Sukses

Lifestyle

8 Cara Mengemas Perhiasan Kecil agar Tidak Saling Melilit saat Bepergian

Fimela.com, Jakarta - Membawa koleksi perhiasan saat liburan memang bisa menunjang penampilan. Namun, Sahabat Fimela, mungkin pernah mengalami kalung yang kusut, gelang yang saling tersangkut, atau anting yang tiba-tiba hilang sebelah setelah dikeluarkan dari koper. Masalah kecil seperti ini bisa bikin suasana liburan jadi kurang menyenangkan, apalagi kalau perhiasan tersebut sudah disiapkan untuk dipadukan dengan beberapa outfit.

Supaya hal itu tidak terjadi, kamu perlu memperhatikan cara menyimpan perhiasan sebelum berangkat. Kalung, gelang, cincin, dan anting sebaiknya tidak dicampur begitu saja dalam satu kantong karena setiap jenis aksesori punya bentuk dan kebutuhan penyimpanan yang berbeda. Kabar baiknya, kamu tidak harus selalu membeli kotak perhiasan mahal untuk menjaga semuanya tetap rapi.

Dalam panduan Tips for Traveling with Jewelry dari Gemological Institute of America (GIA) menyarankan beberapa cara praktis untuk melindungi perhiasan selama perjalanan, seperti menggunakan wadah bersekat, kantong terpisah, dan sedotan untuk mencegah rantai kalung kusut. Yuk, simak 8 cara mengemas perhiasan kecil agar tidak saling melilit saat bepergian, dihadirkan Fimela, Rabu (4/11).

1. Pilih Wadah Khusus untuk Menyimpan Perhiasan Kecil

Sebelum memasukkan aksesori ke dalam koper, siapkan tempat khusus untuk menyimpan semuanya. Kamu bisa menggunakan kotak perhiasan mini yang memiliki beberapa sekat untuk memisahkan kalung, gelang, cincin, dan anting. Dengan begitu, setiap aksesori punya tempat sendiri dan tidak mudah saling tersangkut ketika koper berpindah tempat.

Kalau belum punya kotak perhiasan, jangan buru-buru membelinya. Sahabat Fimela bisa memanfaatkan kotak obat mingguan yang memiliki beberapa kompartemen. Setiap ruangnya bisa digunakan untuk menyimpan satu atau dua aksesori berukuran kecil. Pastikan penutupnya bisa terkunci dengan baik supaya perhiasan tidak berhamburan ketika tas terguncang.

Pilihan lainnya adalah menggunakan plastik klip kecil atau kantong kain lembut. Masukkan setiap aksesori ke wadah yang berbeda, lalu kumpulkan semuanya dalam satu pouch. Cara ini cocok buat kamu yang ingin membawa beberapa perhiasan tanpa harus menyediakan banyak ruang di dalam koper.

2. Masukkan Kalung ke Sedotan agar Tidak Saling Melilit

Kalung dengan rantai tipis sering menjadi aksesori yang paling merepotkan saat dikemas. Apalagi kalau kamu membawa beberapa model kalung sekaligus. Rantainya bisa saling melilit dan membentuk simpul kecil yang sulit dilepaskan. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan sedotan minuman sebagai alat bantu sederhana.

Caranya cukup mudah. Siapkan sedotan bersih, kemudian lepaskan pengait kalung. Masukkan salah satu ujung rantai ke dalam sedotan sampai keluar dari sisi lainnya. Setelah itu, sambungkan kembali pengait kalung seperti biasa. Dengan cara ini, bagian rantai yang berada di dalam sedotan akan tetap lurus dan tidak mudah kusut.

Supaya lebih praktis, sesuaikan panjang sedotan dengan ukuran kalung yang kamu bawa. Jika terlalu panjang, potong bagian yang tidak diperlukan. Gunakan satu sedotan untuk setiap kalung agar semuanya tidak saling bersentuhan. Kalau tidak punya sedotan, kamu juga bisa menyimpan kalung dalam plastik klip terpisah dengan posisi pengait sudah terkunci.

