Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, membersihkan rumah terkadang terasa seperti pekerjaan yang tidak ada habisnya. Baru selesai merapikan ruang tamu, sudah ada piring yang harus dicuci atau pakaian yang kembali menumpuk. Karena itu, daripada menunggu waktu luang untuk membersihkan rumah sekaligus, coba ubah cara dengan membuat rutinitas singkat setiap hari.
Dilansir dari Apartment Therapy, membagi pekerjaan rumah menjadi sesi 15 menit pada hari kerja dapat membantu menjaga rumah tetap rapi tanpa harus menghabiskan waktu seharian untuk bersih-bersih. Kuncinya adalah menggunakan waktu tersebut secara fokus dan membagi tugas berdasarkan area rumah.
Konsep ini juga membuat aktivitas bersih-bersih terasa lebih ringan. Kamu tidak perlu langsung menyelesaikan semua pekerjaan dalam satu waktu. Cukup tentukan area atau beberapa tugas yang ingin diselesaikan selama 15 menit, kemudian berhenti ketika waktunya selesai.
Advertisement
Sebelum memulai, siapkan perlengkapan yang dibutuhkan agar tidak membuang waktu untuk mondar-mandir mengambil alat. Kamu bisa menyimpan beberapa perlengkapan dasar dalam satu wadah sehingga lebih mudah dibawa dari satu ruangan ke ruangan lain.
Agar rutinitas semakin mudah dilakukan, pilih waktu yang paling realistis untukmu. Bisa setelah sarapan, sebelum bekerja, sepulang aktivitas, atau menjelang tidur. Yang terpenting bukan kapan waktunya, tetapi konsistensi menjadikannya kebiasaan.
Dengan begitu, membersihkan rumah tidak lagi terasa seperti tugas besar yang harus ditunda sampai akhir pekan. Hanya dengan 15 menit, sedikit demi sedikit rumah bisa tetap terasa lebih rapi dan nyaman setiap hari.
Advertisement
Bagi Tugas Berdasarkan Ruangan agar Lebih Teratur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318858/original/036105100_1786167448-pexels-rdne-5591653.jpg)
Salah satu cara agar rutinitas 15 menit tidak terasa membingungkan adalah membagi pekerjaan berdasarkan area rumah. Dengan begitu, kamu tidak perlu memikirkan terlalu banyak hal sekaligus dan bisa langsung fokus pada bagian yang sedang dibersihkan.
Misalnya, Senin bisa digunakan untuk ruang tamu dan area masuk rumah. Gunakan waktu tersebut untuk mengembalikan barang ke tempatnya, membersihkan permukaan meja, merapikan sofa, lalu menyapu atau menyedot debu di lantai. Tidak perlu mengejar hasil yang sempurna, cukup pastikan area terlihat lebih rapi dibandingkan sebelumnya.
Selasa bisa menjadi waktu untuk kamar mandi. Rapikan perlengkapan yang berserakan, bersihkan wastafel dan cermin, lalu lanjutkan dengan membersihkan bagian lantai yang terlihat kotor. Jika masih ada waktu, kamu bisa mengganti handuk atau mengosongkan tempat sampah.
Selanjutnya, Rabu dapat digunakan untuk kamar tidur. Rapikan tempat tidur, masukkan pakaian ke tempatnya, bersihkan permukaan meja, dan bersihkan lantai. Kebiasaan sederhana seperti langsung mengembalikan barang ke tempatnya juga dapat membantu mengurangi pekerjaan yang menumpuk.
Untuk Kamis, fokuskan waktu pada dapur. Bersihkan meja dan area memasak, rapikan peralatan makan, serta lap bagian luar peralatan yang sering digunakan. Sementara itu, Jumat bisa dijadikan hari untuk tugas tambahan yang sempat terlewat selama minggu berjalan.
Pembagian seperti ini membuat seluruh rumah tetap mendapatkan perhatian tanpa membuatmu harus membersihkan semuanya sekaligus. Jika ada hari yang terlewat, tidak perlu merasa gagal. Cukup lanjutkan kembali pada hari berikutnya dan sesuaikan jadwal dengan aktivitas sehari-hari.
Kunci Rutinitas 15 Menit adalah Konsisten, Bukan Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318859/original/066038600_1786167451-woman-cleaning-her-home.jpg)
Sahabat Fimela, setelah memiliki jadwal bersih-bersih, tantangan berikutnya adalah membuatnya tetap berjalan. Tidak perlu memaksakan diri menyelesaikan terlalu banyak pekerjaan dalam waktu 15 menit. Justru, semakin realistis target yang dibuat, semakin mudah rutinitas tersebut dipertahankan.
