Sukses

Parenting

Fenomena Cinta di Sekolah: Guru dan Murid Jatuh Cinta, Wajarkah?

Fimela.com, Jakarta Cinta memang bisa datang di mana saja. Tidak mengenal siapa yang dijatuh cintai dan bagaimana hubungan keduanya. Sama halnya ketika, murid jatuh cinta kepada sang guru atau sebaliknya. Hubungan yang seharusnya sebatas murid dan guru pun bisa berkembang lebih dari itu. Hmm, sebenarnya wajar tidak hubungan ini terjalin?

Biasanya murid jatuh cinta kepada guru terjadi pada murid yang usianya mengijak remaja. Usia anak saat mencapai belasan tahun. Bukan tanpa sebab, biasanya saat umur belasan anak mengalami puppy love yaitu perasaan cinta yang belum cukup dewasa. Perasaan cinta ini lebih tepatnya disebut sebagai 'rasa kagum' semata.

Lalu apa yang menyebabkan seorang murid jatuh cinta kepada gurunya. Penjalasan di bawah ini akan membantumu menemukan jawabannya.

Murid Menganggap Guru adalah Sosok yang Paling Memahaminya

Interaksi guru dan murid memang berlangsung lama. Jadi wajar jika murid merasa dekat dengan sang guru. Murid yang masih remaja dan labil merasa perhatian dan intensitas pertemuan memengaruhi perasaannya. Murid merasa guru lah yang memahami perasaannya.

Guru Sebagai Sosok yang Dewasa

Bagi murid yang masih remaja, sikap guru yang dewasa dianggap sebagai sosok yang melindunginya. Guru juga dianggap sebagai pengganti orang tua di sekolah. Jadi wajar jika kedekatan emosional inilah yang memengaruhi perasaan murid terhadap guru.

Peran Orang Tua untuk Mencegah Fenomena Ini

Orang tua adalah seseorang yang seharusnya paling mengerti anaknya. Peran guru di sekolah hanya sebatas sebagai pengajar saja, tidak lebih dari itu. Orang tua harus lebih mengerti dan memhami perannya, sebagai orang yang seharusnya paling memahami sang anak.

Ciptakan hubungan yang menyenangkan antara anak dan orang tua. Jadikan orang tua sebagai orang yang memahami tumbuh kembang kehidupan anak. Guru bukanlah satu- satunya penentu keberhasilan anak, tapi keluarga dalam hal ini orang tua juga memiliki peran penting bagi keberhasilan anak.

Well, jailah orang tua idola untuk anak. Dan jangan sampai ia sibuk mencari idola lain di luar keluarganya. Jadilah penyemangat nomor satu saat anak butuh dukungan.

#GrowFearless with Fimela

Loading
Artikel Selanjutnya
Anak Suka Bermain di Luar Rumah, Perhatikan Hal Ini Mom
Artikel Selanjutnya
Pada Usia Berapa Anak Bisa Dideteksi Mengalami Autisme?