3. Gunakan Karton untuk Menyimpan Anting agar Tidak Terpisah

Pernah sibuk mencari pasangan anting yang hilang di dalam tas? Aksesori berukuran kecil memang gampang terselip, apalagi kalau kamu menyimpannya bersama benda lain. Supaya tidak mengalami kejadian serupa, manfaatkan potongan karton sebagai tempat menyimpan anting selama perjalanan.

Caranya, siapkan karton kecil yang cukup tebal, lalu buat dua lubang dengan jarak sesuai ukuran anting. Masukkan masing-masing batang anting ke lubang tersebut, kemudian pasang kembali penutup belakangnya. Kedua anting akan tetap berada dalam satu tempat sehingga tidak mudah terpisah.

Setelah itu, masukkan karton ke dalam plastik klip kecil atau kompartemen kotak perhiasan. Untuk anting panjang atau model menjuntai, kamu bisa menggunakan kantong kain lembut agar bagian dekoratifnya tidak tersangkut. Jangan lupa menyimpan penutup anting cadangan di tempat yang sama supaya tidak repot mencarinya ketika dibutuhkan.

4. Bungkus Gelang dan Cincin dengan Kain Lembut

Gelang dan cincin mungkin terlihat lebih mudah disimpan dibandingkan kalung. Namun, bukan berarti keduanya boleh dimasukkan begitu saja ke dalam satu kantong. Gesekan antarbenda berbahan logam bisa meninggalkan goresan, terutama jika salah satu aksesori memiliki hiasan batu atau permukaan yang menonjol.

Untuk menghindarinya, gunakan kain mikrofiber atau kain khusus perhiasan. Letakkan gelang atau cincin di bagian tengah kain, kemudian lipat sisi-sisinya sampai seluruh permukaan tertutup. Pastikan pengait gelang sudah terpasang agar rantainya tidak terbuka dan tersangkut pada lipatan kain.

Khusus untuk cincin, kamu bisa menggunakan kantong beludru kecil atau bagian khusus cincin pada kotak perhiasan. Jika membawa beberapa cincin sekaligus, sebaiknya jangan menumpuknya tanpa pelindung. Pisahkan setiap aksesori agar permukaannya tidak saling bergesekan. Dengan begitu, koleksi perhiasan kesayanganmu tetap terjaga selama perjalanan.

5. Susun Perhiasan dalam Tas agar Tidak Tertindih Barang Bawaan

Setelah semua aksesori dikemas, langkah berikutnya adalah menentukan tempat penyimpanannya di dalam tas. Kamu bisa menggunakan travel jewelry organizer yang biasanya dilengkapi pengait kalung, tempat cincin, kantong anting, dan sekat untuk gelang. Bentuknya ringkas sehingga tidak membutuhkan banyak ruang di dalam koper.

Jika menggunakan organizer, jangan mengisinya terlalu penuh. Berikan ruang yang cukup untuk setiap aksesori agar tidak saling menekan. Setelah semua tersimpan, letakkan organizer di bagian tengah koper atau di ruang khusus dalam tas yang terlindung dari tekanan barang lain. Hindari meletakkannya di bawah sepatu, botol perlengkapan mandi, atau benda berat.

Sahabat Fimela juga sebaiknya membawa perhiasan bernilai tinggi di dalam tas kabin, bukan bagasi tercatat. Dengan begitu, kamu bisa mengawasi barang bawaan sendiri selama perjalanan. Sebelum berangkat, periksa kembali jumlah perhiasan dan pastikan semua wadah sudah tertutup rapat. Jadi, saat tiba di tempat tujuan, kamu tinggal mengambil aksesori yang ingin dipakai tanpa perlu repot mengurai rantai atau mencari anting yang tercecer.

6. Gunakan Plastik Pembungkus untuk Memisahkan Kalung Berlapis

Kalau kamu berencana membawa beberapa kalung dengan panjang dan model berbeda, plastik pembungkus bisa menjadi solusi sederhana. Letakkan kalung di atas plastik pembungkus yang cukup lebar, lalu tutup bagian atasnya dengan plastik lain. Tekan perlahan agar rantai tetap berada di posisinya dan tidak mudah bergeser.

