Sukses

Parenting

Efek Fisik pada Ibu Ketika Berhenti Menyusui

Memberi bayi anda ASI yang sangat ia butuhkan memang sesuatu yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan. Meskipun begitu, suatu saat anda harus berhenti melakukan hal tersebut karena bayi anda sudah cukup umur untuk bisa berhenti menyusui. Menghadapai hal ini tentulah berat bagi ibu dan juga bayinya. Perubahan ini juga bahkan dapat mempengaruhi fisik dari ibu yang berhenti menyusui anaknya tersebut.

Menurut apa yang tertulis di wikihow.com, terdapat beberapa efek fisik yang akan dirasakan oleh ibu ketika mereka berhenti menyusui. Anda tidak perlu khawatir jika anda merasakan efek-efek ini di minggu-minggu pertama penyapihan karena hal ini sangatlah wajar. Lihatlah efek-efek ini sebagai proses penyesuaian tubuh anda akan perubahan yang terjadi.

Efek pertama yang akan terjadi pada anda adalah terasa penuhnya payudara anda. Hal ini terjadi karena payudara anda penuh dengan air susu yang tidak anda minumkan kepada bayi anda. Saat hal ini terjadi, anda akan merasa payudara anda menjadi berat dan juga terasa sakit.

Di samping itu, karena air susu dalam payudara anda tidak dipergunakan, ada kalanya air susu tersebut akan menetes dari payudara anda. Hal ini akan berlangusng selama beberapa minggu setelah anda berhenti menyusui. Jika hal ini terjadi, terdapat sebuah alat yang dapat menyerap air susu yang menetes tersebut yang dapat anda gunakan.

Efek yang satu ini adalah efek yang paling ditakuti oleh para wanita. Pada saat anda berhenti menyusui, berat badan anda akan naik. Hal ini disebabkan oleh kegiatan menyusui yang sebenarnya membakar kalori anda telah berhenti. Saat proses menyusui berhenti, tidak ada lagi kegiatan yang membakar kalori tersebut hingga berakibat pada naiknya berat badan anda.

Oleh: Meilia Hardianti

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading