Sukses

Parenting

Kenali 5 Tanda Bayi akan Merangkak

Fimela.com, Jakarta Hal-hal yang baru dipelajari anak dari proses tumbuh kembangnya akan selalu menjadi pengalaman yang berharga bagi orangtua. Termasuk ketika anak menunjukkan tanda-tanda akan merangkak. Bayi biasanya mulai menampakkan bahwa ia akan merangkak pada usia 6 sampai 10 bulan. 

Setiap anak tentunya kemungkinan ada memiliki waktu berbeda-beda, dan itu hal yang wajar. Di usia-usia inilah bayi akan perlahan-lahan mengkoordinasikan gerak lengan dan kaki mereka, sembari kekuatan otot lengan, bahu, serta kaki turut menguat hingga mampu menopang berat badan mereka.

Tetapi, ada tahap-tahap yang perlu dilalui hingga bayi akhirnya dapat merangkak. Peristiwa ini berproses dan tidak serta merta langsung dapat dikuasai. Itulah mengapa orang tua harus peka dan tahu seperti apa tanda-tanda ketika bayi akan merangkak.

Berikut ini adalah tanda-tanda ketika bayi akan merangkak menurut Amanda Gorman, seorang praktisi perawat dan pendiri Nest Collaborative, yang disadur dari laman Romper.com.

Tanda-tanda bayi akan merangkak

1. Duduk tanpa penyangga

Amanda Gorman mengatakan bahwa ketika bayi dapat duduk tanpa penyangga atau sesuatu yang mendukung posisinya, maka ini adalah tanda bahwa otot inti di tubuhnya sedang berkembang. Otot ini adalah bagian yang diperlukan untuk keseimbangan dan koordinasi.

2. Berusaha mengangkat tubuh sendiri

Tummy time yang telah dilalui oleh bayi untuk memperkuat otot bayi agar dapat merangkak, pada tahap inilah menunjukkan bahwa hal tersebut sangat berguna bagi bayi. Ketika bayi mencoba untuk mengangkat tubuhnya ke atas, jika kejadian ini terjadi berulang kali, bayi akan dapat benar-benar duduk sendiri yang mana hal tersebut adalah salah satu proses dari pembelajarannya merangkak.

Amanda sangat menyarankan orangtua untuk tetap mempertahankan tummy time agar otot leher dan dada bayi semakin kuat hingga ia mampu untuk merangkak.

3. Lebih suka bermain di lantai

Apabila bayi lebih suka berada di lantai, Amanda berkata bahwa hal terebut dapat diindikasikan sebagai kesiapan bayi untuk merangkak. Amanda menyatakan bahwa ia sangat menyarankan orang tua dan pengasuh untuk memberi bayi kesempatan meniru gerakan para orang dewasa yang menunjukkan cara merangkak. Biarkan bayi merasakan secara nyata bagaimana merangkak. Hal ini bisa mempercepat proses belajar merangkak.

Tanda-tanda bayi akan merangkak

4. Tertarik pada objek yang jauh

Saat bayi terlihat lebih tertarik pada ibjek yang lebih jauh dari biasanya, Amanda menyarankan untuk membantu bayi dengan ketertarikannya tersebut. Misalnya dengan meletakkan objek tersebut beberapa meter dari jangkauan bayi. Pada titik ini akan terlihat bagaimana gigihnya bayi untuk mencoba meraih objek tersebut.

5. Menarik badannya sendiri hanya dengan lengan

Ketika bayi mulai mampu melakukan gerakan merayap seperti tentara, Amanda menyatakan, ini adalah langkah pertama yang umum dilakukan bayi ketika akan merangkak secara resmi. Merangkak membutuhkan koordinasi kaki dan lengan. Normal bag bayi untuk menguasai gerakan merangkak dengan ekstremitas atas dan bawah secara terpisah, sebelum akhirnya secara bersamaan.

Setelah mengetahui tanda-tanda tersebut, sudah sepatutnya orang tua untuk semakin peka tentang apa yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembangnya. Semoga artikel ini membantu.

*Penulis: Vania Ramadhani Salsabillah Wardhani.

What's On Fimela
Loading