Fimela.com, Jakarta - Pernikahan yang telah berjalan puluhan tahun seringkali dianggap sebagai benteng kokoh yang tahan uji. Namun, di balik usia hubungan yang panjang, keretakan bisa muncul dari perubahan-perubahan halus yang luput dari perhatian. Tanda-tanda ini, meskipun samar pada awalnya, dapat secara bertahap mengikis fondasi kebersamaan yang telah dibangun.
Psikolog Amerika ternama, John Gottman, mengidentifikasi beberapa faktor yang ia sebut sebagai “empat penunggang kuda kiamat” dalam pernikahan, salah satunya adalah penghinaan. "Psikolog Amerika terkenal, John Gottman, menyebut penghinaan sebagai salah satu dari 'empat penunggang kuda kiamat' dalam pernikahan. Jika tidak ditangani, penghinaan ini dapat menghancurkan hubungan," ungkapnya.
Mengenali indikator-indikator awal ini menjadi krusial, terutama bagi pasangan yang telah menjalani biduk rumah tangga selama puluhan tahun. Perubahan-perubahan ini seringkali menjadi sinyal pertama bahwa sebuah pernikahan sedang menghadapi masalah serius.
Advertisement
Ketika Rasa Hormat Mulai Memudar
Salah satu tanda paling meresahkan adalah hilangnya rasa hormat terhadap pasangan. Ketika seseorang mulai memandang pasangannya dengan pandangan merendahkan atau merasa bahwa pasangannya "kurang dari" apa yang dulu, setiap aspek lain dalam hubungan menjadi jauh lebih sulit. Kondisi ini bisa memicu perasaan tidak dihargai dan memperburuk interaksi sehari-hari.
Fenomena serupa juga terjadi ketika pasangan Anda yang mulai menunjukkan sikap tidak hormat. Jika Anda merasa terus-menerus dihakimi, dikritik, dan tidak ada tindakan yang Anda lakukan dianggap cukup baik, kemungkinan besar Anda sedang merasakan penghinaan dari pasangan. Untuk menyelamatkan pernikahan, sangat penting bagi kedua belah pihak untuk segera mengatasi akar masalah ini dan berupaya membangun kembali rasa saling menghormati secepat mungkin.
Selain penghinaan, kritik yang saling menjatuhkan juga menjadi pembunuh mematikan dalam pernikahan, dan merupakan salah satu "empat penunggang kuda" Gottman lainnya. Jika Anda dan pasangan masing-masing mencoba membuktikan bahwa Anda "benar" sementara pasangan "salah," atau Anda merasa tidak lagi memiliki hal baik untuk dikatakan tentang yang lain, kritik telah berakar dalam pernikahan Anda. Jika tidak segera diatasi, kritik semacam ini berpotensi melenyapkan semua perasaan positif yang pernah ada.
Advertisement
Jarak Emosional dan Fisik yang Kian Melebar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325363/original/082927800_1755963940-man-woman-having-fight-home_11zon.jpg)
Keretakan dalam pernikahan jangka panjang juga sering ditandai dengan munculnya perselingkuhan yang tidak kunjung usai. Meskipun banyak pernikahan dapat bertahan dari pengkhianatan, sangat sedikit yang bisa pulih jika salah satu pasangan terus-menerus terlibat dalam perselingkuhan dan menolak untuk mengakhirinya. Perselingkuhan memang pukulan berat, namun penolakan untuk mengakhirinya menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap perasaan pasangan, yang menjadi pukulan telak sebenarnya.
Penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan bukan hanya sekadar tindakan fisik, melainkan juga pelanggaran terhadap komitmen emosional dan integritas pernikahan. Inilah mengapa perselingkuhan sangat sulit untuk diatasi, bahkan dengan bantuan terapi profesional. Kondisi ini diperparah jika salah satu pihak mulai berfantasi tentang hidup tanpa pasangannya.
Meskipun wajar jika sesekali terlintas pikiran untuk kembali melajang setelah efek "bulan madu" memudar, namun jika fantasi tentang hidup sendiri muncul setiap hari, ini adalah sinyal serius bahwa pernikahan Anda dalam masalah. Jika fantasi ini berkembang hingga Anda benar-benar mencari tempat tinggal terpisah, situasinya sudah sangat kritis. Bersamaan dengan itu, berkurangnya kontak fisik juga menjadi pertanda buruk. Keintiman yang menghilang, ciuman atau pelukan yang jarang, hingga sentuhan fisik yang hampir tidak ada, mengindikasikan masalah serius. Pasangan yang sehat biasanya memiliki banyak sentuhan fisik.
Dinamika Kekuasaan dan Sikap Defensif
Salah satu tanda paling berbahaya adalah ketika salah satu pasangan bersikap kasar secara fisik. Tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan kekerasan fisik, baik terhadap pasangan maupun anak-anak. Jika situasi ini terjadi, pertanyaan tentang masalah dalam pernikahan harus dihentikan, dan fokus harus beralih pada perencanaan untuk segera keluar dari hubungan tersebut.
Tanda lain yang mengikis pernikahan adalah ketika menurut pasangan, semua kesalahan selalu ada pada Anda. Dalam sebuah pernikahan, tidak ada pihak yang selalu benar atau selalu salah. Jika pasangan Anda menolak untuk bertanggung jawab atas tindakannya sendiri, sikap defensif ini akan menghambat diskusi dan penyelesaian masalah apa pun yang mungkin ada dalam hubungan.
