Menyatukan Adat Dua Suku dalam Pernikahan ala Kahiyang Ayu-Bobby

fitriandiani diperbarui 19 Sep 2017, 21:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Banyak fakta terungkap menjelang pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, yang rencananya akan digelar awal November mendatang. Salah satunya adalah tentang suku keluarga Bobby yang ternyata berdarah Tapanuli Selatan. Satu dari Jawa, satu dari Sumatera. Adat istiadat pernikahan dari kedua suku tersebut tentu saja berbeda, namun itu sama sekali bukan halangan.

Kamu dan pasanganmu beda suku? Tenang, girls. Pernikahan masih bisa tetap terlaksana kok! Beda suku itu bukan perbedaan mendasar yang dapat memisahkan kekuatan cinta kalian. Memang sih, tiap suku punya stereotype-nya sendiri di mata suku lain. Tapi, anggap saja itu tantangan kalian sebagai pasangan.

Ada juga pandangan-pandangan di masyarakat yang mengatakan, suku A nggak cocok nikah sama suku B, nanti blablabla, dan lain sebagainya. Tapi, sejauh mana sih perbedaan suku tersebut mempengaruhi keyakinan antara pasangan untuk menikah?

Pro dan kontra mengenai pernikahan beda suku nggak bisa dihindari. Namun soal bagaimana pengaruhnya, balik lagi ke pasangan yang menjalaninya. Apakah mereka tipe orang yang kekeuh sama adat istiadat dan harus banget mempertahankan nilai-nilai sukunya, salah satunya caranya yakni menikah dengan orang yang berasal dari suku yang sama? Atau menganggap itu biasa, dan perbedaan yang ada diambil nilai-nilai positifnya saja?

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Kenapa Perbedaan Suku Bukan Halangan Untuk Menikah?

1. Dia bisa jadi partner yang seimbang untukmu. Nggak peduli apa sukunya, selama dia bisa menjadi partner yang baik untukmu dalam menghadapi apapun yang ada sepanjang perjalanan kalian bersama, maka itu bukan penghalang. Pernikahan pun sah-sah saja dilakukan.

2. Sama-sama mampu menempatkan diri di keluarga satu sama lain. Perbedaan suku antara dua keluarga sama sekali bukan masalah kok, apalagi hal tersebut semestinya bisa memperkaya keluargamu secara keseluruhan. Adanya dua adat yang berbeda bikin asyik! Saling menghormati kepercayaan masing-masing saja, kalau dibawa fun semua OK kok!

3. Karakter seseorang bergantung pada individunya sendiri, bukan dari masa sukunya berasal. Ya, memang sedikit-sedikit pasti kebiasaan dalam sukunya mempengaruhi. Tapi faktor lingkungan sehari-hari, pendidikan, dan lain-lain juga banyak mempengaruhi kok. So, nggak perlu takut dengan stereotype mengenai karakter orang dari suku-suku tertentu. Kalau kamu benar-benar jatuh cinta sama pacarmu dan dengan karakternya kamu yakin kalian akan bahagia, nikahi saja!

So, kamu yang berbeda latar belakang suku seperti Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, dan berencana menikah, gimana? Mantap mantap saja untuk melakukan pernikahan itu atau ada kendala yang benar-benar berarti?