Sukses

Lifestyle

7 Arti Seseorang Sering Memainkan Rambut saat Berbicara, Ternyata Bukan Selalu Tanda Suka

ringkasan

  • Memainkan rambut sering menjadi tanda stres, kecemasan, atau kegugupan.
  • Gerakan ini juga berfungsi sebagai mekanisme menenangkan diri dari ketegangan emosional.
  • Kebosanan atau ketidaktertarikan terhadap percakapan bisa ditunjukkan dengan memainkan rambut.

Fimela.com, Jakarta - Pernah memperhatikan seseorang yang hampir selalu memainkan rambutnya ketika sedang berbicara? Ada yang sibuk memutar ujung rambut dengan jari, menyelipkannya ke belakang telinga, atau berulang kali merapikannya meski sebenarnya tidak ada yang berantakan. Gerakan kecil seperti ini sering membuat orang bertanya-tanya, terlebih jika dilakukan ketika sedang berbicara dengan seseorang secara langsung.

Padahal, memainkan rambut saat berbicara tidak otomatis berarti seseorang sedang menyimpan perasaan khusus. Dalam situasi tertentu, gestur tersebut dapat muncul ketika seseorang merasa gugup, grogi, tidak nyaman, atau membutuhkan gerakan kecil untuk mengurangi ketegangan.

Karena itu, jangan buru-buru menyimpulkan perasaan seseorang hanya berdasarkan gerakan tangannya. Kebiasaan memainkan rambut juga bisa bersifat spontan atau sudah menjadi kebiasaan pribadi yang dilakukan tanpa disadari. Untuk memahami maksudnya, perhatikan pula ekspresi wajah, kontak mata, posisi tubuh, cara merespons percakapan, serta apakah gestur tersebut hanya muncul pada situasi tertentu atau terjadi hampir setiap saat.

Lantas apa arti seseorang sering memainkan rambut saat berbicara yang ternyata bukan selalu tanda suka? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (9/9/2026), simak ulasan informasi Fimela.com berikut ini.

1. Bisa Menjadi Tanda Gugup atau Grogi

Salah satu arti seseorang sering memainkan rambut saat berbicara adalah sedang merasa gugup atau grogi. Ketika berada dalam situasi yang membuat tegang, sebagian orang secara spontan melakukan gerakan kecil berulang untuk mengalihkan perhatian dari rasa tidak nyaman yang sedang muncul. Memutar ujung rambut, menyentuh rambut berkali-kali, atau merapikannya tanpa alasan yang jelas dapat menjadi salah satu bentuk gerakan tersebut. Jadi, jika seseorang tiba-tiba sering memainkan rambut ketika berbicara dengan orang tertentu, jangan langsung menganggapnya sebagai tanda ketertarikan karena rasa gugup juga bisa menjadi penyebabnya.

Clinical psychologist Rachel Wien, Psy.D., menjelaskan bahwa memainkan atau memutar rambut dapat menjadi kebiasaan ketika seseorang sedang gelisah. Menurutnya, gerakan tersebut bisa memberikan sesuatu untuk dilakukan oleh tangan ketika seseorang merasa gelisah atau gugup.

Pandangan serupa disampaikan clinical psychologist Matthew Childs, Psy.D., yang menilai kebiasaan tersebut dapat berkaitan dengan kecemasan terhadap penampilan maupun perasaan seseorang dalam situasi tertentu.

Karena itu, konteks menjadi sangat penting. Perhatikan apakah orang tersebut juga tampak berbicara lebih cepat, tersenyum canggung, sulit mempertahankan kontak mata, atau terlihat tidak tenang. Jika beberapa tanda tersebut muncul bersamaan, kemungkinan memainkan rambut berkaitan dengan rasa gugup menjadi lebih masuk akal.

2. Bisa Menjadi Cara Seseorang Menenangkan Diri

Memainkan rambut juga dapat berfungsi sebagai gerakan untuk membantu seseorang merasa lebih tenang. Gerakan yang berulang dan sederhana memberikan aktivitas fisik yang bisa membuat perhatian seseorang sedikit teralihkan dari situasi yang membuatnya tidak nyaman. Karena dilakukan secara spontan, orang yang melakukannya bahkan belum tentu menyadari bahwa tangannya terus bergerak ke rambut selama percakapan berlangsung.

Rachel Wien, Psy.D., menyebut bahwa hair twirling pada situasi tertentu dapat menjadi cara seseorang melakukan self-soothing ketika sedang merasa gelisah atau gugup. Artinya, tujuan gerakan tersebut tidak selalu berkaitan dengan orang yang sedang diajak bicara. Bisa saja seseorang sedang berusaha mengatur emosinya sendiri agar tetap tenang dan mampu melanjutkan percakapan.