Sikap defensif semacam ini menjadikan pasangan Anda sebagai korban abadi, sementara Anda selalu diposisikan sebagai "pihak yang jahat." Jenis defensif ini merupakan pembunuh serius lainnya bagi keharmonisan pernikahan.
Perubahan-perubahan halus ini, meskipun mungkin tampak kecil pada awalnya, dapat secara kumulatif mengikis kebahagiaan dan stabilitas pernikahan yang telah berlangsung puluhan tahun. Mengenali tanda-tanda ini sejak dini dapat menjadi langkah pertama untuk mencari bantuan profesional atau membuat keputusan yang diperlukan demi kesejahteraan semua pihak yang terlibat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1485100/original/014440300_1517814690-PicsArt_02-04-08.33.43.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4570833/original/042949300_1694414623-Ilustrasi_pasangan_bertengkar__cuek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299639/original/015212000_1605681712-pexels-photo-4098218.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4748009/original/056375600_1708424686-happy-romantic-couple-love-lake-outdoor__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4564958/original/074022100_1693969323-Ilustrasi_perceraian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219781/original/030372300_1747229372-steptodown.com690628.jpg)
![emakin banyak keluarga mencoba digital detox 24 jam saat liburan untuk mengurangi distraksi gadget dan menciptakan quality time yang lebih hangat bersama orang-orang terdekat. [Dok/freepik.com/tirachardz]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/eqE5hUuLdc2PMHjYSsCi-wwhzmA=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6304861/original/087894800_1779179332-2444.jpg)
![Yuk, simak beberapa cara yang bisa membantu orangtua dalam menghadapi momen anak kehilangan barangnya dengan lebih tenang. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/IkbU-Ketwq0ZaTnH5nnAmG6PzfU=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6302439/original/046881300_1779176992-2147824144.jpg)
![Momen libur sekolah dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan kebiasaan kecil yang membantu anak menjadi lebih reflektif. [Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/FTXVJtzBy6rUn_6rHsZ_cepultU=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557205/original/048848100_1776321886-5189.jpg)
![ArtScience Museum menghadirkan kedalaman samudra yang selama ini tersembunyi di Singapura. [Dok/Marina Bay Sands Singapore].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/XkAjVaFT1ifyjbRsfO1szvMMeug=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262750/original/015677700_1781846243-Into_the_Ocean_Journey_Beneath_Key_Visual_Credit_to_Marina_Bay_Sands.jpg)
![Ketika anak ikut memilih bahan dan melihat proses memasak, mereka cenderung lebih antusias mencoba makanan baru. [Dok/Pexels.com/Gustavo Fring].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/Eh2Tt3n_ufclCg2xCeVNxEobqQM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556029/original/050208900_1776229226-pexels-gustavo-fring-4149028.jpg)
![Sebagai orangtua, penting untuk membantu anak untuk menemukan keseimbangan dalam penggunaan gadget. [Dok/freepik.com/pvproduction]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/kEZaSTuTyveMBTj-PLVUXQSYalI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555437/original/008864700_1776156641-19118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205517/original/071517900_1666856136-nicolas-lobos-KTfAuP8gtYM-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6300970/original/028657900_1779175528-pexels-polina-kovaleva-5885513.jpg)
![Secara sederhana, clean eating berarti mengonsumsi makanan utuh (whole foods) yang minim proses. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/mN2lbfc2P-MYKXU9NKopK-vkMvk=/0x0:7360x4148/320x217/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393112/original/017172700_1761542889-pretty-young-woman-eating-red-cherry-tomato-holding-bowl-mixed-salad-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5930743/original/028326200_1778828329-people-taking-community-action_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5750140/original/060606100_1778650521-high-angle-woman-doing-creative-journaling_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3398986/original/073745900_1615454866-pexels-rachel-claire-4577811.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479646/original/098401200_1768984292-front-view-mother-girl-playing-game.jpg)
![Tuntutan kesempurnaan memicu kecemasan pada anak. [Dok/Pexels.com/Pavel Danilyuk].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/ZGfsiHrJPh6WaAqdPqlufgCGswc=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6295160/original/060170900_1779169697-pexels-pavel-danilyuk-7055271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490248/original/065664500_1624409130-amol-tyagi-UZFCQPNc4bs-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4823506/original/002682400_1714995462-IMG_2380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4692327/original/076878600_1703038223-Ilustrasi_ibu_dan_anak_laki-lakinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531990/original/081659800_1773639071-beautiful-little-girl-looking-camera.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4045336/original/051178800_1654595724-ADAM-DENI-Herman-Zakharia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264377/original/004846700_1782108967-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_12.51.20.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264345/original/059017000_1782108462-1001383250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264342/original/051893800_1782108242-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_12.51.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264341/original/014558300_1782107904-53f820b6-9caa-4896-9425-c0e041f9c316.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264327/original/002503300_1782106770-42176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4570833/original/042949300_1694414623-Ilustrasi_pasangan_bertengkar__cuek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4952367/original/031623500_1727231762-pexels-ketut-subiyanto-4245930.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3058684/original/034134600_1582525702-adika-suhari-SIQmdpHteVg-unsplash.jpg)
![Ayu Ting Ting saat Hadir Wisuda Bilqis yang Lulus SD. [@ayutingting92]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/0VwZGID8rSG0bTBPHsAWLhEjzPk=/80x80/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264220/original/093780700_1782099830-IMG_1416_1_.jpeg)