Salah satu kebiasaan yang bisa diterapkan adalah menyelesaikan pekerjaan kecil sesegera mungkin. Misalnya, langsung mencuci piring setelah makan, mengembalikan barang ke tempatnya, atau membuang sampah ketika sudah penuh. Kebiasaan sederhana ini membantu mencegah pekerjaan rumah menumpuk menjadi satu tugas besar. Apartment Therapy juga menyarankan beberapa kebiasaan harian di luar sesi bersih-bersih, seperti membereskan dapur setelah makan dan menangani cucian secara rutin.
Saat menjalankan sesi 15 menit, kamu juga bisa menggunakan timer agar lebih fokus. Selama waktu tersebut, hindari terdistraksi oleh ponsel atau pekerjaan lain. Anggap saja 15 menit sebagai waktu khusus untuk membuat rumah sedikit lebih nyaman.
Yang paling penting, jangan menjadikan rumah yang sempurna sebagai tujuan utama. Ada hari ketika rumah mungkin kembali berantakan karena pekerjaan, aktivitas keluarga, atau sekadar sedang tidak punya energi. Hal tersebut wajar. Rutinitas ini dibuat untuk membantu, bukan menambah tekanan.
Menjaga rumah tetap bersih tidak selalu membutuhkan waktu berjam-jam. Dengan membagi pekerjaan menjadi bagian kecil dan melakukannya secara konsisten, aktivitas bersih-bersih bisa terasa jauh lebih ringan. Luangkan 15 menit setiap hari, kerjakan satu area, lalu nikmati rumah yang perlahan menjadi lebih rapi dan nyaman.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318857/original/054824900_1786167446-housewife-woking-home-lady-blue-shirt-woman-clean-floor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320338/original/047402600_1786345832-2149404018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3098437/original/086759700_1586432019-tamara-bellis-VF75PMEdvX8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320269/original/001872300_1786342404-young-woman-working-office.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320030/original/013193500_1786332587-__di_Kart___-_The_Founders_Legacy_Beyond_Times.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320006/original/092825000_1786331563-word_media_image3.jpg)
![Perjalanan panjang di dalam mobil juga kerap membuat anak cepat merasa bosan atau suasana menjadi terlalu sunyi. Karena itu, memilih permainan yang tepat bisa menjadi kunci agar road trip tetap seru dan menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/I06S8psEhvKoujosPxpjt2fx_2Q=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672603/original/047792900_1778485957-2151030899.jpg)
![Aktivitas seni mengasah kreativitas anak Anda. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sYRo04pdq3jyVEYK1TRLHwhCotw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211232/original/000151300_1779089269-pexels-rdne-7605918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
![Staycation yang dikemas secara kreatif akan memperkuat ikatan emosional bersama anak. [Dok/Pexels.com/Micah Eleazar].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/jfrAvSsGA_Vx6yc0_1deRA3GU5Y=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7737925/original/016472200_1780544463-pexels-micahways-10498601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562566/original/083037000_1776832876-2148454494.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972913/original/082767900_1574245378-josh-applegate-p_KJvKVsH14-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2944946/original/016947600_1571646509-thiago-cerqueira-Wr3HGvx_RSM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038631/original/060126900_1653984049-humphrey-muleba-xy3iffqI4L0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384323/original/033026900_1760768424-IMG-20251018-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521169/original/060978200_1772682613-young-woman-looking-concerned-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542533/original/032149900_1774946379-smiley-family-high-five.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308334/original/005435400_1785137531-64336.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320358/original/009109700_1786346832-WhatsApp_Image_2026-08-10_at_14.13.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319904/original/057026500_1786323227-1000043624.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406695/original/011771700_1782289674-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_15.18.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315071/original/067471800_1785826081-95a329d9-bbfa-4973-8ee5-53fc7f4dc1f2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3602333/original/056344600_1634198382-pexels-arthouse-studio-4588602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318857/original/054824900_1786167446-housewife-woking-home-lady-blue-shirt-woman-clean-floor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320492/original/015037500_1786351945-woman-dealing-with-rosacea-skin-condition-face.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319984/original/069525700_1786330906-Depositphotos_856434096_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320489/original/083580600_1786351935-word_media_image1.jpg)