Sukses

Parenting

Kisah Bahagia Seorang Ibu yang Melahirkan 9 Bayi dalam 10 Tahun

Anak paling sulung berusia 12 tahun sementara anak paling bungsu berusia 2 tahun. Tonia Farrant patut diberi julukan supermum karena ia berhasil melahirkan 9 bayi dalam kurun waktu 10 tahun. Simak kisah hidupnya yang penuh inspirasi berikut ini.

Awalnya Tak Memiliki Niatan untuk Memiliki Banyak Anak
Dilansir dari mirror.co.uk, awalnya pasangan Tonia dan Jason tidak punya rencana untuk memiliki banyak anak. Tetapi ketika Tonia mengalami keguguran pada usia 26 tahun, pasangan suami istri ini pun menyadari betapa sayangnya mereka kepada anak-anak.

"Saya kehilangan bayi saya ketika itu saat hamil enam bulan pada tahun 2000. Dokter memberi tahu saya bahwa bayi dalam kandungan saya sudah tak terdengar lagi detak jantungnya dan menyuruh saya pulang selama dua hari. Rasanya menyesakkan. Ketika saya kembali dan membiarkan dokter untuk menggugurkannya, rasanya sangat berat karena saya bahkan tak diijinkan untuk melihatnya, menyentuh, atau menggendongnya."


Karena saat itu ia tidak sempat mengucapkan selamat tinggal kepada bayinya, ia merasa itulah titik balik baginya dan ia tak mau dekat-dekat lagi dengan rumah sakit.

Hamil Kembali pada 2 Oktober 2001
Tonia akhirnya kembali hamil pada tanggal 2 Oktober 2001 dan lahirlah Kerrec. Tonia tidak melahirkan di rumah sakit tetapi di rumah dengan bantuan seorang bidan.

Kehamilan tersebut kemudian berlanjut ke kehamilan yang berikutnya yaitu pada tanggal 14 Oktober 2002, 3 Oktober 2003, dan 4 Oktober 2004. Tonia mengaku bahwa dirinya senang saat hamil dan merasa beruntung.

Sayangnya pada tahun 2011 Tonia mengalami keguguran yang kedua sementara pada bulan Januari 2012 Tonia harus menunda kehamilannya karena mengalami tekanan darah tinggi.

Rutinitas Tinggal dengan 10 Anak
Merawat 10 anak dengan jarak usia yang dekat pastilah bukan hal yang mudah bagi Tonia dan suaminya. Untuk meminimalisir kekacauan atau kerepotan, Tonia punya caranya tersendiri.

Sebuah aturan ketat dibuat di rumah yang hanya memiliki empat kamar tidur tersebut. Tonia dan Jason harus bangun pukul 5.30 tiap pagi. Jason akan mengurusi urusan cuci piring dan baju-baju kotor lalu mulai membuat sarapan. Saat Jason membuat sarapan, Tonia mandi. Anak-anak baru dibangunkan pada pukul 06.30 dan pukul 07.30 semua anak sudah berangkat sekolah semua.

"Saya menyeterika dan bersih-bersih sekali dalam sehari dan dua kali saat akhir pekan. Saya bisa dengan mudahnya mencuci 16 keranjang baju dan menghabiskan dua botol sabun cuci cair ukuran super besar dalam seminggu," jelas Tonia yang selalu berusaha bangun lebih awal.


Meskipun ada banyak anak di rumah dan banyak hal yang harus diselesaikan di rumah, anak-anak Tonia selalu berhasil masuk sekolah tepat waktu dan tak pernah terlambat untuk dijemput. Dan, sepatu mereka pun selalu bersih dan mengkilap.

Suami yang Sangat Suportif
Tonia sangat beruntung memiliki Jason sebagai suaminya. Jason selalu bekerja keras untuk semua anggota keluarga. Ia yang menjalankan bisnis pertukangan selalu berusaha sebaik mungkin untuk bekerja sekaligus berbagi tugas dengan Tonia.

"Orang-orang tak percaya bahwa mereka semua adalah anak-anak kami. Mereka berpikir bahwa anak-anak itu dari pernikahan atau ayah yang berbeda. Ketika mereka akhirnya percaya pada kami, mereka menganggap kami seperti kelinci," ujar Tonia.


Benar-benar keluarga yang luar biasa ya. Tonia memang patut diberi julukan sebagai seorang ibu yang luar biasa (supermom) karena berhasil melahirkan 9 anak dalam kurun waktu 10 tahun dan membesarkan mereka semua dengan baik. Terlebih lagi ia benar-benar bahagia dengan kehadiran anak-anaknya.

(vem/nda)
What's On Fimela
Loading