Sukses

Parenting

Tanda Hamil: Emosi tak Stabil

Hamil juga bisa saja ditandai dengan mood yang selalu berubah-ubah. Tidak menutup kemungkinan beberapa jam ini Anda ingin marah. Lalu beberapa waktu berikutnya, justru Anda merasa ingin manja. Semuanya seolah tidak menentu dan semua hal ingin dilakukan.

Semua itu sebenarnya wajar. Banyak ibu-ibu hamil sudah merasakan hal ini. Menurut babycenter.com, akan sangat wajar jika ketika mengandung, ibu mengalami fase ini. Emosi tidak menentu dan cenderung random.

Fase ini terjadi karena ada perubahan hormon yang ada di dalam tubuh ibu yang sedang mengandung. Efeknya terletak pada level neuro transmitter. Neuro transmitter ini merupakan cairan yang membawa informasi ke otak. Dengan kondisi atau pun levelnya yang berubah, pastinya emosi Anda juga sering berubah.

Ketika menghadapi konflik tubuh seperti ini, ada banyak variasi respon yang biasanya sang Ibu lakukan. Ada yang langsung marah-marah, teriak-teriak dan semuanya. Mereka lebih memilih meluapkan semua emosinya. Kalau seperti ini suaminya yang bahaya.

Ada juga yang merasa tidak enak dan seperti larut dalam suasana kesedihan. Akhirnya rasa itu berubah menjadi stress dan putus asa. Satu ini adalah yang paling bahaya. Efek lanjutannya tidak hanya untuk si Ibu, tapi juga bayi yang masih di dalam kandungan.

Setidaknya, peran suami dan orang terdekat sangat diperlukan dalam keadaan seperti ini. Mereka harus bisa memberikan pengarahan dan pelayanan agar si Ibu tidak cenderung larut ke dalam tingkat depresi.

Oleh: Nurrohman Sidiq

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading