Krononologi Teuku Zacky Jadi Korban Penipuan Anak Kecelakaan

Regina Novanda diperbarui 15 Sep 2017, 10:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Nasib nahas tengah menimpa Teuku Zacky. Pesinetron kelahiran Bandung 34 tahun silam itu terkena tipu oleh sejumlah oknum yang mengatakan anaknya mengalami kecelakaan di sekolah, hingga harus dilarikan ke sebuah rumah sakit. Kejadian ini bermula ketika seseorang menelpon rumahnya pada Rabu (13/9/2017).

"Rabu, 13 September 2017, Pukul 09.15 tlp rumah berbunyi dan diangkat oleh Asstn Rumah (D) panik berlari ke saya bilang bahwa anak Saya Jatuh disekolah dan tidak sadarkan diri. Sayapun terbawa panik," ungkap Zacky mengawali cerita di akun Instagramnya.

Menurut Zacky, orang yang menelponnya tersebut mengaku sebagai petugas keamanan di sekolah anaknya. Lantas, Zacky pun diminta oleh oknum tersebut untuk segera menelpon guru yang disebut tengah membawa anaknya dengan ambulance.

"Di nomer tersebut ada seorang ibu-ibu yang mengaku dia sedang membawa anak saya ke RS dan menjelaskan kronologisnya: anak saya terpeleset di depan lift ketika mau ke toilet. Lalu kepalanya terbentur cukup keras dan langsung tidak sadarkan diri dan dibawanya ke RS menggunakan Ambulance," papar Zacky.

Demi meyakinkan Zacky, oknum tersebut memberikan latar belakang suara ambulance. "Dalam suasana panik tersebut terdengar suara backsound Mobil Ambulance dan beberapa orang yang sedang berusaha membantu. Saya diminta untuk segera ke rumah sakit. Saya menayakan RS mana? Nanti akan diinfokan kembali," lanjutnya.

Tak berapa lama, Zacky menerima telepon dari oknum yang mengatakan merupakan salah satu tim dokter dari RS Fatmawati Jakarta Selatan. Dengan nada meyakinkan, oknum tersebut menceritakan kondisi terkini anak Zacky yang mengalami kecelakaan.

"Telepon saya berdering lagi, mengaku dari RS.FATMAWATI mengaku dokter yang menangani anak sya (sangat santun selayaknya dokter profesional) dan menceritakan kondisi anak saya yang mengalami pendarahan di bagian belakang kepala dan anak belum sadarkan diri. Tim dokter sedang observasi dan berusaha semaksimal mungkin," katanya.

"Selang beberapa menit Tim dokter telepon lagi mengatakan pendarahan sudah dapat diatasi tapi harus segera ada tindakan operasi, namun tim dokter tidak bisa operasi karena menunggu persetujuan keluarga. Dan memerlukan peralatan medis dimana alat yang ada di RS Fatmawati rusak / tidak tersedia," sambung Teuku Zacky.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Teuku Zacky kena tipu

Lantaran hal tersebut, oknum yang mengaku dari RS Fatmawati itu pun meminta Teuku Zacky untuk mencari rujukan rumah sakit lain. Selain itu, Zacky juga diminta untuk menebus sejumlah alat dan resep obat untuk menangani anaknya.

"Suasana dibuat profesional layaknya Apotik menangani pasien dan dinyatakan alat dan obatnya ini tersedia tapi dia tidak bisa memberikan obat/alat ini keluar apotik sebelum ada transaksi pembayaran," ungkapnya.

Lantas, suami dari Ilmira Usmanova itu pun diminta untuk segera melunasi pembayaran ke salah satu rekening bank. "Saya diminta transfer dulu, dia tanya menggunakan apa transaksinya? Bank Apa? Saya diarahkan untuk transfer ke rek BNI / BRI," lanjut Zacky menceritakan.

"Tutup telepon, dengan suasana panik dan fikiran kacau balau, stressss, saya transfer lah sesuai dengan yang disebutkan ke no rek tersebut. Telepon lagi menanyakan apa sudah transfer? Karena dokternya sudah marah-marah minta segera alat tersebut terpasang dalam waktu 15 menit, kalau tidak terpasang akan berbahaya," ujar Zacky.

Merasa ada yang janggal, Zacky pun secepatnya menuju rumah sakit untuk mengecek kebenaran kabar anaknya mengalami kecelakaan. Namun, di tengah perjalanan, sang istri mengatakan bahwa yang baru saja dialami Zacky merupakan salah satu modus penipuan.

"Saya pun masih tidak sangka, karena semua yang saya dengar di telepon, dengan segala ambience seperti asli. Saya minta @ilmiraz segera telepon sekolah dan miss nya di sekolah untuk memastikan semua aman-aman saja. Akhirnya setelah tenang dan minta kepastian kalau anak saya tdk apa-apa saya baru sadar kalau modus itu masuk akal dan baru saja terjadi kepada saya," jelasnya.

Rupanya, tak berapa lama, ada telepon kembali masuk ke Zacky yang masih berusaha mengatakan bahwa sang buah hati mengalami kecelakaan. Tak ayal, pria berdarah Aceh tersebut naik pitam pada oknum di balik telepon tersebut.

"Seketika telepon itu diputus dan saya pun lemasss terbukti kalau itu modus. Di satu sisi saya bahagia dan bersyukur karena itu hanya mimpi buruk disiang bolong dan TIDAK TERJADI apa-apa dengan anak saya, seperti bayangan yg mereka ciptakan saat di telepon," ungkap Teuku Zacky.

3 dari 3 halaman

Hikmah dari penipuan

Atas kejadian ini, Teuku Zacky pun mengambil sejumlah pelajaran. Menurutnya, sebagai orangtua, ia tak semestinya langsung percaya dengan oknum yang tak dikenal, meski kondisi yang berhasil diciptakan seolah-olah nyata.

"Di sisi lain saya pun menyesali karena saya kemakan dengan actingnya, padahal sya tau MODUS seperti itu banyak dan sudah sering terjadi. Tapi ASLI mereka HEBAT punya strategi meyakinkan orang yg luar biasa profesional PENIPU," aku Zacky.

"Bukan perihal materinya yang saya sesalkan tapi menyesalkan ada manusia-manusia picik, serakah, jahat dengan modus penipuan seperti itu," imbuhnya.

Untuk itu, Zacky berharap, kejadian yang menimpanya tersebut tak jadi lagi pada orangtua lainnya. "Semoga dengan saya share cerita mimpi buruk ini bisa membuat ibu-ibu dan bapak-bapak lebih WASPADA. Semoga tidak kejadian dengan anda semua. Jaga anak-anak dengan baik dan bijak," ujar Zacky.

"Hati-hati di luar sana banyak sekali manusia-manusia jahat berhati dan fikiran iblis dan menghalkan segala cara demi materi. Semoga pemerintah dan pihak Kepolisian bisa membantu MODUS ini di ungkap dan di telusuri sampai dapet para pelakunya, agar tidak menimpa masyarakat lainnya," tutup Teuku Zacky mengakhiri.