Jakarta kembali diwarnai pertunjukan musik-teater I La Galigo untuk kedua kalinya. Tepatnya pada 3,5,6 dan 7 Juli 2019, pentas teater tersebut hadir di Ciputra Artpreuner Theater, Jakarta. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Pertunjukan musik-teater ini mengisahkan tentang Bumi Tengah yang pertamakali dihuni oleh manusia. Juga mengenai kisah cinta terlarang saudara kembar We Tenriabeng dan Sawerigading yang diramal sudah terjalin sejak berada di dalam kandungan. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Pembentukan Bumi Tengah atas persetujuan Dewa Bumi Atas dan Bumi Bawah yang dikisahkan dalam naskah kuno Bugis ‘Sureq Galigo’ ini menceritakan juga Batara Guru yanag turun ke Bumi Tengah usai mendapat perintah dari ayahnya. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Lalu Dewa Bumi Bawah Guru ri Selleq mengirim putrinya, We Nyiliq Timoq untuk ikut turun bersama Batara Guru. Betara Guru dan We Nyiliq Timoq pun menikah di Bumi Tengah dan melahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan, We Tenriabeng dan Sawerigading. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Banyak peramal yang mewanti-wanti adanya rasa saling jatuh cinta di antara anak kembar itu, maka keduanya dibesarkan secara terpisah. Pasalnya, jika terjadi perkawinan sedarah akan meruntuhkan kerajaan. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Meskipun sudah berpisah lama, pada akhirnya anak kembar ini bertemu. Sawerigading bertemu saudara kembarnya, We Tenriabeng, dan kemudian jatuh cinta pada parasnya yang cantik jelita. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Para penonton berhasil terbius oleh jalan cerita dan penampilan para pemain dari pertunjukan musik-teater ini. "Mata dan tangan-tangan para pemain menjadi sebuah penerjemahan yang konkret dari sebuah misteri dan keutuhan," ungkap Robert Wilson, sang sutradara. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Kisah I La Galigo ini disampaikan lewat Bissu dalam bahasa Bugis. Robert Wilson menjelaskan, Bissu adalah orang yang menyimpan rahasia tradisi lisan Sureq Galigo yang menjadi perantara antara langit dan bumi. Tak heran jika kata-kata jarang terucap di pertunjukan ini. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Setelah 13 tahun bersahabat, Sheila Dara dan Fita Anggriani akhirnya tampil bersama di sebuah event fashion dan langsung mencuri perhatian lewat gaya kompak mereka.
Sheila Dara kembali mencuri perhatian lewat gaya fashion-nya yang effortless, manis, sekaligus artsy. Aktris sekaligus penyanyi yang kerap dijuluki “Ibu Negara” oleh para penggemar tampil memikat dalam balutan outfit monokrom.
Festival Film Cannes 2026 kembali menjadi panggung mode paling glamor tahun ini. Tak hanya deretan gaun haute couture yang mencuri perhatian di red carpet, sejumlah selebriti dunia juga tampil memukau dalam balutan Chanel dengan interpretasi gaya yang berbeda-beda.
Tak hanya pemandangan bangunan klasik khas China yang memanjakan mata, gaya fashion Nikita selama perjalanan juga berhasil menciptakan aura old money yang effortless.
Pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Ashanty akhirnya menunaikan ibadah Haji setelah penantian panjang selama delapan tahun. Bagaimana penampilan Ashanty? Yuk intip
Anak kedua Siti Badriah dan Krisjiana Baharudi, Xandraya Zevora Davanee Baharudin baru saja merayakan ulang tahun pertamanya pada 15 Mei 2026. Ulang tahun pun dirayakan dengan tema Snow White. Berikut tampilannya.
Festival Film Cannes 2026 tak hanya menjadi panggung bagi karya perfilman dunia, tetapi juga ajang unjuk gaya para public figure Indonesia yang tampil membawa identitas fashion Tanah Air ke red carpet internasional. Mulai dari kebaya modern, sentuhan wastra lokal, hingga gaun couture avant-garde, deretan artis Indonesia sukses mencuri perhatian lewat penampilan yang penuh karakter.