Sukses

Parenting

5 Manfaat Dongeng untuk Anak yang Perlu Orangtua Ketahui

Fimela.com, Jakarta Sejak dahulu, mendongeng menjadi media pengantar anak untuk tertidur. Namun, di era modern seperti saat ini kebanyakan orangtua memilih memanfaatkan gedget atau televisi.

Padahal, mendongeng memiliki banyak manfaat bagi si kecil. Mulai dari kecerdasaan, sikap dan tingkah laku, hingga lebih dengan orangtua. Nah mau tahu manfaat lainnya dari mendongeng? Berikut ulasannya dilansir dari doktersehat.com dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

1. Meningkatkan kecerdasaan anak

Albert Einstein mengatakan jika anak ingin cerdas, bacakan dongeng untuknya. Jika ingin anak lebih pintar, bacalah lebih banyak dongeng.

Penelitian juga menunjukkan bahwa manfaat membacakan dongeng untuk anak secara rutin dapat membantu mengumpulkan kosakata anak.

2. Melatih etika dan empati anak

Manfaat dongeng sebagai media yang efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati. Misalnya nilai-nilai kejujuran, rendah hati, kesetiakawanan, kerja keras. Bacalah dongeng dengan tidak bersikap memerintah atau menggurui, sebaliknya para tokoh cerita dalam dongeng tersebutlah yang diharapkan menjadi contoh atau teladan bagi anak.

3. Mengajarkan anak berpikir positf

Anak-anak belajar dari karakter dalam cerita dongeng dapat membantunya menghubungkan situasi dengan kehidupan mereka sendiri.

Manfaat dongeng tersebut menunjukkan kepada anak-anak bagaimana cara memiliki pandangan positif di tengah-tengah kecemasan, perkelahian, dan masalah dalam hidup. Cara ini juga mampu mengajarkan anak dalam keterampilan berpikir kritis.

4. Memiliki waktu berkualitas bersama anak

Menyisihkan waktu setiap malam untuk membaca dongeng bersama buah hati adalah cara yang bagus untuk mendengarkan cerita yang sangat disukai. Ini membuat orangya memiliki waktu bersama anak.

5. Bisa sembuhkan kecanduan gadget dan trauma healing

Mendongeng bisa menjadi terapi bagi anak yang kecanduan gadget. Serta membantu trauma healing, seperti pada kasus-kasus pasca bencana, kekerasan, pasca-perceraian orangtua.

 

#Changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Bukan Liburan Biasa, 4 Manfaat Babymoon bagi Ibu Hamil
Artikel Selanjutnya
Pentingnya Menstimulasi Motorik Anak dengan Camilan Bernutrisi