Ayda Jebat Susul Siti Nurhaliza ke Industri Musik Indonesia

Anto Karibo diperbarui 03 Feb 2017, 23:07 WIB

Fimela.com, Jakarta Semenjak dahulu penyanyi dan musisi asal Malaysia sangat tertarik untuk berkiprah di Indonesia. Sebut saja Amy Search, Siti Nurhaliza, dan Sheila Madjid. Gelombang itu sepertinya tak terputus dengan hadirnya Ayda Jebat, penyanyi muda Malaysia yang sangat populer di negaranya.

Seperti halnya Maudy Ayunda, ia merupakan penyanyi Negeri Jiran yang menyanyikan lagu soundtrack untuk film produksi Disney, Moana. Dan menyusul senior-seniornya, Ayda mencoba peruntungan di Indonesia.

Lewat lagu Pencuri Hati, Ayda mencoba merangsek industri musik tanah air. Ia pun menggandeng arranger dan produser musik Irwan 'Opung' Simanjutak yang juga pernah bekerja di balik kesuksesan Glenn Fredly, Afgan, Rio Febrian, Sheila Madjid, dan Calvin Jeremy.

"Saya kemari untuk rilis single Pencuri hati di sini, produser Irwan Simanjuntak atau opung yang biasanya produce Afgan, Glenn dan lainnya," tutur Ayda Jebat di Rolling Stone Cafe, kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2016).

Lagu Pencuri Hati ini diakui sudah beberapa lama booming di Malaysia dan negara-negara sekitarnya. Satu buktinya adalah rumah produksi Screenplay yang mendaulatnya menjadi lagu soundtrack sinetron yang dibintangi Prilly Latuconsina.

"Lagu ini udah booming di Malaysia, aku udah ada 3 single, lagu ini masih di Malaysia, jadi lagu soundtrack FTV di Malaysia, oleh Screenplay juga. Aku agak kaget kenapa lagu ini dipilih-pilih lagi. Mungkin karena senang dinyanyi, cocok orang sini," tutur Ayda.

Ayda memilih Indonesia karena sama-sama memiliki latar belakang ranah Melayu. Selain itu pasar Indonesia juga sangat potensial. Ia pun makin optimis dengan predikat penyanyi dengan 3 piala kemenangannya di Anugerah Planet Muzik tahun 2016. Event tersebut merupakan ajang penghargaan bagi insan musik dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura.

"Ya why not ke Indonesia. Bagi aku peminat aku di 4 negara, Malaysia, Brunei, Singapura, Indonesia. Singapura udah sering, Indonesianya belum pernah kemari. Tapi mereka sering komentar di media sosial. Semoga single ini tak hanya mencuri hati publik Malaysia, namun juga Indonesia," tukas Ayda Jebat.