Sukses

Parenting

Apa Kata Islam Tentang Suami Yang Memaksa?

Dalam agama Islam secara jelas disebutkan bahwa cara termudah seorang istri untuk mencari berkah Allah SWT adalah dengan menuruti keinginan suaminya. Namun, Ladies tentu pernah mengeluhkan tentang aturan tersebut bukan?

Dalam Al-Qur’an secara jelas disebutkan bahwa seorang wanita yang melawan kehendak suami dikatakan sama dengan berbuat maksiat dan berdosa. Disebutkan dalam Al- Qur’an surat An-Nissa bahwa seorang wanita berkewajiban menyerahkan fisiknya pada suami mereka. Namun, apakah hal itu berarti istri tidak bisa berkata tidak karena alasan tertentu sedangkan seorang suami sah – sah saja memaksa istri mereka menuruti keinginan berhubungan seksual kapan pun mereka mau?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, mengutip dari tulisan yang dilansir oleh islamquest.net yang menyatakan bahwa maksud sesungguhnya dari Surat An-Nissa ayat 4 bahwa seorang istri berkewajiban menyerahkan fisiknya kepada suaminya tidak dapat diartikan dengan kebebasan dan pembenaran para suami yang memaksakan kehendaknya untuk berhubungan fisik kapanpun. Seorang istri dianggap salah dan tidak menurut pada suami ketika ia membuat penolakan tanpa didasari alasan yang benar.

Hal yang sama juga dijelaskan pada sebuah artikel yang ditulis oleh konsultasisyariah.com bahwa berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda “Apabila seorang suami mengajak istrinya (untuk hubungan intim), kemudian si istri menolak, lalu si suami marah kepadanya, maka para malaikat melaknatnya sampai Subuh.” Oleh karena itu, ketika Ladies sedang tidak ingin melayani keinginan suami, berikan pengertian kepadanya, jelaskan mengapa Ladies menolak dan jangan membuatnya marah.

Oleh: Marintan Widi Lestari

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading