Sukses

Parenting

Gejala Awal si Anak Terkena Batuk Sesak Nafas

Bunda, seperti yang Anda ketahui bahwa anak-anak sering kali terkena penyakit, entah itu pilek, batuk, sesak nafas, atau bahakn batuk sesak nafas. Batuk sesak nafas atau yang biasa disebut dengan croup merupakan kumpulan gejala klinik yang ditandai dengan adanya batuk, suara parau, stridor inspiratoir yang disebabkan obstruksi saluran napas atas/laring.

Batuk sesak nafas yang menyerang anak-anak disebabkan oleh adanya beberapa faktor. Dijelaskan pada situs health.harvard.edu, faktor-faktor tersebut ialah faktor infeksi seperti virus, bakteri dan jamur, dan alergi yang dapat menyebabkan terjadinya inflamasi, eritema dan edema pada laring dan trakea, sehingga mengganggu gerakan plica vocalis.

Bicara mengenai penyakit batuk sesak nafas yang menyerang anak-anak, seperti dilansir pada situs kidshealth.org.nz, batuk sesak nafas pada anak-anak biasanya diawali dengan gejala awal pilek dan hidung meler, bersin, demam ringan dan terkadang batuk.

Kemudian anak menjadi sering, batuk dengan suara yang tidak seperti biasanya, atau yang diartikan sebagai “brassy” atau mengonggong. Kadangkala diikuti dengan pembengkakan saluran nafas menyebabkan kesulitan bernafas, yang mana lebih terasa ketika menghirup udara (inspiration).

Tidak hanya itu lho, Bunda. Batuk sesak nafas juga bisa mengeluarkan bunyi mencicit yang keras dan gaduh (stridor) dapat didengar setiap kali menghirup udara. Semua gejala tersebut umumnya lebih parah pada malam hari dan dapat membuat anak terbangun dari tidurnya. Kondisi anak tersebut biasanya akan membaik pada pagi harinya dan akan memburuk lagi pada malam berikutnya.

Anda sebagai orang tua harus cermat betul ketika melihat kondisi anak Anda seperti itu, jika perlu segera pergi ke dokter untuk penangan lebih lanjut.

Oleh : Ismaya Indri Astuti

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading