dengan air bersih setelah membersihkannya untuk memastikan semua sisa sabun atau bahan pembersih terangkat. Setelah dicuci, keringkan dengan lap kain lembut dan jangan biarkan teflon tetap lembap terlalu lama karena air yang tersisa bisa merusak permukaan anti-lengket seiring waktu.

Saat memasak, gunakan alat masak dari kayu, silikon, atau plastik khusus anti-lengket, dan hindari alat logam yang dapat menggores lapisan. Selain itu, jangan pernah memanaskan teflon kosong terlalu lama, karena panas berlebih tanpa makanan dapat mempercepat kerusakan lapisan anti-lengket dan membuatnya lebih cepat mengelupas. Dengan rutin melakukan langkah-langkah ini, teflon akan tetap awet dan efektif untuk jangka panjang.  

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading