Koleksi Penuh Warna Tapak Rentak Pre Fall 2018 by Happa - Mel Ahyar di JFFF 2018

Yuni Haumahu diperbarui 24 Apr 2018, 22:05 WIB

Fimela.com, Jakarta Jakarta Fashion & Food Festival 2018 semakin meriah dengan menghadirkan desainer-desainer ternama Tanah Air untuk menunjukkan karya terbaik mereka di panggung mode JFFF 2018. 

Beragam koleksi yang ditampilkan merupakan rancangan terbaru dari setiap desainer. Salah satunya koleksi Tapak Rentak Pre Fall 2018 by Happa - Mel Ahyar di Jakarta Fashion & Food Festival. Koleksi terbarunya kali ini berawal dari tanah Makassar yang begitu elok dengan pluralismenya. Kehidupan cultural yang kental dapat dilihat dengan adanya empat suku besar yang mendiami tiap wilayah di Makassar. Keempat suku itu terdiri dari Suku Bugis, Suku Makassar, Suku Mandarserta Suku Toraja.

Dari situlah tari 4 etnis menjadi salah satu inspirasi dalam koleksi kali ini. Tari 4 Etnis merupakan tari yang menggabungkan keempat tari yang berasal dari 4 suku di Makassar. Tari 4 etnis ini membawa pesan perpaduan antara perbedaan dapat menciptakan keindahan dalam pluralisme.

What's On Fimela
Kombinasi warna hijau dan orange.

Tarian 4 etnis yang indah dan berwarna ini nampak pada koleksi dengan penggunaan warna-warna cerah seperti orange, kuning, tosca, dan biru yang menampakkan keindahan tarian tersebut. Warna-warna earthy juga ditampilkan untuk memperlihatkan karakter wanita penari yang rendah hati dan lemah lembut.

Untuk memperlihatkan karakter ramah untuk menyambut, siluet indah yang melambai jatuh juga menjadi daya tarik padakoleksi kali ini, dengan cutting asymmetry yang menggambarkan kedinamisan. Tidak lupa dengan ciri khas Happa yakni print, menggunakan print atribut penari dan tari-tarian yang cantik sebagai identitas. Print malang melintang yang dibuat untuk menggambarkan 4 sisi yang saling bertemu ini juga terdapat pada koleksi kali ini.

Dress warna biru cerah dengan motif floral.
Busana yang menjadi ciri khas wastra Makassar.

Pemakaian tenun Makassar Pakduredure serta kain lagosi khas Makassar ini juga digunakan sebagai salah satu signature dalam koleksi kali ini.

Wastra Makassar ini bertujuan untuk mengangkat hasil budaya masyarakat itu sendiri. Memberi kebaruan, pada koleksi kali ini juga hadir dengan statement bordir dengan beading yang menggantung.