Kenapa Gampang Kentut Usai Konsumsi Minuman Bersoda?

Karla Farhana diperbarui 27 Apr 2018, 00:12 WIB

Fimela.com, Jakarta Minuman bersoda memang menyegarkan. Selain karena rasanya yang enak, minuman bersoda memang cocok buat dikonsumsi di hari yang panas. Tapi, kandungan gulanya sangat banyak dan bikin tubuh jadi nggak sehat. Selain itu, Aanda juga jadi sering kentut usai minum minuman ini. 

Melansir Men's Health, Kamis (26/4/2018), beberapa orang mengatakan bahwa minum terlalu banyak air berkarbonasi membuat mereka kembung dan mengandung gas. Kenyataannya ternyata lebih rumit dari itu. 

Apabila Anda mengonsumsi sekaleng minuman soda setiap satu jam atau lebih, masalah pencernaan mungkin bisa saja terjadi.

Menurut penulis The MIND Diet, Maggie Moon, minuman bersoda bisa menyebabkan Anda menelan udara.

"Minuman itu melepaskan gas karbon dioksida, menambah udara di eksofagus Anda yang menemukan jalan keluar lewat sendawa. Sebagian besar udara berlebih yang menyebabkan sendawa, terperangkap di kerongkongan sebelum mencapai perut Anda, hingga itu keluar lewat sendawa," kata Moon.

Menurut Moon, jika gas naik sebelum sampai ke perut, dampak yang ditimbulkan paling sering adalah sendawa. Udara ekstra yang tertelan tidak akan pernah menyebabkan perut kembung.

Walaupun begitu, seperti dalam pelajaran di sekolah, ketika udara tidak bisa keluar di satu tempat, mereka akan mencari tempat lainnya, yaitu lewat kentut.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Proses Karbonasi

Plus-Minus Konsumsi Minuman Bersoda

Namun, jika Anda kentut terus menerus pasca mengonsumsi minuman bersoda, mungkin hal itu ditimbulkan karena proses karbonasi.

"Hal itu mungkin merupakan hasil bakteri yang berinteraksi dengan asam lambung, asam lemak, atau karbohidrat yang tidak diserap (misalnya serat dan gula alkohol)," kata Moon. Bukan dikarenakan minuman itu sendiri.

Selain itu, kebanyakan soda mengandung pemanis buatan yang menyebabkan lebih banyak gas.

Walaupun begitu, minum terlalu banyak minuman semacam ini mampu menyebabkan kentut, kembung ringan, serta erosi gigi karena keasamannya.

"Cobalah minum dengan porsi yang lebih kecil atau minum lebih lambat. Teguk lebih sedikit untuk mengurangi terlalu banyak udara," kata Moon.

Yang penting, selama Anda tidak minum terlalu banyak soda, tentu mencegah adanya peningkatan gas yang bikin sendawa ataupun kentut.

 

 

Penulis: Giovani Dio Prasasti

Sumber: Liputan6.com