Hal ini juga menjelaskan mengapa kebiasaan memainkan rambut dapat muncul dalam berbagai situasi, termasuk ketika seseorang sedang menghadapi percakapan yang serius, berada di lingkungan baru, atau harus berbicara di depan orang lain. Jadi, apabila seseorang melakukan gerakan tersebut, jangan langsung menganggap dirinya sedang memberikan kode tertentu. Bisa jadi tubuhnya hanya sedang mencari cara sederhana untuk membuat dirinya merasa lebih nyaman.

3. Bisa Sekadar Kebiasaan yang Dilakukan Tanpa Sadar

Tidak semua gerakan tubuh memiliki pesan khusus yang sengaja ingin disampaikan kepada orang lain. Memainkan rambut dapat berkembang menjadi kebiasaan otomatis yang dilakukan ketika seseorang sedang berpikir, bosan, berkonsentrasi, atau sekadar duduk santai. Dalam kondisi seperti ini, orang tersebut mungkin bahkan tidak menyadari bahwa tangannya sedang memilin atau menyentuh rambut berulang kali.

Hal tersebut sejalan dengan penjelasan psikolog tentang perilaku nonverbal yang tidak selalu dilakukan dengan tujuan berkomunikasi. David Matsumoto, Ph.D., psikolog dan pakar komunikasi nonverbal dari San Francisco State University, menjelaskan bahwa gerakan tubuh memang dapat memberikan informasi mengenai kondisi seseorang, tetapi memahami maknanya membutuhkan pengamatan terhadap pola perilaku dan konteks. Dengan kata lain, satu gerakan saja tidak cukup untuk menerjemahkan perasaan seseorang secara akurat.

4. Bisa Menunjukkan Seseorang Sedang Tidak Nyaman

Memainkan rambut terkadang muncul ketika seseorang berada dalam situasi yang membuatnya kurang nyaman. Ketidaknyamanan ini tidak selalu berarti takut atau cemas berat. Bisa saja seseorang merasa kikuk karena baru bertemu, bingung harus menjawab apa, tidak terbiasa menjadi pusat perhatian, atau sedang menghadapi topik pembicaraan yang sensitif. Gerakan kecil pada rambut kemudian menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan tubuh ketika seseorang berusaha melewati situasi tersebut.

Psikolog David Matsumoto, Ph.D., menekankan bahwa komunikasi nonverbal mencakup berbagai ekspresi, gerakan, dan pola perilaku yang dapat memberikan petunjuk mengenai keadaan seseorang. Namun, bahasa tubuh perlu dibaca secara menyeluruh karena sebuah gerakan dapat memiliki lebih dari satu kemungkinan makna. Bahkan, perilaku nonverbal tidak selalu sengaja ditujukan sebagai pesan kepada orang lain.

Oleh sebab itu, perhatikan perubahan perilaku sebelum menarik kesimpulan. Jika seseorang biasanya santai tetapi mendadak memainkan rambut ketika topik tertentu dibahas, mungkin ada rasa tidak nyaman yang sedang dirasakan. Sebaliknya, jika dia melakukan gerakan yang sama sepanjang percakapan tanpa perubahan ekspresi atau sikap lainnya, belum tentu ada masalah dengan topik maupun lawan bicaranya.

5. Bisa Menjadi Bentuk Gerakan untuk Membantu Fokus atau Mengisi Tangan

Ada kalanya seseorang memainkan rambut bukan karena gugup ataupun tertarik kepada lawan bicara, melainkan karena sedang berpikir. Ketika harus mencari jawaban, mengingat sesuatu, atau menyusun kalimat, sebagian orang melakukan gerakan berulang dengan tangan. Rambut kemudian menjadi objek yang mudah disentuh sehingga tanpa sadar jari terus memainkannya selama proses berpikir berlangsung.

Perilaku seperti ini sebenarnya berada dalam spektrum gerakan kecil yang sering dilakukan seseorang untuk mengatur perhatian atau sensasi tubuh. Rambut yang disentuh, diputar, atau dirapikan memberikan rangsangan taktil sederhana. Pada sebagian orang, gerakan tersebut dapat muncul ketika sedang berkonsentrasi, sementara pada orang lain bisa muncul ketika sedang bosan atau membutuhkan aktivitas kecil agar tetap nyaman.

6. Bisa Menjadi Bentuk Grooming atau Ingin Terlihat Lebih Rapi

Memainkan rambut juga dapat berkaitan dengan penampilan. Seseorang mungkin menyentuh, menyibakkan, merapikan, atau memperbaiki rambut karena merasa ingin tampil lebih baik di depan lawan bicara. Namun, keinginan untuk terlihat rapi tidak otomatis berarti orang tersebut memiliki perasaan romantis. Merapikan rambut bisa saja dilakukan karena seseorang memang terbiasa memperhatikan penampilan atau merasa rambutnya mengganggu.

