Sukses

Parenting

5 Cara Efektif Membersihkan Hidung Bayi

Fimela.com, Jakarta Bayi baru lahir memiliki saluran hidung yang sempit dan terkadang dapat membuatnya sesak napas. Jadi penting untuk memastikan jika si kecil memiliki rongga hidung yang bersih untuk membantunya bernapas dengan baik. 

Rongga hidung yang bersih juga membuatnya nyaman, tidur nyenyak, dan memperoleh nutrisi yang cukup dengan menyusu tanpa masalah. Selain itu, membersihkan saluran hidung akan membantu mengurangi jumlah infeksi.

 

Namun, membersihkan hidung bayi juga merupakan tugas yang menantang. Melansir dari Momjunction, berikut lima cara efektif membersihkan hidung bayi yang membuat tugas besar ini terasa lebih mudah.

 

1. Saline Nasal Spray

Menggunakan semprotan hidung saline menjadi pilihan teraman untuk bayi dan balita. Penggunaannya sederhana, baringkan bayi, miringkan kepala ke belakang dengan hati, hati, teteskan dua atau tiga saline nasal spray ke setiap lubang hidung yang akan meredakan hidung tersumbat dan membersihkannya.

 

2. Pembersih Hidung Bayi

Produk seperti alat suntik karet atau aspirator hidung juga dapat menghilangkan lendir di hidung bayi secara efisien. Untuk bayi usia kurang dari tiga sampai enam bulan, gunakan larutan isotonik (lebih lembut). 

Sementara pada bayi yang lebih tua, gunakan larutan yang sedikit hipertonik (lebih kuat). Larutan Nasal saline bisa dibeli di apotek.

 

3. Penyedotan Nasofaring

Langkah ini dilakukan oleh perawat, dokter, atau terapis pernapasan dalam beberapa kasus. Seperti jika lendir tidak dapat dikeluarkan dengan aspirator sampai kesulitan makan dan bernapas secara bersamaan.

Seperti prosedur penyedotan lainnya, larutan air garam digunakan untuk mengencerkan lendir sehingga menjadi lembap. Sebuah tabung hisap kecil, yang terhubung ke alat penghisap diletakkan di hidung bayi sampai menyentuh bagian belakang tenggorokan.

Hal ini akan membuat bayi batuk dan mengeluarkan lendir ke belakang tenggorokan. Penyedotan dilakukan untuk menghilangkan lendir dan setelahnya selang dengan hati-hati ditarik keluar dari hidung.

 

4. Pembersih Uap

Nyalakan shower air panas di kamar mandi selama beberapa menit dan biarkan ruangan menjadi beruap. Duduklah beberapa saat bersama bayi.

Metode ini dapat melonggarkan mampet di hidung dan membantu bayi bernapas. Dengan cara ini sekresi menjadi lebih tipis dan bayi mudah batuk atau bersin.

 

5. Tidurkan dalam Posisi Kepala Lebih Tinggi & Humidifier

Pernapasan hidung tersumbat bisa lebih mudah jika tidur dengan kepala sedikit terangkat. Letakkan handung di bawah kepala bayi untuk menaikkannya sedikit.

Ini akan memberikan sedikit kelegaan bagi bayi selama waktu tidur atau tidur siang. Udara yang sangat kering dapat mengeringkan lapisan sensitif hidung. Saat bayi tidur, nyalakan humidifier dengan uap dingin di kamarnya untuk meredakan dan mencegah sesak.

Simak Video Berikut

#ChangeMaker 

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Dampak Orangtua yang Terlalu Protektif terhadap Tumbuh Kembang Anak
Artikel Selanjutnya
4 Alasan Membentak Anak Hanya akan Memperburuk Perilakunya