Film 90-an, Bucek Depp dari Pengantin Remaja Sampai Tiger Boy

Henry Hens diperbarui 13 Apr 2016, 21:56 WIB

Fimela.com, Jakarta Di era 90-an sejumlah pemain muda meramaikan dunia akting Indonesia. Salah satunya adalah Bucek Depp atau Bucek. Namanya memang unik, tapi itu hanya nama populer. Pria kelahiran 9 September 1973 ini punya nama asli Al Arthur Muchtar.

Bucek dikenal sebagai pemain film dan sinetron. Awal karir Bucek adalah sebagai model dan kemudian menekuni bidang akting. Setelah mengawali debut di film Sekretaris (1991), Bucek kemudian jadi pemain utama bersama Vivi Samodro di film Pengantin Remaja di tahun yang sama. Film yang disutradarai Wim Umboh itu merupakan remake dari film berjudula sama di era 70-an yang dibintangi pasangan Sophan Sophiaan-Widyawati.

Nama Bucek pun mulai dikenal. Saat dunia film Indonesia lesu, Bucek tampil di layar kaca. Pria berdarah Arab-Belanda-Betawi ini mulai menarik perhatian saat bermain di serial Buana Jaka (1993). Serial yang juga dibintangi Adjie Massaid dan Ari Sihasale itu merupakan produksi RCTI dan kemudian tayang di SCTV.

Namanya makin menanjak setelah tampil di sinetron Ali Topan, Anak Jalanan dan sinetron laga Jalan Membara bersama Dede Yusuf. Sinetron lain yang pernah dibintanginya, antara lain Pahlawan Tak Dikenal, Mawar Sejati, Mawar Berduri, Anak Menteng (1997), Sepanjang Jalan Kenangan, Keluargaku Surgaku dan Jingga.

Bucek juga ikut bermain di film Kuldesak (1998) yang disutradarai Mira Lesmana, Riri Riza, Nan T Achnas dan Rizal Mantovani. Berbagai macam peran pun mampu dilakoninya dengan baik. Pria yang pernah menikah dengan Titi DJ dan Unique Priscilla ini sempat ‘menghilang’ sejenak dari dunia hiburan karena kegemarannya pada olahraga gantole (layang gantung).

Saat film nasional mulai menggeliat lagi, Bucek Depp bermain di film Beth (2002) dan baru berlanjut lewat film Brownies (2005) yang merupakan debut Hanung Bramantyo sebagai sutradara film panjang. Kiprah Bucek di dunia hiburan diikuti oleh adiknya, Fathir Muchtar yang juga bermain di sejumlah film dan sinetron.

Selain berakting, Bucek juga pernah memandu acara bernuansa sosial, seperti reality show ‘Bangkitnya Surau Kami’ dan ‘Ramadhan On Wheel’. (2006). Belakangan ini Bucek semakin rajin tampil di layar lebar termasuk Operation Wedding yang kemudian dibuatkan versi sinetronnya.

Di tahun lalu, Bucek tampil di film Air & Api dan Tiger Boy. Perannya sekarang lebih sering menjadi seorang bapak atau suami. Sedangkan di era 90-an, Bucek identik dengan penampilan macho, sangar, ganteng sekaligus memikat. Seiring waktu, Bucek masih punya pesona dan tentunya kemampuan akting mumpuni meskipun usianya sudah tidak muda lagi.