Sukses

Parenting

Hasil Penelitian Manfaat Susu Kambing Formula Vs Susu Sapi Formula untuk Anak  

 

Fimela.com, Jakarta Susu formula yang umum dikonsumsi anak dan bayi berasal dari susu sapi. Namun, ada sumber susu formula lain selain dari sapi, yaitu susu kambing.

Susu kambing formula untuk anak tidak sama dengan susu kambing yang biasa dijual di pasaran. Susu kambing formula dilengkapi dengan zat-zat gizi yang esensial untuk tumbuh kembang bayi dan anak.

Meskipun belum banyak yang dikonsumsi di Indonesia, namun susu kambing formula sudah dikenal luas di negara tetangga, seperti di Malaysia, Singapura, Taiwan, Cina, dan Hongkong. Mengapa susu formula anak yang berasal dari susu kambing lebih baik daripada susu sapi?

Berikut ini adalah rangkuman temuan-temuan ilmiahnya:

 

 

1. Mekanisme pengeluaran/sekresi

Mekanisme pengeluaran/sekresi susu kambing sama dengan ASI Susu murni terdiri dari komponen protein, lemak, karbohidrat, air, mineral, dan vitamin yang bercampur menjadi satu di dalam sel-sel kelenjar susu. Mekanisme keluarnya susu dari kelenjar susu dapat terjadi melalui dua cara yang berbeda, yang disebut dengan sekresi Merokrin dan Apokrin. Sekresi Merokrin ditemukan pada kelenjar susu sapi. Pada sekresi Merokrin, komponen susu dilepaskan begitu saja tanpa adanya bagian dari sel-sel kelenjar susu yang ikut terbawa.

Sekresi Apokrin terjadi pada kelenjar susu kambing dan juga manusia. Pada sekresiApokrin, komponen susu keluar bersama-sama dengan bagian dari sel-sel kelenjar susu,sehingga terdapat komponen bioaktif alami seperti faktor-faktor pertumbuhan, Taurin,dan Nukleotida yang ikut terbawa bersama cairan susu. Taurin adalah zat gizi yangberperan dalam perkembangan otak, sedangkan Nukleotida berperan dalam pembelahan sel dan meningkatkan respons imun alami si Kecil terhadap infeksi dari luar. Dengankemiripan mekanisme sekresi susu ini, maka tak heran apabila kandungan alami Taurin danNukleotida dalam susu kambing 3x lebih banyak daripada susu sapi.  

 

2. Komposisi Protein

Komposisi protein susu kambing secara alami mirip dengan ASI dan lebih mudah dicerna ASI mengandung dua jenis protein casein, yaitu beta/β-casein (75%) dan kappa/Κ-casein (25%). Komposisi protein casein susu pada hewan mamalia seperti sapi dan kambing tentu berbeda dengan manusia, di mana pada susu sapi dan kambing juga mengandung alfa/αs1 dan alfa/αs2-casein selain β- dan Κ-casein. Bedanya pada susu sapi, αs1 dan αs2-casein adalah yang paling dominan, sedangkan pada susu kambing justru β-casein yang dominan. Dengan demikian, profil protein susu kambing dapat dikatakan lebih menyerupai ASI yaitu sama-sama dominan β-casein. Keuntungan susu kambing memiliki β-casein yang dominan adalah struktur protein-nya lebih halus dan lembut, sehingga lebih mudah dicerna dan lebih nyaman di perut si Kecil yang masih sensitif.

 

 

3. Pemisahan Lemak Susu

Susu kambing formula dibuat tanpa pemisahan lemak susu Lemak susu adalah salah satu nutrisi penting atau makronutrien dalam ASI yang bermanfaat sebagai sumber energi untuk pertumbuhan bayi dan anak. Namun perlu Ibu ketahui bahwa tidak semua susu formula mempertahankan kandungan lemak susu alaminya. Proses produksi susu formula sapi tradisional umumnya menggunakan bahan susu skim atau susu yang telah dibuang lemaknya. Sementara itu, susu kambing formula menggunakan susu kambing utuh tanpa membuang lemak susu alaminya, sehingga lebih kaya nutrisi dibandingkan susu sapi biasa. Jadi, apakah Ibu mau mencobanya jika ada susu formula kambing dengan kualitas seperti ini di Indonesia?

#ElevateWomen 

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Susu Kambing Formula Diklaim Lebih Ramah untuk Pencernaan Anak, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Artikel Selanjutnya
5 Manfaat Susu Kambing untuk Atasi Stres pada Kulit di Masa Pandemi