Dalam komunikasi nonverbal, gerakan yang berhubungan dengan penampilan memang dapat menjadi bagian dari cara seseorang mengatur presentasi dirinya. David Matsumoto, Ph.D., menjelaskan bahwa ekspresi, gestur, dan berbagai perilaku nonverbal dapat memberikan informasi mengenai keadaan seseorang, tetapi interpretasinya tetap harus mempertimbangkan konteks dan rangkaian perilaku lainnya.

7. Bisa Menjadi Salah Satu Petunjuk Ketertarikan, tetapi Tidak Berdiri Sendiri

Memainkan rambut memang dapat muncul dalam situasi ketika seseorang merasa tertarik kepada lawan bicara. Psychology Today membahas bahwa reaksi gugup dapat muncul ketika seseorang berada di hadapan orang yang dianggap menarik, dan perilaku seperti memainkan rambut atau pakaian dapat menjadi salah satu bentuk reaksi tersebut. Penelitian yang dibahas oleh Wendy L. Patrick, J.D., M.Div., Ph.D., juga menunjukkan bahwa orang dapat menggunakan berbagai reaksi gugup untuk menilai kemungkinan adanya ketertarikan interpersonal.

Namun, bagian terpentingnya adalah kata “salah satu”. Memainkan rambut sendirian tidak cukup untuk membuktikan seseorang sedang suka. Psychology Today juga menjelaskan bahwa bahasa tubuh dapat mudah disalahartikan dan sebuah tanda sebaiknya tidak dibaca secara terpisah. Ketika beberapa perilaku muncul secara konsisten dalam satu pola, barulah interpretasinya menjadi lebih masuk akal.

Karena itu, jika ingin mengetahui apakah memainkan rambut benar-benar berkaitan dengan ketertarikan, lihat keseluruhan interaksi. Apakah dia lebih sering mencari kontak mata, tersenyum, mendengarkan dengan penuh perhatian, berusaha mendekat secara wajar, mengajukan pertanyaan pribadi, atau mencari alasan untuk melanjutkan percakapan? Jika beberapa tanda tersebut muncul secara konsisten dan perilakunya memang berbeda ketika bersama Anda dibandingkan dengan orang lain, barulah memainkan rambut dapat dipertimbangkan sebagai salah satu petunjuk—bukan sebagai bukti pasti bahwa dia menyukai Anda.

Pertanyaan Seputar Arti Seseorang Sering Memainkan Rambut saat Berbicara

1. Apakah memainkan rambut saat berbicara selalu tanda suka?

Tidak. Memainkan rambut saat berbicara bisa memiliki berbagai arti, seperti gugup, canggung, merasa tidak nyaman, kebiasaan, sedang berkonsentrasi, atau ingin terlihat lebih rapi. Ketertarikan memang bisa menjadi salah satu kemungkinan, tetapi tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan gestur tersebut.

2. Apa arti seseorang sering memainkan rambut saat berbicara dengan kita?

Artinya bergantung pada situasi dan kebiasaan orang tersebut. Jika dilakukan ketika terlihat gugup atau tegang, gerakan itu mungkin berkaitan dengan rasa cemas. Namun, jika disertai kontak mata, senyum, dan usaha memperpanjang percakapan, bisa saja terdapat ketertarikan atau keinginan untuk mendapatkan perhatian.

3. Apakah memainkan rambut bisa menjadi tanda seseorang sedang gugup?

Bisa. Mengelus, memutar, atau menggulung rambut dengan jari sering dikaitkan dengan rasa gugup atau grogi dalam pembahasan mengenai bahasa tubuh. Namun, kebiasaan tersebut tetap perlu dilihat bersama tanda lain karena setiap orang memiliki respons yang berbeda ketika merasa tegang.

4. Apa bedanya memainkan rambut karena gugup dan karena suka?

Perbedaannya tidak bisa ditentukan hanya dari gerakan rambut. Ketika gugup, seseorang mungkin menunjukkan tanda lain seperti berbicara lebih cepat, tampak canggung, menghindari tatapan, atau melakukan gerakan berulang. Sementara itu, jika berkaitan dengan ketertarikan, biasanya perlu dilihat apakah ada pola lain seperti kontak mata yang lebih sering, senyum, perhatian yang konsisten, dan keinginan untuk terus berinteraksi.

5. Apakah memainkan rambut bisa dilakukan karena sudah menjadi kebiasaan?

Bisa. Ada orang yang memang terbiasa menyentuh atau memainkan rambut ketika sedang berbicara, berpikir, bosan, atau bersantai. Jika gerakan tersebut muncul hampir di berbagai situasi dan dilakukan kepada banyak orang, kemungkinan besar itu merupakan kebiasaan pribadi, bukan kode tertentu kepada lawan bicara.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading