Sukses

Relationship

Bukan 5, Ternyata Love Language Ada 7, Kenali Milikmu dan Pasangan di Sini

Fimela.com, Jakarta Setiap orang mengekspresikan cinta secara berbeda, tergantung pada interpretasi mereka terhadap perasaan tersebut, lingkungan mereka, banyak faktor kompleks lainnya. Dr Gary Chapman, seorang penulis asal Amerika menjadi terkenal setelah memperkenalkan bukunya yang berjudul The Five Love Languages, tentang hubungan manusia, yang fokus pada hubungan romantis.

Dilansir dari medium.com, mengacu pada sebuah jurnal yang dipublikasikan di US National Library of Medicine and National Institutes of Health, bahasa adalah cara orang berkomunikasi. Belajar bahasa berarti kamu telah menguasai sistem kata, struktur, dan tata bahasa yang kompleks untuk berkomunikasi secara efektif dengan orang lain.

Dalam cinta, seperti dalam hubungan manusia lainnya, komunikasi sangat penting. Namun, akan sulit untuk berkomunikasi secara efektif dengan seseorang yang dengannya kamu bicara bahasa yang sama sekali berbeda.

Berikut ini adalah 7 love language, yang 5 diadaptasi dari buku Gary Chapman, sedangkan 2 didefinisikan dari esensi atau arti cinta dari banyak pasangan. Apa love language-mu, Sahabat FIMELA?

1. Hadiah (Gift)

Love language hadiah biasanya disalahartikan dengan materialisme. Seharusnya tidak.

Jika love language pasanganmu dominan adalah menerima hadiah, kamu harus berusaha untuk sering memberi mereka hadiah. Pasanganmu berkembang dengan cinta, perhatian, dan upaya di balik hadiah itu.

Hadiah dan gerak tubuh membuat pasangan merasa dicintai, dihargai, dan diperhatikan. Pasanganmu menikmati perhatian dan upaya di balik representasi visual cinta.

Hadiah terbaik selalu yang paling berarti. Jika kamu kesulitan mendapatkan hadiah untuk pasangan, mintalah pasangan atau keluarga untuk memberi masukan, hadiah tidak harus sesuatu yang mewah.

 

 

 

2. Tindakan pelayanan (Act of Service)

Love language ini adalah salah satu yang paling baik dihadirkan sebagai melakukan sesuatu untuk meraka yang kamu tahu mereka inginkan. Singkatnya, kamu memberikan waktu untuk melayani pasangan.

Memberikan cinta lewat tindakan pelayanan bisa melelahkan dan memakan waktu, tapi biasanya sepadan dengan usaha jika itu adalah love language pasanganmu. Jangan pernah bosan melakukan hal-hal kecil untuk pasangan, karena terkadang tindakan pelayanan kecil itu menempati bagian terbesar dari hati mereka.

3. Waktu yang berkualitas (Quality Time)

Hadiah terbesar yang bisa kamu berikan kepada seseorang adalah waktu. Karena saat kamu memberikan waktu kepada seseorang, itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah kamu dapatkan kembali.

Jika love language pasanganmu adalah waktu, mereka akan berkembang dari menghabiskan waktu. Kamu bsia terlibat dalam aktivitas yang benar-benar kalian berdua nikmati. Berikan pasanganmu perhatian penuh dan tidak terbagi.

4. Kata-kata penegasan (Words of Affirmation)

Kata-kata penegasan adalah kata-kata yang diucapkan atau ditulis yang menegaskan, mendukung, mengangkat, dan berempati secara positif dengan orang lain. Jika pasanganmu senang saat kamu menunjukkan ekspresi manis dari penghargaan, pujian, rasa terima kasih, dan dorongan, love language mereka kemungkinan adalah kata-kata penegasan.

Kata-kata penegasan atau afirmasi mungkin menjadi salah satu love language yang dominan. Cobalah untuk lebih vokal tentang aspek positif yang ingin kamu soroti tentang pasangan, pujilah ia sesering mungkin, ungkapkan perasaan secara verbal, beri tahu betapa hebatnya mereka, dan betapa bersyukurnya kamu memilikinya dalam hidupmu.

Terkadang, kata-kata bicara lebih keras daripada tindakan, karena kata-kata bisa menyembuhkan atau menghancurkan hati. Kamu bisa menggunakannya untuk cinta.

5. Sentuhan fisik (Physical Touch)

Jika pasanganmu dominan dalam love language sentuhan fisik, kehadiran fisik dan aksesibilitas sangat penting. Bahasa ini ditunjukkan melalui pelukan, tepukan di punggung, berpegangan tangan, berciuman, bermain dengan rambut mereka, atau memijat, karena setiap sentuhan yang menenangkan bisa mendekatkan pasangan denganmu.

Berikan pasanganmu kontak fisik sebanyak mungkin. Hindari mengabaikan mereka atau menjadikan mereka dalam bentuk apapun.

6. Komunikasi (Communication)

Ada berbagai cara komunikasi dan saat kamu mencintai seseorang, kamu berusaha menggunakannya untuk meningkatkan hubungan. Beri dirimu sendiri kesempatan untuk jatuh cinta dan bertumbuh bersama pasangan, pahami kebutuhanmu sendiri dan pasangan yang akan membantu membangun hubungan lebih penuh kasih.

Jika kamu berinvestasi dalam hubungan dan menjaga komunikasi tetap jelas, mencintai pasangan dengan cara mereka ingin dicintai, dan memberi tahu pasangan dalam love language apa kamu merasa dicintai, kamu berada di jalur yang tepat.Kamu tidak harus memiliki love language yang sama untuk memiliki hubungan yang langgeng dan memuaskan, hanya perlu tahu bagaimana mengomunikasikan kebutuhanmu dengan pasangan. Komunikasi adalah komponen kunci dari setiap hubungan yang sehat.

7. Ekspresi kasih sayang dan cinta (Expression of Affection and Love)

Kamu harus berada dalam hubungan di mana kamu merasa dicintai dan ada kasih sayang di antara kamu dan pasangan. Seperti yang pernah dikatakan Lao Tzu, dicintai secara mendalam oleh seseorang memberi kekuatan, sedangkan mencintai seseorang secara mendalam memberimu keberanian. Pasangan yang benar-benar jatuh cinta mengungkapkan kasih sayang dan cinta mereka satu sama lain.

What's On Fimela
Loading