Cara ini membantu menjaga setiap kalung tetap terpisah selama perjalanan. Kamu juga bisa menggunakan plastik pembungkus makanan yang bersih dan belum pernah dipakai. Pastikan seluruh bagian rantai terlindungi, terutama bagian pengait yang sering tersangkut pada aksesori lain.

Simpan setiap kalung yang sudah dibungkus dalam satu kantong atau kompartemen tersendiri. Hindari menumpuk terlalu banyak kalung dalam satu tempat karena tekanan bisa membuat rantainya bergeser. Trik ini cocok untuk Sahabat Fimela yang suka memakai kalung berlapis atau layering necklace saat liburan.

7. Kunci Pengait Kalung dan Gelang Sebelum Dikemas

Sebelum memasukkan kalung atau gelang ke dalam wadah, pastikan pengaitnya sudah terpasang dengan benar. Pengait yang terbuka bisa membuat rantai terlepas, melilit aksesori lain, atau tersangkut pada kain pembungkus. Hal kecil seperti ini sering terlewat ketika kamu sedang terburu-buru menyiapkan barang bawaan.

Setelah dikunci, periksa kembali bagian sambungan dan ujung rantainya. Jika ada bagian yang longgar, pisahkan aksesori tersebut dari perhiasan lainnya. Kamu juga bisa menggunakan kantong kecil untuk menyimpan setiap kalung dan gelang agar tidak saling bertumpuk selama perjalanan.

Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi risiko perhiasan terlepas atau tersangkut ketika tas terguncang. Jadi, jangan langsung memasukkan aksesori ke dalam koper setelah melepasnya dari tempat penyimpanan. Luangkan sedikit waktu untuk memastikan semua pengait sudah tertutup rapat.

8. Bawa Perhiasan Sesuai Kebutuhan Selama Perjalanan

Membawa terlalu banyak perhiasan membuat proses mengemas menjadi lebih merepotkan. Karena itu, pilih aksesori yang benar-benar akan kamu gunakan selama perjalanan. Coba sesuaikan dengan pakaian dan acara yang sudah direncanakan agar tidak perlu membawa banyak pilihan yang akhirnya hanya tersimpan di dalam koper.

Kamu bisa memilih beberapa aksesori serbaguna, seperti anting kecil, satu kalung sederhana, gelang favorit, dan cincin yang mudah dipadukan dengan berbagai outfit.

Jika ada acara khusus, tambahkan satu atau dua perhiasan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Dengan begitu, jumlah aksesori yang dibawa tetap terkendali.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengemas Perhiasan saat Bepergian

1. Bagaimana cara membawa kalung agar tidak kusut di dalam koper?

Masukkan rantai kalung ke dalam sedotan, lalu pasang kembali pengaitnya. Cara ini membantu menjaga rantai tetap lurus dan tidak saling melilit.

2. Apakah perhiasan boleh disimpan dalam plastik klip?

Boleh. Plastik klip bisa digunakan untuk memisahkan perhiasan agar tidak saling bergesekan. Namun, gunakan kantong kain lembut untuk aksesori yang membutuhkan perlindungan ekstra.

3. Bagaimana cara menyimpan anting agar tidak hilang saat bepergian?

Pasangkan kedua anting pada karton berlubang, kemudian kunci dengan penutup belakangnya. Simpan karton tersebut dalam kantong kecil atau kotak perhiasan.

4. Apakah gelang dan cincin boleh disimpan dalam satu kotak?

Boleh, asalkan setiap aksesori memiliki kompartemen atau pembungkus sendiri agar tidak saling bergesekan dan tergores.

5. Di mana sebaiknya menyimpan perhiasan selama perjalanan?

Simpan perhiasan dalam kotak khusus atau organizer yang diletakkan di tas kabin. Hindari menempatkannya di bawah barang berat agar tidak rusak akibat tekanan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading