Sukses

Parenting

Dua Tantangan Utama Menyusui

Memberikan ASI pada si kecil memang dikenal menguntungkan baik bagi bayi maupun bunda. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa menyusui juga memberikan kesulitan tersendiri bagi para ibu, terutama ibu muda. Seperti dilansir oleh kidshealth.org, faktor yang sering menjadi alasan utama bagi ibu untuk berhenti memberikan ASI pada buah hatinya adalah waktu dan diet.

Ketika Anda berkomitmen untuk memberikan ASI secara eksklusif pada si bayi, Anda harus siap pada konsekuensinya yaitu berada di sisi buah hati Anda kapan pun ia merasa lapar atau haus. Hal ini berarti Anda harus siap untuk tidak memiliki mobilitas yang tinggi.

Fleksibilitas Anda dalam beraktivitas pun menjadi sangat terbatas. Paling tidak untuk beberapa minggu pertama Anda harus menghabiskan setiap dua atau tiga jam sekali menyusui bayi karena ASI sangat mudah dicerna oleh bayi sehingga ia mudah merasa lapar.

Hal ini akan cukup menyusahkan terlebih lagi jika Anda sudah harus kembali bekerja di kantor. Untuk mengatasi masalah waktu dan fleksibilitas ini, Anda dapat menggunakan pompa payudara untuk memeras susu dan menyimpannya dalam botol ketika Anda harus bekerja atau membutuhkan mobilitas yang cukup tinggi.

Alasan selanjutnya adalah diet. Apapun yang Anda makan dapat mempengaruhi rasa atau bahkan kandungan ASI. Jika tidak berhati-hati Anda juga dapat membahayakan kondisi kesehatan si kecil.

Karena itu Anda harus pilih-pilih makanan agar kualitas ASI tetap baik dan bergizi tinggi. Alasan ini dirasa cukup berat bagi beberapa ibu apalagi mereka yang suka meminum alkohol, minuman berkafein, atau bahkan merokok.

Yah ambil positifnya saja. Dengan diet ini Anda bisa menjadi sehat dan aktif juga, kan?

Oleh: Wahyu Wienanda

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading