Chintami Atmanegara Anggap Gerakan Senam Roy Tobing Mendayu-dayu

Joanzen Yoka diperbarui 13 Okt 2015, 03:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Ada rasa heran yang dirasakan oleh adik dari Minati Atmanegara, karena kakaknya masuk kedalam kasus plagiat gerakan senam yang dilaporkan oleh Roy Tobing. Padahal, masih teringat jelas oleh Chintami  Atmanegara saat ia mengikuti senam di tempat Roy Tobing sekitar 26 tahun yang lalu. Gerakan senam dari Roy berbeda dengan yang dibuat oleh Minati. Karena bagi Chintami gerakan Roy Tobing lebih seperti menari dan mendayu-dayu.

Baca juga: Kuasa Hukum Minati Atmanegara: Roy Tobing Bisa Jadi Tersangka

"Saya senam kadang satu minggu sekali. Kadang 2 minggu sekali. Saya senang gerakannya karena seperti menari. Beda banget metodenya dengan ibu Minati. Memang saya dulu memerlukan gerakan menari-menari untuk tampil. Kalo gerakan minati kan universal. Kalo Roy kan menari-nari. jelas beda," tutur Chintami Atmanegara di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2015).

"Yang mencolok metodenya berbeda. Nggak bisa dijelaskan. Tapi yang jelas saya senam ditempat Roy gerakan seperti menari dan saya memerlukan itu saat saya menari dan menyanyi, basic-nya berbeda," sambung Chintami.

Lebih lanjut, Chintami yakin kalau kakaknya Minati Atmanegara tidak bersalah. Karena itu ia akan mendukung sang kakak dimulai dari kesaksiannya untuk laporan balik Minati Atmanegara kepada Roy Tobing. Apalagi sepengetahuannya, sang kakak membesarkan sanggar latihan senamnya hampir tanpa campur tangan orang lain.

Baca juga: Chintami Dukung Minati Atmanegara Lepas Status Tersangka

"Karena saya tau kakak saya benar jadi saya bela habis-habisan. Apalagi, saya pernah belajar disana (tempat Roy Tobing). Gerakannya menari-nari seperti mendayu-dayu sangat beda dengan yang diajarkan kakak saya. Karena itu saya support 100 persen untuk kakak saya karena saya tau kakak saya. Sudah terbukti studio Primadona sudah berdiri bertahun-tahun dan hampir 100 persen usaha kakak saya," ungkap Chintami Atmanegara.